Wednesday, April 30, 2008

Optimisme Industri Otomotif


Para pengusaha otomotif nasional boleh tersenyum lega. Setelah beberapa tahun sebelumnya sempat mengkhawatirkan, dua tahun terakhir ini ada tanda-tanda membaiknya penjualan mobil di Indonesia. Bahkan, pertumbuhan pasar otomotif nasional tahun ini ditargetkan 520.000 unit.

Memang, kelegaan bukan berarti benar-benar aman. Situasi politik nasional yang kurang stabil terus membayangi kehidupan perekonomian, termasuk berimplikasi terhadap industri otomotif. Sebetulnya tidak hanya itu, fenomena perlambatan ekonomi global ikut menjadi pemicu yang sewaktu-waktu bisa meledak.

Presiden Direktur PT Toyota Astra Motor, Johnny Darmawan pernah mengatakan, pasar mobil tahun ini diperkirakan tetap meningkat. Namun, kondisi itu bisa terjadi kalau nilai tukar rupiah dan harga bahan bakar minyak (BBM) stabil. "Perkiraan kami, penjualan tahun ini akan menyentuh angka 500.000 unit. Tinggal bagaimana pemerintah bisa menjaga kestabilan harga BBM dan kurs," tukasnya.

Keyakinan Johny Darmawan ini sebetulnya sudah dilansir Ketua Gabungan Industri Kendaraan Bermotor Indonesia (Gaikindo), Bambang Trisulo tahun lalu bahwa tahun 2008 otomotif bisa menembus angka 500.000. Optimisme ini selain dipicu oleh pertumbuhan ekonomi yang semakin baik, sehingga penjualan otomotif akan semakin baik, juga bercermin kepada penjualan mobil nasional Thailand – sesama negara baru di industri otomotif, yang tahun lalu sudah menembus 600.000 unit kendaraan.

Berdasarkan data kasar Gaikindo, penjualan pada Febuari 2008 mengalami peningkatan sebesar 11,1 persen dari pencapaian bulan sebelumnya sebesar 41.381 unit. Peningkatan juga terjadi dalam volume penjualan selama 2008 sebesar 87.381 unit. Angka ini terkerek 73,1 persen di atas perolehan volume periode yang sama tahun 2007 yang hanya 50.480 unit. (Burhanuddin Abe)

1 comment:

  1. Semoga industri otomotif Indonesia semakin berkembang dan tumbuh untuk menciptakan lapangan pekerjaan dan menghasilkan produk mobil keluarga ideal terbaik Indonesia

    ReplyDelete