Monday, June 23, 2008

Merancang Kantor yang Optimal

Memilih ruang perkantoran bukan sekadar menentukan lokasi dan gedung, tapi banyak aspek yang perlu diperhatikan yang menyangkut anggaran, kualitas bangunan yang diinginkan, desain interior, perabotan, dan lain-lain. Dalam dunia properti ada istilah yang disebut project management, bagian dari pekerjaan konsultan properti atau pun berdiri sendiri.

Konsultan properti yang menawarkan jasa integrated solution di bidang properti tidak hanya berdiri di sisi pengembang sebagai agen penjual saja, tapi juga melayani kepentingan pembeli sesuai dengan kebutuhan mereka. Salah satunya adalah project management, yang memberikan konsultasi kepada klien (tenant), bagaimana merancang sebuah kantor yang baik, dari mulai pemilihan lokasi, gedung, penentuan luas ruang yang optimal, keputusan membeli atau menyewa, desain interior dan peralatannya sesuai dengan jenis aktivitasnya (kantor bank tentu tidak sama dengan ruang studio TV, misalnya), dan lain-lain.

Dan yang tak kalah penting, selain berhubungan dengan pemilik atau pengelola gedung, project management ini pulalah yang menghubungkan klien dengan konsultan lain serta pemasok (kontraktor) untuk pengadaannya. Konsultan rekanan yang dimaksud sebutlah konsultan desain interior, MEP, structure, security system, teknologi informasi (TI), dan lain-lain. Sementara kontraktor yang dimaksud mungkin pemasok partisi, perabotan, penyedia karpet, mechanical engineering, dan lain-lain.

Kalau klien properti boleh dianalogikan sebagai keluarga mempelai yang ingin mengadakan hajatan perkawinan, maka project management adalah wedding organizer (WO)-nya. WO inilah, setelah mendapat masukan dari klien, yang menentukan tema pesta, venue-nya di mana, hidangannya apa, busana apa yang akan dikenakan pengantin model apa, bagaimana dengan pengiringnya, hiburannya, dan lain-lain. Dan untuk mewujudkan itu semua, WO bekerjasama dengan para pemasok; pemilik/pengelola gedung, perancang busana pengantin, artis pengisi acara, katering, pemasok bunga, pembuat kue, dan lain-lain.

Bisa saja empunya hajat merasa bisa membuat sendiri pesta pernikahannya, tapi dengan WO profesional yang spesialisasinya merancang dan menyelenggarakan resepsi perkawinan, acara pasti akan lebih lancar dan sukses sesuai dengan yang diharapkan.

Waktu, bujet, dan kualitas
Demikian pula dengan project management dalam properti, adalah pemegang peran penting yang tidak bisa diabaikan dalam pengadaan dan pendesainan kantor.

Perusahaan-perusahaan besar di negara-negara maju sudah jamak memakai jasa project management dalam pengadaan kantornya. Project management yang profesional biasanya memberikan solusi yang terbaik untuk kliennya. Mereka bekerja berdasarkan waktu, bujet, dan kualitas. Waktu berhubungan timing, kapan waktu yang tepat untuk pindah ke kantor baru, misalnya, serta berapa lama perkiraan waktu untuk menyelesaikan proyek yang baru tersebut. Bujet tentu berhubungan dengan anggaran yang tersedia. Sementara kualitas tentu disesuaikan dengan keinginan klien, serta yang tak kalah penting ketersediaan dana.

Lalu, kantor dengan jenis usaha apa saja yang membutuhkan jasa project management? Tidak ada batasan. Ibaratnya, bisa kantor kelurahan yang sederhana hingga kantor perusahaan TI yang lebih sophisticated, yang memerlukan desain khusus baik interior maupun peralatannya. Bahkan tidak hanya perkantoran, hotel dan resor juga tidak jarang memakai jasa project management ini untuk mencapai tujuan yang mereka inginkan.

Luasnya kantor juga bukan jadi faktor utama dalam memanfaatkan jasa project management. Ruang perkantoran yang berukuran luas (mulai dari 1.000 m2 hingga 20.000 m2) mutlak membutuhkan jasa project management, tapi kantor yang cuma 100 m2 pun bukan berarti tidak bisa memakai jasa tersebut. Maklum, bisnis inti perusahan-perusahaan tersebut bukan di bidang properti apalagi di project management. Mereka memilih memakai jasa dari ahlinya, agar mereka bisa berkonsentrasi di pekerjaan utamanya, dan juga lebih efisien. (Dwitje Wangsadiputra - Senior Associate Partner, Design and Project Management, PT Property Advisory Indonesia)

No comments:

Post a Comment