Saturday, August 21, 2010

Foong Wai Loong @ Xin Hwa


SIAPA yang tidak kenal Mandarin Oriental, Jakarta? Meski “jadul”, hotel berbintang lima yang berlokasi di Jalan MH Thamrin itu jauh dari kesan kuno. Bahkan kini hotel yang dibangun pada tahun 1976 itu tampil dengan wajah baru.

Itu sebabnya ketika Mardiana Budi, sang manajer komunikasi mengundang ke acara media luncheon (28 Juli 2010, sebelum bulan Ramadhan), saya sangat antusias. Apalagi, makan siang di Xin Hwa itu kami akan ditemani Chef Foong Wai Loong, asal Kuala Lumpur, Malaysia.

Xin Hwa sendiri dikenal sebagai restoran China bergengsi di Jakarta saat ini. Suasananya orientalnya sangat kental, dengan dekorasi ala emas-emasan dan batu giok. Restoran ini memiliki tiga ruang makan pribadi, yang didekorasi dengan palet warna khas kerajaan di China yang kontras dengan perabotan hitam dan abu-abu sapuan kuas yang alami.

Restoran ini memiliki spesialisasi dalam masakan Szechuan, yang dikombinasikan dengan kuliner ala Kanton dalam sentuhan modern. Xin Hwa dikenal karena otentisitas masakannya, termasuk premi pilihan dim sum yang ditawarkan setiap hari, dan seleksi yang luas dari teh China. Hasilnya adalah hidangan yang luar biasa yang disajikan dalam suasana yang ramah, dan Xin Hwa memang memperlakukan setiap tamu bak raja.

Para raja siang itu adalah para wartawan. Menu yang dipilihkan oleh sang chef tentu yang terbaik. Diawali dengan appetizer “double combination” (manggo wasabi prawns & coffee chicken). Kemudian “Szechuan hot and sour soup” (with seafood and dried scallpos). Yang disebut pertama adalah salad, dan yang terakhir tentu saja sup, keduanya cukup menggugah selera untuk course berikutnya.

Makanan berikutnya adalah “steamed gindara fish” (with chilli & yellow bean sauce), alias ikan gindara yang ditim. Agaknya ini yang menjadi jawaranya. Masih ada tambahan lagi, yakni “lemongrass Kung Pao chicken skewer”, dipresentasikan secara modern tapi tidak mengurangi esensinya sebagai makanan China. Kalau yang merasa “belum makan” kalau belum ada nasi, jangan khawatir, ada nasi goreng Sakura, yang dicampur dengan udang dan ikan salmon.

Seperti halnya ritual makan dalam pergaulan modern, siang itu kami mengakhirinya dengan dessert, yakni “chilled mango cream” (with sago and pomelo). Tidak hanya enak sebagai makanan penutup, tapi dessert tersebut dihidangkan di atas es kering yang mengeluarkan asap yang menawan. Wow!

Menu tersebut memang semacam preview hidangan yang diungulkan Xin Hwa. Untuk para pengunjung tersedia lima pilihan set menu, denga harga mulai dari Rp 288.000 – Rp 688.000.

Semuanya adalah kreasi Chef Foong Wai Loong. Pria berkebangsaan Malaysia ini memang bukan muka baru di dunia masak memasak, ia sudah 17 tahun berpepengalaman di industri hospitality.

Wai Loong memulai kariernya sejak usia 14 tahun di Kuala Lumpur. Kemudian ia pindah ke Singapura untuk bekerja dari restoran ke restoran China yang terbaik di negara tersebut. Ia juga sering mengikuti berbagai kompetisi, sebelum akhirnya bekerja untuk celebrity chefs Daniel Koh dan Eric Neo. Dan di Mandarin Oreintal Jakarta ia menduduki posisi Chinese head chef. Adventure anyone? (Burhanuddin Abe)

http://www.perempuan.com/index.php?comp=myday&do=index&id=30

No comments:

Post a Comment