Thursday, May 13, 2010

World Gourmet Summit


KULINER mendapat tempat terhormat di World Gourmet Summit (WGS), yang diselenggarakan di Singapura, 11 – 24 April lalu. Inilah pesta para pecinta kuliner ke 14, yang diselenggarakan oleh Peter Knipp Holdings Pte Ltd (PKH), dan didukung Singapore Tourism Board (STB). Wartawan dari berbagai media di seluruh dunia, termasuk saya, menyaksikan kemeriahan pesta kuliner berkelas internasional ini.

Dalam dua minggu tersebut para master chef dari berbagai negara di dunia hadir secara khusus dalam restoran berbintang untuk menyajikan hidangan terbaik dan terlezat kreasi mereka. Tidak hanya itu, acara yang ditunggu-tunggu orang yang bergerak di bidang ‘horeka’ (hotel, restoran, dan katering) itu juga menampilkan berbagai acara yang menarik, mulai dari culinary workshops, celebrity dinners, chocolate dinner, chooclate workshop, gourmet golf experience, chefs’ table luncheons, kitchen party, hingga charity dinner yang diadakan hampir setiap hari.

Memang, di acara tersebut para chef tidak sekadar menghidangkan makanan kreasi mereka, mereka juga membuka diri dengan membagi ilmu dalam workshop kuliner singkat dan masterclass dengan berbagai hidangan ala Eropa dan Asia. Ada dua acara baru yang digelar pada WGS tahun ini, yakni Kitchen Party dan Grandeur of Wines.

Di Kitchen Party para tamu bisa mengenal lebih dekat dengan para chef dan wine expert setelah acara makan berakhir. Mereka bisa mengobrol dan berdiskusi seputar kuliner dan wine, terutama yang berkaitan dengan keahlian para host-nya saat itu.

Ada pun Grandeur of Wines merupakan program yang ditujukan untuk pencinta wine. Selama tiga hari ratusan wine terbaik dari seluruh dunia disajikan dalam gala wine dinner yang berlangsung di dua hotel di Singapura, yakni di Hilton dan Ritz Carlton Milenia.

Program Chocolate Dinner banyak mendapat perhatian, karena di sini pada pecinta coklat bisa merasakan dan mencicipi hidangan karya para master. Mereka adalah Frederic Bau, Gianluca Fusto, Loretta Fanella, berkolaborasi dengan para ahli cokelat lokal untuk menyajikan santapan istimewa dengan sentuhan cokelat.

Di luar dinner tersebut, para master patissiers itu juga berbagi rahasia dalam Chocolate Workshop, yang khusus diadakan untuk mereka yang ingin menambah keterampilan mengolah cokelat atau cake yang berbahan dasar coklat.

Salah satu master patissier di workshop tersebut adalah Chef Gianluca Fusto. Chef asal Italia ini mendemonstrasikan kebolehannya dalam membuat kue yang berbahan dasar coklat. Ada tiga jenis yang diajarkan kepada peserta saa itu, yakni identita, a-qua, dan elementi terra. Yummy!

WGS juga menghadirkan puluhan master chef dan michelin-star chef dari seluruh dunia untuk menyajikan hidangan terlezat dan terbaik di dunia. Mereka adalah maestro di bidang gastronomi, sebutlah Yong Bing Ngen, Milind Sovani, Alexandre Lozachmeur, Andre Chiang, Pang Kok Keong, Bruno Menard, Dorin Schuster, Frederic Bau, Alfonso Iaccarino, Alex Chow, Dario Barrio, Rostang, Vivek Singh, Ben Shewry, Dieter Kauffman, Hal Yamashita, Greg Doyle, Grant Raja, Oz Clarke, Juan Pablo Felipe, Lai Yau Tim, Ferran Adria, Andrea Berton dan juga Gianluca Fusto, yang diceritakan di atas.

Orang awam mungkin tidak tahu nama-nama tersebut, tapi di kalangan industri F&B, mereka adalah para selebriti. Bintang paling bintang di acara itu adalah Ferran Adria, three-michelin-star chef dari Spanyol, yang bahkan menjadi salah satu ikon pariwisata negara tersebut.

Dalam cocktail reception yang digelar di Hotel Capella, Pulau Sentosa, Ferran Adria membuka resep suksesnya di industri kuliner, dalam kesempatan yang sama ia juga mengadakan acara penandatanganan bukunya yang berjudul “elBulli 1994 –1997”.

Celebrity chef yang tak kalah menariknya di WGS adalah Chef Andrea Berton. Pria yang dijuluki sebagai “Si Jenius di Dapur” ini berasal Italia. Keahliannya memang di kuliner Italia, ia pernah menggali ilmu dari Chef Gualtiero Marchesi yang spesialis jawara di hidangan ala kerajaan dan mengasah keterampilan dari Chef Alain Ducasse di Louis XV di Monte Carlo.

Beruntung saya dan beberapa wartawan asal Indonesia ikut mencicipi makanan kreasi Andrea Burton dalam sebuah gala dinner di Pontini, Grand Capthorne Waterfront Hotel, 21 April 2010.

Chef Andrea Berton tidak hanya menghidangkan hasil kreasinya, keesokan harinya ia membagi ilmunya dalam sesi culinary masterclass selama 1,5 jam di Auditorium STB. Ia mendemontrasikan kebolehannya dan mengajarkan tiga resep sederhana makanan Italia, yakni pasta, risoto, dan hidangan pencuci mulut, tiramisu.

Tidak berlebihan kalau WGS dikatakan sebagai perhelatan kuliner bergengsi di Asia, di sinilah para pecinta makanan dan wine menemukan surganya. Sesi yang paling saya suka adalah wine tasting, yakni Sassicaia Wine Tasting di Grand Capthorne Waterfront Hotel. Inilah wine yang berasal salah satu wilayah di Italia. Mengingatkan pada wine Bourdeaux, yang sebagian besar jenis red wine, dan kebanyakan blend – terdiri dari beberapa varietas anggur.

Pendeknya, WGS menawarkan pilihan wisata dan kegiatan kuliner yang beragam dan berkelas. Dine with the stars, cook with the stars, wine with the stars, be touched by the stars… (Burhanuddin Abe)

http://issuu.com/aj_magazine/docs/may2010

http://www.perempuan.com/new/index.php?comp=myday&do=index&id=14

No comments:

Post a Comment