Saturday, October 13, 2007

No Boundaries


Tentunya banyak sekali cocktail yang menjadi pilihan favorit setiap orang. Ada yang memilih campuran berbahan dasar vodka, ada pula yang memilih wujud yang fenomenal, sedangkan saya sendiri menyenangi campuran rasa yang harmonis. Bisa berbeda-beda sesuai dengan selera, kan? Nah, maka dari itu saya membahas beberapa minuman yang berbahan dasar tequila sebagai contoh.

Banyak orang bilang, mencampur minuman sama saja dengan mengotori ‘kemurnian’ rasa minuman itu sendiri. Dari sudut pandang yang lain menyebutkan hal tersebut adalah kreativitas tanpa batasan, yang memungkinkan variasi sebanyak yang kita mau dan akan terus berkembang. Di samping dua pendapat tersebut, ada beberapa orang yang ingin menikmati minuman tertentu tetapi tidak cukup kuat apabila menenggaknya secara langsung, maka ia mencoba mencampurnya dengan bahan lain yang rasanya tidak bertolak belakang.

Seperti dalam tulisan sebelumnya tentang tequila, nama tequila sunrise boleh jadi merupakan cocktail paling populer yang berbahan dasar minuman asal Meksiko ini. Dengan tambahan Grenadine, jus jeruk, dan es serut, sifat keras tequila seketika langsung melunak lalu seakan dapat mencocokkan diri dengan setiap orang yang berhadapan dengannya.

Campuran paling sederhana yang sangat mungkin dilakukan dimana saja adalah tequila slammer, dimana tequila hanya ditambahkan dengan air soda, ginger ale, 7up, sprite, atau bahkan champagne dengan perbandingan sama persis. Rasa dari bahan kedua tersebut tidaklah dominan, sedangkan ciri khasnya adalah tequila dan sensasi soda yang menyertainya dengan imbuhan sedikit rasa jeruk nipis yang lembut. Khusus untuk campuran champagne, biasanya namanya akan berubah sedikit lebih keren, menjadi slammer royale.

Saya sendiri punya campuran ciptaan sendiri, yang ternyata agak mirip dengan minuman yang bernama the cockroach. Sama-sama menggunakan Kahlúa sebagai bahan kedua, namun saya menggunakan bahan lain, yaitu Cointreau dan Scotch. Ketiga minuman pertama tersebut disusun dalam bentuk lapisan yang tidak bercampur, kemudian Scotch digunakan untuk ‘meluberi’ gelas yang kemudian dibiarkan tumpah ke dalam tatakannya. Api dinyalakan sehingga alkohol dari Scotch akan menyelimuti tatakan hingga puncak gelas. Minum dengan menggunakan sedotan, from bottom to top, and finish the rest on one sip.

Make your own tequila cocktail, and let’s have a party. (Marchel, Appetite Journey, 2007)

No comments:

Post a Comment