Monday, June 30, 2008

Sexiest Man Alive!


Ikon seksi kini bukan monopoli wanita, pria pun mempunyai peluang untuk meraih predikat tersebut. Apa yang membuat pria menjadi seksi? Jawabannya pasti amat sangat beragam. Yeng terang, kriterianya ternyata tidak hanya fisik semata, setidaknya itulah hasil polling Majalah ME Asia 2008.

PENCARIAN pria seksi di Indonesia agaknya belum sepopuler pencarian wanita seksi yang kontesnya sangat beragam. Memang beberapa majalah remaja secara berkala sudah menjaring para cover boy, majalah wanita pun sering menggelar pemilihan figur-figur pria idola. Tapi tetap saja itu hanya sebagai ajang tambahan dari hajatan utama yang lebih seru yang objeknya adalah wanita.


Tidak seperti di Amerika, misalnya. Majalah People, untuk menyebut contoh, mempunyai tradisi yang cukup panjang dalam pemilihan pria seksi, bahkan gemanya bisa menyebar ke seantero dunia. Siapa yang tidak tahu ketika aktor Matt Damon dinobatkan sebagai "Pria Paling Seksi" tahun 2007. Ia sebetulnya menolak julukan itu, tapi justru sikap bersahajanya tersebut makin menguatkan majalah tersebut memilih aktor kelahiran Massachusetts, 8 Oktober 1970 itu pada tempat pertama.


Memang bukan tanpa alasan People menetapkan Damon sebagai pria terseksi di dunia. Ia dikenal sebagai bintang utama film serial "Bourne Identity" yang meraih sukses komersial dan tahun lalu membintangi dua film peraih Oscar, yakni "The Departed" dan "Syriana". "Rasa humor Damon yang sukar dilawan, kerendahan hatinya dan statusnya sebagai lelaki yang mencintai keluarga yang begitu kokoh membuat dirinya sebagai pemenang yang logis,” tulis majalah itu.


Otomomatis, Damon menjadi orang ke-22 yang menerima julukan pria terseksi versi majalah People. Sebelumnya ada sejumlah nama populer, seperti aktor George Clooney (1997 dan 2006), Brad Pitt (1995 dan 2000), Ben Affleck (2002). Sementara Mel Gibson adalah pria pertama peraih gelar bergengsi tersebut pada tahun 1985.


Memang, kendati ada nama-nama Asia, pemilihan pria terseksi versi People tersebut terkesan ”Amerika centris”. Kandidatnya merupakan bintang-bintang tenar Hollywood. Secara kasat mata para aktor ini sudah terlihat ganteng dan berkarakter. Mungkin bukan susah mencari nominatornya, sebaliknya justru sulit mengeksekusi siapa yang harus dinobatkan menjadi pria terseksi di dunia.


Tapi yang bisa menjadi catatan, ternyata bukan hanya fisik semata, kriteria non fisik agaknya tidak kalah pentingnya. Itu yang terjadi pada kemenangan Damon, juga para pendahulunya. Hal senada juga diungkapkan oleh John R. Ballew, M.S., L.P.C. Konselor dengan spesialis seksual, relationship dan spirit dari Atlanta Amerika itu menegaskan bahwa ketampanan saja tidak cukup menjadikan pria terlihat seksi, tapi tergantung dari cara ia merawat diri, berpakaian, berbicara, berpikir smart, bergaul, bahkan dalam memberikan kasih sayang pada keluarga dan pasangan.


Kini, bukan hal yang aneh kalau pria membentuk dirinya menjadi seksi. Dulu, boleh dibilang hanya wanita dan pria tertentu yang memperhatikan penampilan; cara berpakaian, pergi ke salon atau spa dan latihan rutin di gym untuk membentuk tubuh yang sehat dan indah.


Tetapi kini zaman telah berubah. Pria-pria tidak tabu lagi mematut diri dan melakukan berbagai upaya untuk tampil rapi, bahkan mengikuti mode yang lagi in. Mereka adalah orang yang sadar dengan sejumlah etika, seperti bagaimana mengajak kencan, makan malam di restoran, pilihan parfum yang sesuai, kesadaran terhadap fesyen, selera terhadap kesenian, dan masih banyak lagi. Inilah generasi baru pria-pria dewasa yang matang dan peduli dengan penampilan, tidak untuk menarik lawan jenis semata, tapi juga untuk mencapai kesempurnaan. Orang menyebut mereka ”pria metroseksual”.


Bukan fisik semata
Penampilan luar memang harus dibarengi dengan kekuatan dari dalam, atau istilah yang umum dipakai wanita, inner beauty. Benang merah itulah yang terlihat dalam polling ME kali ini. Seksi tidak semata-mata ditentukan oleh kelebihan ragawi semata; badan yang atletis, dada yang bidang, bokong yang seksi, dan lain-lain. Pengertian pria seksi lebih luas dari itu. Itu sebabnya, yang terpilih kali ini tidak hanya kalangan selebriti dari dunia seni dan hiburan, tapi juga atlet, news announcer, bahkan eksekutif.


Kepada setiap responden ditanya bagian tubuh pria mana yang dianggap seksi? Jawabannya ternyata sangat beragam. Ada yang menyebutkan pantat adalah bagian tubuh pria yang paling seksi, tapi sebagian yang lain beranggapan bahwa senyum yang cool atau tatapan mata yang tajam merupakan daya tarik seksi dari seorang pria.


Jika Anda kaum wanita, menganggap dada yang bidang adalah suatu hal seksi dari pria, maka bersiaplah Anda dengan banyak pesaing. Ya, wanita mana yang menolak untuk berbaring di dada pria yang bidang dan kekar. ”Saya sering membayangkan dipeluk pria berdada bidang. Rasanya nyaman, terlindungi,” ungkap Marcella, 28 tahun, karyawan perusahaan asuransi yang masih menjomblo.


Kriteria tentang pria seksi – seperti halnya ukuran wanita seksi – memang berubah dari waktu ke waktu. Bedanya, kalau wanita seksi, meski ada tambahan kredo beauty, brain, & behavior, ukurannya tidak pernah beranjak dari persoalan fisik. Kalau pria seksi, batasannya lebih complicated.


Ada yang tertarik dengan goyangan ala Ricky Martin di lantai dansa. Tapi percaya atau tidak, ada juga yang bergairah ketika melihat pria saat mengemudi. Paling tidak, Itulah yang dialami Sofia ketika menatap pacarnya ketika melajukan mobilnya.He just sat there and was driving seriously, and then? I got very horny!” ungkapnya terus terang dalam artikelnya di U Magazine.


Ketika seperti itu pria terlihat sesuai kodratnya. Dalam kacamata Sofia, sadar atau di bawah sadar, banyak perempuan setuju pria dilahirkan untuk melindungi perempuan. Pria tidak bisa terlihat meyakinkan sebagai pelindung, kecuali dia melakukan sesuatu dengan penuh percaya diri. Dalam kasus ini, kepercayaan diri itu terlihat ketika dia mengendarai mobil.


Otomotif dan berkendara, menurut Sofia, adalah dua di antara passion yang paling besar bagi sang pacar yang bekerja di bidang otomotif itu. Kepercayaan diri biasanya, dan seharusnya, membuat laki-laki jadi mampu memegang kendali – dan malam itu dia tampak berkuasa. Sangat kodrati, itulah yang kemudian menebarkan aura keseksian pria. ”Perempuan menyukai laki-laki dengan kekuasaan, dengan kontrol. Ada banyak perempuan yang jatuh cinta atau sekadar suka pada laki-laki tua yang berkuasa. Ini bukan masalah uang. A woman gains a sense of security from a guy who's in control and knows what to do,” tulisnya. Aneh?


Tidak juga. Ukuran keseksian pria memang subyektif, dan seperti disebut di muka, urusan fisik semata. Iwan Fals dan Eros Djarot, yang menduduki peringkat pertama dan kedua pria terksi versi majalah ME, tentu bukan semata karena kumisnya. Iwan adalah musisi yang kharismatis, lagu-lagunya selain bercerita tentang cinta dengan lirik yang bernas, jauh dari cengeng, juga berbicara tentang kritik sosial. Eros Djarot tidak sekadar musisi, tapi kiprahnya di dunia politik, memberikan inspirasi kepada banyak orang tentang perubahan. Siapakah pilihan Anda? (Burhanuddin Abe)

No comments:

Post a Comment