Thursday, October 08, 2009

Cenderamata Khas, Peduli Lingkungan, dan Unik


BAGI sebagian pejalan, berbelanja cenderamata merupakan agenda wajib yang pantang dilewatkan saat melakukan perjalanan. Tentu saja, bukan sembarang cenderamata bertuliskan ”Made In Indonesia”, melainkan hasil kerajinan tradisional yang khas dan unik. Semakin primitif, semakin menarik. Hotel pun punya kesempatan menyajikan gerai cendera mata terbaik. Siti ”Ifa” Kholifah menyukai cenderamata berupa bebatuan mulia khas Sumatera dan Sulawesi, karena tak akan ia temui di daerah lain. Sementara Riyanni mengaku, saat menginap di Hotel Nayak, Wamena, Papua, pernah mendapati souvenir yang meski tidak unik, tapi menarik : koleksi guci oriental. Dalam membeli cenderamata, Riyanni berprinsip, ”Dahulukan membeli cenderamata yang legal daripada ilegal.”

”Tindakan peduli lingkungan bisa dicerminkan lewat ; tidak mencoba masakan dari satwa langka dan tidak membeli cenderamata ilegal.” (National Geographic Traveler Indonesia, September 2009)

No comments:

Post a Comment