Sunday, December 05, 2010

Tribute to Ann Dunham & Mubyarto


PERHELATAN World Conference on Culture, Education and Science – Wisdom 2010 di Universitas Gadjah Mada resmi dimulai pelaksanaannya dengan Upacara Pembukaan & Penyampaian Pesan Kunci yang dipimpin oleh Rektor Universitas Gadjah Mada, Prof. Ir. Sudjarwadi, M.Eng. di Grha Sabha Pramana, lantai 2, Universitas Gadjah Mada.

Hadir dalam kesempatan istimewa ini dan menyampaikan sambutan pembukaan adalah Dirjen Pendidikan Tinggi Kementerian Pendidikan Nasional RI Prof. Dr. Djoko Santoso mewakili Menteri Pendidikan Nasional dan Sekjen Kementerian Kebudayaan dan Pariwisata RI Drs. Wardiyatmo MSc. yang didampingi oleh para Rektor/Perwakilan universitas mitra Wisdom 2010 serta Director & Representative of UNESCO Office, Regional Science Bureau for Asia and the Pacific, Prof. Hubert Gijzen, Ph.D.. Sementara itu dalam rangkaian acara ini, pembicara kunci (keynote speaker) tokoh konservasi kreatif dunia, Jean-Michel Cousteau menyampaikan pesan kunci berkenaan dengan peran penting kearifan lokal dalam usaha konservasi lingkungan, utamanya kelautan.

Hari pertama perhelatan World Conference on Culture, Education and Science - Wisdom 2010 ini memiliki agenda utama Colloquium in Honour of Dr. Ann Dunham and Prof. Dr. Mubyarto. Gelaran kolokium ini khusus dilaksanakan untuk mengenang dan menghormati hasil karya & kerja Dr. Ann Dunham yang juga mendiang ibu Barack Obama, Presiden Amerika Serikat dan Prof. Dr. Mubyarto yang selama ini dikenal sebagai pejuang ekonomi berbasis kerakyatan yang memiliki hubungan erat dengan UGM.

“Kebetulan kedua tokoh inspirator ini dikenal sebagai pihak-pihak yang mengembangkan ekonomi kerakyatan yang dapat bermanfaat bagi banyak pihak,” begitu disampaikan oleh Rektor UGM, Prof. Ir. Sudjarwadi, M.Eng.. Session Chair atau ketua sesi kolokium, Prof. Dr. Heddy Shri Ahimsa-Putra dari UGM menyampaikan, “Kolokium ini begitu khusus dengan hadirnya Prof. Alice Dewey, Professor Emeritus dari University of Hawaii yang pernah menjadi pembimbing Ann Dunham saat menyelesaikan disertasinya sekaligus menjadi Ketua Komite Penguji.” Selain Prof. Alice Dewey, kolokium menghadirkan pembicara-pembicara penting lain seperti Prof. Dr. Sri Edi Swasono, Prof. Dr. Gunawan Sumodiningrat dan Sandra Niessen, Ph.D., pakar antropologi dan penulis “Legacy in Cloth: Batax Textiles of Indonesia.”

Wisdom 2010 juga resmi membuka gelaran Pameran & Sesi Poster yang melibatkan seluruh peserta Wisdom 2010 yang terdiri dari 18 perguruan tinggi nasional dan sejumlah pihak swasta seperti Total E&P Indonesie, BNI, Stuppa Data, Dagadu, Yayasan Lontar, Coklat Monggo, Periplus, Museum Ullen Sentalu, Nyonya Meneer, Zaenal Songket dan Museum Affandi. Para peserta pameran akan menampilkan berbagai produk dan jasa yang berkaitan erat dengan kearifan lokal. (Senin, 6 Desember 2010)

No comments:

Post a Comment