Wednesday, December 28, 2011

Coffee Cupping


Topik ANTV: Komunitasn Pencicip Kopi

….kopi merupakan salah satu minuman paling digemari banyak orang yang tidak saja  sekedar diteguk, tapi benar-benar dinikmati dalam berbagai suasana. Baik saat memulai kegiatan di pagi hari, bahkan menjelang malam saat pekerjaan menumpuk pun kopi menjadi pilihan paling nikmat. Saat ini bisnis kopi  telah menjadi bisnis miliaran dolar yang hanya mampu disaingin oleh bisnis minyak bumi.

Kata kopi berasal dari bahasa Arab Qahwah yang berarti kekuatan. Selanjutnya kata kopi yang kita kenal saat ini berasal dari bahasa Turki yaitu kahveh yang kemudian  menjadi koffie dalam bahasa Belanda atau coffee dalam bahasa Inggris. Dan kata inilah yang diserap kedalam bahsa Indonesia menjadi kopi.

Semula kopi digunakan sebagai makanan, dimana seluruh biji kopi dihancurkan dan ditambah minyak sedikit lalu dari adonan ini dibuat berbentuk bundar sebagai makanan. Sampai saat ini beberapa suku di Afrika masih memakan kopi dalam bentuk seperti itu. Bahkan kemudian kopi juga diigunakan sebagai pengganti minuman anggur dan berkembang lagi manfaatnya sebagai obat untuk migrain, sakit kepala, gangguan jantung, asma kronis dan gangguan buang air. Namun tetap saja bila mengkonsumsi kopi dalam jumlah berlebih dapat berakibat buruk seperti meningkatkan asam lambung, menyebabkan ketegangan bahkan mempercepat detak jantung….

Monday, December 26, 2011

'Diskon Gokil', Solusi bagi Penggila Belanja




DISKON selalu menjadi hal yang menarik bagi semua orang. Setiap kali menggelar program diskon, omset sebuah toko selalu meningkat. Bahkan, demi mendapatkan diskon, orang rela untuk menunggu hingga larut malam. Ini bisa dilihat dari membludaknya pengunjung sebuah pusat perbelanjaan, setiap melakukan promo 'night sale'.

Adalah 'Diskon gokil' sebuah situs layanan belanja online yang berbentuk kupon diskon belanja mulai dari 50 hingga. 90 persen, khusus dipersembahkan bagi peggila belanja tanpa harus antri hingga larut malam.
Diskon Gokil, tak hanya menjual kupon namun juga memberikan informasi gratis seputar diskon atau program promosi dari berbagai merchant. Tak hanya itu, pemburu diskon juga mendapatkan informasi terkini dengan fitur Twitter Live Report dari berbagai kegiatan terkait diskon.

Sejak diresmikan 11 September 2011, situs ini sudah menjaring 6.500 anggota. Selain itu diskon gokil juga mencatat telah terjadi transaksi belanja kupon mulai dari 300 hingga 600 transaksi per minggunya, dengan pertumbuhan 30 persen hingga peluncuran Diskon Gokil pada 16 Desember 2011. "Kami melihat itu sebagai sebuah peluang yang sangat besar, saat ini belanja online sudah menjadi gaya hidup ujar HB Naveen, CEO Falcon Interactive, holding company dari Diskon Gokil di Jakarta.

Karena itu, sambung Naveen, pada kuartal keempat 2011, Falcon meluncurkan situs www.diskongokil.com, sebuah web yang memberikan informasi seputar diskon, serta bergerak di bidang e-commerce dengan menawarkan berbagai produk dengan harga diskon yang gokil (hingga 90%).
Naveen menjelaskan, pada bisnis new media, selain mengelola diskon gokil, Falcon juga mengelola dua portal lainnya yang bergerak di bidang entertainment dan olahraga.

Menurut Naveen, diskon gokil memang bukan yang pertama ada. Tren belanja atau diskon online ini sudah terlebih dahulu berkembang di luar negeri dan kemudian menyebar ke seluruh dunia. Di Indonesia ada sekitar 30an web sejenis, namun Diskon Gokil tetap optimis dapat menjadi salah satu pemain utama dalam bidang ini. "Diskon gokil hadir dengan diferensiasi dan keunggulan dari website sejenis," ungkap Naveen.

Hadir dengan informasi yang cepat
Sementara itu kelebihan Diskon Gokil yakni memberikan informasi seputar diskon yang cepat, tepat, lengkap dan akurat. Setidaknya ada 50 informasi diskon terkini dari berbagai merIchant dan merk produk ternama setiap harinya yang ditampilkan oleh Diskon gokil. “Jadi, kami tidak hanya menjual kupon diskon, tapi ke depan Diskon Gokil akan menjadi direktori informasi diskon yang ada di Indonesia,” tukas Burhanuddin Abe, Head of Content Diskon Gokil.

Gaya Belanja Online 2011




BOLEH dibilang, 2011 adalah tahunnya belanja online. Berbagai situs yang menyediakan tempat belanja melalui dunia maya, baik sebagai mal online atau departement store online, juga media sosial yang bergerak ke arah e-commerce, gencar menggaet pembeli dan mitra bisnisnya di tahun ini.

Department store online
Semakin banyak pilihan situs belanja online menjadi daya tarik bagi pebelanja. Apalagi dengan adanya penawaran khusus. Di toko online Lojai misalnya, tersedia sistem pembayaran dengan cicilan 12 kali, dengan adanya kerjasama dengan sejumlah bank dan penerbit kartu kredit. Gadget, elektronik, jam tangan, peralatan rumah tangga, dan fashion merupakan lima besar produk terfavorit yang dibelanjakan secara online melalui Lojai.

Mal online
Sementara sejumlah situs penyedia diskon dengan voucher online juga tak kalah giatnya. Sebut saja Deal Keren dan Diskon Gokil yang memiliki karakter serupa menyediakan kupon diskon untuk pemenuhan kebutuhan dan gaya hidup masyarakat urban.

Bekerja sama dengan berbagai merchant, seperti restoran, hotel, pusat hiburan seperti karaoke, watersport, tiket konser, dan lain sebagainya, situs kupon atau voucher diskon ini semakin mahir menggaet pembeli. Penawaran diskon hingga 80-90 persen menjadi daya tarik utamanya.
Masing-masing memiliki karakter khas, meski secara umum penawaran yang diberikan nyaris serupa. Lagi-lagi, menjamurnya berbagai situs belanja ini adalah untuk memberikan pilihan kepada pembeli. Kepercayaan dan kualitas pelayanan menjadi kunci sukses menggaet sebanyak mungkin pelanggan setia.
Lain lagi social e-commerce yang menggabungkan situs belanja dengan blog atau situs jejaring sosial. Seperti situs Blibli.com dan Multiply Commerce. Masing-masing memiliki karakter khas yang unik. Sebagai situs jejaring sosial, keduanya masih mempertahankan fungsinya sebagai media sosial, namun mulai memperluas fitur dengan mengajak anggotanya untuk juga bertransaksi melalui situsnya.

Blibli mengajak anggotanya lebih cerdas berbelanja dengan bantuan rekomendasi belanja dari blogger. Untuk memberikan rekomendasi produk bagi pelanggan, Blibli.com menghadirkan "experts" untuk berbagai bidang, seperti fashion, kecantikan, ibu dan anak, gadget, dan lain sebagainya. Selain itu, mereka juga mengundang beberapa blogger yang bertindak sebagai penasihat pada para pelanggan, sekaligus saling bertukar informasi mengenai apapun.

"Soalnya tidak semua barang ituk layak dibeli, banyak yang harus dipikir-pikir dulu agar sesuai budget dan kebutuhan. Lagipula nggak semua barang yang mahal itu bagus. Misalnya, BlackBerry itu ada kekurangannya, ponsel Android juga ada kekurangannya. Jadi bisa dibahas satu-satu (kelebihan dan kekurangannya). Kami bisa memberi saran mana yang layak dibeli," jelas Ario Pratomo, blogger gadget yang menyandang predikat "Asia's Best Entrepreneur Under 25" saat memperkenalkan tampilan baru situs ini di The Canteen, Pacific Place, Jakarta, Kamis (15/12/2011) lalu.

Sementara Multiply Commerce mengandalkan kekuatan jaringan dunia maya sebagai pasarnya, selain juga mengajak anggotanya untuk turut berwirausaha secara online melalui situsnya. Fitur Mutiply Commerce, yang merupakan bagian dari media sosial Multiply.com, resmi dirilis 11 Mei 2011. Tak hanya berbelanja online, Multiply Commerce juga mengajak pengguna internet untuk menambah pendapatan melalui jualan online.

Multiply pun sukses menjaring penjual online. Sehingga akhirnya menelorkan pebisnis belanja online yang berhasil mandiri. Online shopping Belowcepek.com yang fokus pada produk fashion dalam negeri buktinya. Pada awalnya, Below Cepek "menumpang" di situs e-commerce Multiply.com.

Toko ini memberikan kategori barang yang ingin dicari, berdasarkan harga, tema, serta barang baru atau yang di-sale. Kemudian setiap item langsung diberi contoh mengenai warna-warna pilihan, disertai ukuran lingkar dada, lingkar bahu, dan lingkar pinggang. Dengan demikian, pembeli bisa mengukur apakah baju yang ditawarkan tersebut akan sesuai dengan ukuran tubuhnya.

Aplikasi teknologi
Jika Deal Keren, Diskon Gokil, Multiply Commerce, Blibli menyasar berbagai kalangan dan tipe pembeli, dengan menawarkan ragam kebutuhan, lagi lagi dengan Menoo!, sebuah aplikasi sosial kuliner yang fokus pada penelusuran makanan mengandalkan internet dan ponsel pintar.

"Menoo! bukan sekadar direktori menu makanan atau restoran. Aplikasi mobile ini juga memuat daftar harga menu, pilihan menu dari setiap restoran, bahkan rekomendasi atau review dari pengguna Menoo! lainnya yang pernah memilih makanan atau restoran tersebut. Bahkan ada trending food yang ditampilkan berdasarkan rekomendasi pengguna Menoo! lainnya. User juga turut berkontribusi di Menoo! dengan menambahkan informasi mengenai menu dan restoran pilihannya. Sehingga pilihan menu, restoran, dan review mengenai makanan juga berbagai fasilitas dan kualitas dari tempat makan akan terus bertambah seiring kontribusi user," jelas Calvin Kizana, Chief Executive Officer PT Elasitas Multi Kreasi (EMK), saat peluncuran Menoo! di Jakarta.

Berbagai situs penyedia jasa belanja atau referensi gaya hidup ini mengandalkan jaringan internet dan teknologi dalam pengaplikasiannya. Umumnya, berbagai situs belanja online, masih fokus penestrasi pasar di Jakarta. Beberapa sudah mulai ekspansi ke luar daerah, dan masih akan terus meningkatkan penetrasi pasar ke berbagai kota besar di Indonesia. Namun, satu hal yang seragam, berbagai situs ini menantang diri untuk terus memberikan kemudahan bagi pelanggan dalam mengakses informasi, dan bertransaksi online dengan mudah dan aman.

Deal Keren, yang kebanyakan anggotanya bertransaksi untuk keperluan lifestyle, produk kecantikan seperti spa, kesehatan, makanan dan minuman, rekreasi dan travel, membuat terobosan yang disebutnya instant deals. Adrian Suherman, CEO DealKeren menjelaskan dengan instant deals ini, pelanggan tak perlu mencetak bukti deal untuk dibawa ke merchant yang dipilihnya. Aplikasi transaksi online yang praktis dengan ponsel pintar menjadi sasarannya.

Transaksi online yang membutuhkan dukungan infrastruktur dan aplikasi teknologi, juga kesiapan pebelanja untuk memercayakan situs belanja online dalam memenuhi berbagai kebutuhannya menjadi tantangan pada situs belanja ini.

Seperti Menoo! yang melihat bahwa transaksi online atau mobile payment dapat meningkatkan kepuasan pelanggan. Begitupun dengan Diskon Gokil yang menargetkan aplikasi e-commerce dengan transaksi online pada 2012, salah satunya dengan mengaplikasikan m-voucher.

Belanja dengan transaksi online menggunakan sistem pembayaran kartu kredit juga menjadi sasaran berikutnya. Hingga saat ini, Lojai.com mengklaim sebagai toko online yang mempraktikkan transaksi online secara utuh dengan menggandeng Visa dan Mastercard, dan penguatan dari sejumlah bank ternama.

"Tak mudah menampilkan logo Visa dan Mastercard di situs belanja online. Namun dengan logo inilah, pelanggan lebih mudah percaya belanja dan bertransaksi di toko online," jelas Agus Tjandra, Chief Executive Officer Lojai.com di Jakarta, akhir November lalu.

Meski belanja online menjadi tren, di tambah lagi adanya studi Visa mengenai peningkatan belanja online jelang Natal dan tahun baru, masyarakat Indonesia belum sepenuhnya menaruh kepercayaan pada model belanja yang mengandalkan kecanggihan teknologi ini. Situs belanja online masih perlu berupaya ekstra untuk mendapatkan kepercayaan pebelanja di Indonesia. Karena belanja online mengandalkan kepercayaan pembeli, penyedia atau pemilik toko online juga harus konsisten menjaga reputasi.

Tak hanya Menoo! yang menyasar segmen khusus yakni pecinta kuliner. Perusahaan kosmetik juga mengandalkan belanja online untuk memasarkan produknya. Portal belanja online khusus kosmetika memberikan solusi belanja yang praktis dan memudahkan. Salah satunya, Mustika Ratu yang meluncurkan portal belanja kosmetik pada 2011.

Presiden Direktur PT Mustika Ratu, Puteri Kuswisnuwardhani, mengatakan bahwa belanja kosmetik online memberikan solusi dari kesulitan konsumen dalam mencari dan membeli produk yang dibutuhkan. Perusahaan jamu dan kosmetika ini menggandeng penyedia jasa e-commerce PT Izumiya International dalam mengoperasionalkan toko online KosmetikCantik.com pada 2011.

Inilah, geliat situs belanja online sepanjang 2011, dalam catatan Kompas Female:

1. Deal Keren
Mulai beroperasi pada Agustus 2010 dan semakin gencar mempublikasikan konsep belanja voucher online di awal 2011 di Jakarta. Kesuksesan Deal Keren menarik perhatian LivingSocial, hingga akhirnya perusahaan social commerce dari Amerika Serikat ini mengakuisisi Deal Keren pada 27 Juni 2011.

2. Kosmetik Cantik
PT Mustika Ratu meluncurkan portal belanja online khusus kosmetika, KosmetikCantik.com di Jakarta, 31 Maret 2011. Sasarannya, agar pengguna kosmetik tak harus antri di toko konvensional, atau berpindah dari satu toko ke toko lain untuk mencari kebutuhan perawatan tubuh. Pelanggan dapat memesan dan membeli kosmetik secara online melalui situs ini.

3.Multiply Commerce
Multiply Commerce merupakan fitur pengembangan dari situs jejaring sosial Multiply.com, yang dikenalkan pada 18 Mei 2011 di Jakarta.

4. Menoo!
Aplikasi sosial kuliner, yang menggandeng komunitas jalan-jalan dan kuliner Jalan Sutra ini sebagai pihak yang merekomendasi atau membantu memberikan ulasan menu di Menoo!, diluncurkan di Jakarta, 10 Agustus 2011.

5. Belowcepek
Belowcepek.com yang fokus pada produk fashion dalam negeri, dirilis pada 24 November 2011.

6. Blibli
Blibli diluncurkan pada Mei 2011. Situs ini kemudian memperkenalkan tampilan baru di Jakarta pada 15 Desember 2011.

7. Diskon Gokil
Situs ini mengumumkan keberadaannya, tiga bulan setelah tampil ke publik sebagai penyedia informasi diskon, melalui grand launching Diskon Gokil pada 16 Desember 2011.

Sunday, December 18, 2011

Celebrating New Year’s in Singapore


THE island-state has a long history of immigration. Its varied population of about five million consists of Chinese, Malays, Indians, a number of Asian races and Caucasians. Approximately 42 percent of its population work and seek higher education there.

Singapore is a popular shopping mecca, with most tourists at one time or another visiting its shopping malls, where they can shop, eat or catch a movie. Its malls offer great value on goods for shopaholics. Each mall offers its own unique shopping experience. Malls not to miss include Ngee Ann City, ION Orchard and VivoCity.

Why does Singapore attract tourists? It’s simply because Singapore promises all sorts of lively adventures, including culinary, shopping and events like the nighttime Formula 1.

Christmas and New Year’s is always a festive time in Singapore, and it is no surprise that many tourists choose the city-state for their year-end vacation. Singapore has already decked its streets with spectacular Christmas decorations, and taking in the sights along Orchard Road while making the most of the huge discounts on offer in the many stores makes for a wonderful holiday. Marina Bay also has a multi-censor display for all to enjoy.

Welcoming the New Year is never complete without a spectacular countdown, and what better place to head to for it than Marina?

Here one will find the Wishing Spheres Project, where people can make a wish, which is an important component of New Year’s. Anyone can write down their New Year’s hopes for a better future, with 20,000 wishing spheres to be thrown into Marina Bay, a bay of hope and light, as part of the fantastic visual installation.

And of course, no countdown is complete without a spectacular fireworks display, which at Marina Bay will be matched to the original music composition created by Iskandar Ismail, winner of a Cultural Medal, for eight minutes in a choreography to illuminate the sky from eight angles so that everyone can see the fireworks.

There is also The Float@Marina Bay program in which local and regional artists will make the occasion more festive. Themed “Christmas Alive at Marina Bay”, the beach will come alive with various dramatic arts and lighting as well as music installations. Focusing on young talents in music and the arts, this end-year celebration will offer various programs that match the spirit of the season.

Marina Bay Sands (MBS) is offering a world full of adventures at The Chronicles of Narnia: the Exhibition. You can also see hundreds of artifacts of the Titanic in Titanic: The Artifact Exhibition. This is the first of its kind in Southeast Asia.

MBS is an integrated resort in Singapore located on Marina Bay. It has complete facilities, such as a casino, a hotel and a luxurious mall that has numerous retailers and world-class restaurants. Standing on an 800,000-square-meter-plot of land, it is the largest mall in Singapore.

As an integrated resort MBS, has various entertainment facilities. It also hosts The Museum, a building with a futuristic and unique architecture. So, you can get everything you need at MBS without having to leave the area.

With the slogan “Marina Bay Sands brings the world to your table”, MBS has top chefs that offer world-class culinary. Here you can find both local and international dishes, such as chicken rice, dim sum and Indian curry as well as Western-style grilled chicken and sandwiches. So, never doubt that you will have a wonderful experience, for vacationing here is the dream of many, especially at year-end. (Burhanuddin Abe)

The Jakarta Post, December 13, 2011

http://www.thejakartapost.com/news/2011/12/13/celebrating-new-year-s-singapore.html

Flu epidemic


UNCERTAIN or changing weather conditions are often a prelude to a flu epidemic. Symptoms include a runny nose, watery eyes and fever. For the past few years a number of countries such as England and Belgium have been attacked by a flu epidemic.

While in Europe it is caused by cold weather, in tropical countries where there is no winter season, the often deadly disease is rampant. In fact it is not a new disease as years ago there was a serious flu epidemic in the United States causing a death toll of about 40 million people in 1918; the worst case ever documented.

This means that a fifth of the world’s population died due to flu, most in the 20 to 40 age bracket. This is weird because usually the epidemic kills children, old people and those with serious health problems. Another shocking fact is that many US soldiers involved in the war in Europe died not because of the war but due to influenza. While the United States was hit the hardest by flu in the same year the epidemic swept other parts of the world, such as North America, Europe, Asia, Africa, Brazil and Spain.

The flu virus named H1N1, which spread among humans was a mutation of H1N1 bird flu. It experienced an antigenic drift to become the most pathogenic strain for humans killing millions more than the victims of World War I which had almost ended at the time. Flu victims in Indonesia were almost one million at the time.

That’s why in a number of countries in early 1919 everyone had to wear a face mask to reduce the risks of flu contagion. Funerals had to be completed in 15 minutes to avoid a gathering of people through which the virus could spread. Train passengers had to show a health certificate indicating they were in good health before they could buy a ticket.

An epidemic is a general term to describe the spreading of a disease in a large area, affecting a lot of people and also for the disease itself.  An epidemic is also a new case of a disease attacking a certain human population for a certain period of time with a higher incidence than previously recorded.

The world has never experienced another flu epidemic on a scale similar to the one during 1918-1919. Now we know more about the flu virus and its prevention is based on their experience. In 1957 the United States and other parts of the world in Asia also experienced a flu epidemic. This Asian flu came from North China and was caused by the H2N2 virus strain, which was again believed to be a transmutation of bird flu and the existing human flu virus.

The death toll — almost one million — was not as many as the one during 1918-1919 due to the advanced production of vaccines. Next was the Hong Kong flu in 1960, caused by the H3N2 virus strain which was not as vicious as the other previous two, but spread in Hong Kong, India, North Australia, Europe, California, Africa and South America.

Dr. Richard Shope from the United States was the first to introduce the terminology “swine flu”. In 1932 he wiped the snot off pigs’ noses and succeeded in spreading the virus to other pigs.

He proved that the people who survived the Spanish 1918-1919 flu epidemic (after World War I) had antibodies against the pigs’ virus, but the children born after 1920 did not have such antibodies. So, he concluded that the Spanish epidemic was caused by the “swine flu virus”.

At the end of April 2009 the world was shocked by a swine flu epidemic in Mexico with a high death toll. By April 27, 2011 Yahoo! News reported that almost 2,000 had been infected and 149 had died.
CDC in the United States reported 40 cases, namely in New York, Ohio, Kansas, Texas and California, while there were a total of 73 cases in the world, including six in Canada, one in Spain and two in Scotland. There is apprehension that the number will keep increasing as there are no signs that the attack of the vicious virus will end.

In view of the situation WHO has upgraded the alert to phase four which means a possibility of virus contagion in any one country. After a few days the status is raised to phase five, which means contagion between humans in two or more countries within the WHO authorized areas. Hopefully the alert status will not go up again.

However, according to Laurie Garrett, some flu experts predict that the “swine flu” virus will occur in a 90-100 year cycle, which means the 1918-1919 one is predicted to occur in the 2009-2019 period. Just be prepared, “bring along an umbrella before it rains” as the local saying goes. Take good care of your health before the flu epidemic really attacks. (Burhanuddin Abe)

The Jakarta Post, December 19, 2011

Saturday, December 17, 2011

Diskon Gokil: Menjawab Era Baru Bisnis Online


Let’s Party! Have Fun Gokil! Sebuah Peluncuran Web Fenomenal yang Memahami Kebutuhan Shopaholic Anda.

KABAR gembira bagi pemburu diskon! Jumat 16 Desember 2011 dilaksanakan launching portal fenomenal yang akan melengkapi gaya hidup belanja Anda, Diskon Gokil, yang dilaksanakan di Aperitivo Resto & Lounge, Jakarta. Event ini dimeriahkan oleh penampilan Storia Band, serta menjadi ajang bertemunya merchant dan member Diskon Gokil.

Diskon selalu menjadi hal yang menarik bagi semua orang. Setiap kali menggelar program diskon, omset sebuah toko selalu meningkat. Bahkan, demi mendapatkan diskon, orang rela untuk menunggu hingga larut malam. Ini bisa dilihat dari membludaknya pengunjung sebuah pusat perbelanjaan, setiap melakukan promo night sale.

“Kami melihat itu sebagai sebuah peluang yang sangat besar, saat ini belanja online sudah menjadi gaya hidup,” ujar HB Naveen, CEO Falcon Interactive, holding company dari Diskon Gokil.

Karena itu, pada kuartal keempat 2011, Falcon meluncurkan situs www.diskongokil.com, sebuah web yang memberikan informasi seputar diskon, serta bergerak di bidang e-commerce dengan menawarkan berbagai produk dengan harga diskon yang “gokil” (hingga 90%).

Di bisnis new media, selain mengelola Diskon Gokil, Falcon juga mengelola dua portal lainnya, yaitu www.lipstik.tv (portal video infotainment) dan www.cekskor.com (portal olahraga).

Diskon Gokil (www.diskongokil.com) yang resmi lahir  11 September 2011 (11-11-11) memang bukan yang pertama ada. Tren belanja atau diskon online ini sudah terlebih dahulu berkembang di luar negeri dan kemudian menyebar ke seluruh dunia. Di Indonesia ada sekitar 30-an web sejenis, namun Diskon Gokil tetap optimis dapat menjadi salah satu pemain utama dalam bidang ini. Diskon Gokil hadir dengan diferensiasi dan keunggulan dari website sejenis.

Kelebihan Diskon Gokil yakni memberikan informasi seputar diskon yang cepat, tepat, lengkap dan akurat. Setidaknya ada 50 informasi diskon terkini dari berbagai merchant dan merk produk ternama setiap harinya yang ditampilkan oleh Diskon Gokil. Selain info diskon Diskon Gokil juga melakukan Twitter Live Report di event-event yang berkaitan dengan diskon.  

Untuk saat ini, Diskon Gokil memfokuskan informasi diskon di wilayah Jabodetabek dan Bandung, yang akan diperluas ke kota-kota besar Indonesia lainnya. “Jadi, kami tidak hanya menjual kupon diskon, tapi ke depan Diskon Gokil akan menjadi direktori informasi diskon yang ada di Indonesia,” tukas Burhanuddin Abe, Head of Content Diskon Gokil.

Tak bisa dimungkiri bahwa online adalah media masa depan. Pengguna internet dewasa ini semakin bertambah cukup signifikan. Data dari Google Ad Planner, ada 35 juta unique user (bisa lebih dari satu user) Indonesia di internet. Satu unique user bisa lebih dari satu user. Artinya, pengguna Internet Indonesia sedikitnya 35 juta orang!

Sementara itu, pengguna social media berbasis online, seperti Facebook dan Twitter di Indonesia semakin eksis. Data Checkfacebook.com tahun 2010 menunjukkan, Indonesia merupakan peringkat ke-7 di dunia yang paling banyak menambah pengguna Facebook dengan lebih dari 700.000 pengguna per minggu. Sedangkan Twitter sudah melampaui melebihi 8 juta akun. Gokil!

Untuk menjadi besar di bisnis ini, Diskon Gokil telah mempunyai serangkaian strategi, misalnya dengan memperkuat brand di social media dan mengiklankannya di berbagai situs online yang kuat, seperti Google dan Facebook.  Selain eksis di internet, Diskon Gokil juga hadir di mobile (ponsel). Ke depannya, Diskon Gokil akan bertransformasi sebagai pusat toko diskon virtual, yaitu dengan membuatkan toko-toko virtual bagi merchant yang tengah menggelar program diskon.

Peluncuran website DiskonGokil.com ini didukung oleh sponsor seperti: Aperitivo Resto & Lounge,  Global Teleshop, A’Lelga, Berca Group, www.cekskor.com, www.lipsticktv.com, Storia, dan Falcon Music.  (Tedy & Ardini)

Beli Kupon "Gokil" Gratis Info Diskon


PENGGEMAR belanja kini punya lebih banyak pilihan untuk menikmati diskon dalam bentuk kupon melalui dunia maya. Meski begitu, kebutuhan gaya hidup belanja online tak hanya berhenti pada penawaran diskon saja. Pemburu diskon juga membutuhkan informasi diskon, untuk memberikan lebih banyak pilihan sebelum akhirnya memutuskan berbelanja.

Situs layanan gratis, Diskon Gokil, menjadi satu lagi pilihan berbelanja dalam bentuk kupon dengan diskon 50-90 persen. Tampil sebagai pembeda, Diskon Gokil, tak hanya menjual kupon namun juga memberikan informasi gratis seputar diskon atau program promosi dari berbagai merchant. Tak hanya itu, pemburu diskon juga mendapatkan informasi terkini dengan fitur Twitter Live Report dari berbagai kegiatan terkait diskon.

Sejak diresmikan 11 September 2011, situs www.diskongokil.com, menjaring 6500 anggota. Situs ini juga mencatat, terjadi transaksi belanja kupon 300-600 transaksi per minggunya, dengan pertumbuhan 30 persen hingga peluncuran Diskon Gokil pada 16 Desember 2011.

"Saat ini produk gadget masih menduduki posisi pertama, dengan kebanyakan profil pembelinya adalah laki-laki. Nantinya, Diskon Gokil ingin menjaring 60 persen pebelanja perempuan dan 40 persen laki-laki, karena gaya hidup belanja online cenderung menyasar perempuan," jelas Burhanuddin Abe, Head of Content Diskon Gokil, kepada Kompas Female seusai jumpa pers di Apertivo Resto & Lounge di Kuningan, Jakarta, Jumat (16/12/2011).

Menurut Abe, dari 11 kategori belanja, empat besar yang paling digemari pemburu diskon di situs ini di antaranya gadget, makanan dan minuman, fashion, travel.

Meski berjualan kupon melalui internet, transaksi yang dilakukan masih menggabungkan sistem online dan offline, kata Abe. Tingkat kepercayaan masyarakat terhadap belanja online, dan belum teredukasinya publik dengan baik menjadi faktor penyebabnya, lanjutnya.

"Saat ini pemesanan atau pembelian kupon dilakukan online. Untuk pembayaran, pembeli melakukannya melalui mobile banking, debit, dan transfer melalui ATM. Secara bertahap, nantinya pembayaran dilakukan melalui transaksi online dengan menggunakan kartu kredit misalnya," jelas Abe.
E-commerce dengan transaksi online menjadi target 2012 bagi Diskon Gokil. Salah satunya dengan mengaplikasikan e-voucher. "Saat ini, pembeli masih mencetak voucher, sebelum menukarkannya ke merchant yang dipilihnya. Ke depan, voucher elektronik akan menggantikan voucher cetak ini, dan dapat diaplikasikan melalui semua jenis ponsel," lanjutnya.

Rencananya, Diskon Gokil juga memperluas layanan tak hanya di Jabodetabek saja, namun juga di beberapa kota lainnya. Seperti Bali, Medan, Surabaya, Yogyakarta, Jawa Tengah. "Nantinya, masing-masing kota akan ada 20 kupon baru yang di-upload setiap minggunya," tukasnya.

Pentingnya info diskon
Selain membeli kupon dengan diskon gokil, situs ini juga menyediakan informasi diskon. Nantinya, info diskon dan berbagai kegiatan promo ini menjadi direktori yang memudahkan onliner untuk menentukan pilihan berbelanja. Saat ini, kata Abe, Diskon Gokil meng-update 50 info diskon per harinya untuk kawasan Jabodetabek dan Bandung.

Menurut Abe, onliner yang aktif mengunjungi situs kupon belanja diskon ini kebanyakan mahasiswa. Sementara pembeli kebanyakan adalah kalangan fresh graduate yang sudah bekerja. "Karena merchant merupakan produk modern, pembeli kupon diskon ini berasal dari kelas A-B," tambahnya.
Info diskon rupanya tak hanya penting bagi pemburu diskon. Bagi merchant, informasi seputar kegiatan promosi ini juga punya banyak manfaat.

David Zulkarnain, Banquet Manager Apertivo mengatakan selain berpromosi melalui penawaran kupon dengan diskon gokil, info diskon yang tersedia di situs juga memberikan nilai tambah.

"Saat berpromosi, apalagi bagi restoran, tujuannya bukan sekadar menjual kupon diskon produk makanan dan minuman. Namun promosi juga perlu menyangkut berbagai hal mengenai restoran tersebut, suasana dan konsepnya, yang perlu terinformasikan dengan baik kepada publik. Dengan begitu, restoran mendapatkan nilai tambah saat berpromosi," jelasnya kepada Kompas Female.

KOMPAS.com, 16 Desember 2011

Thursday, December 15, 2011

Flu, prevention and traditional cures


THERE is almost no one who has not had flu at sometime in their life. Yes, flu is one of the most common contagious diseases. Although often regarded as a mild illness it is unpleasant. Flu has many names. Indonesians call it masuk angin, while even Americans lack a common definition of flu and colds. “We call a lot of things ‘flu’ out there”, said one doctor.

However one thing is certain. Whatever the name the symptoms are similar: high temperature, sore and painful muscles (usually the back and legs), a feeling of extreme exhaustion and an annoying headache. The fever, sometimes accompanied by chills usually occurs suddenly.

Flu is a viral respiratory infection caused by the influenza virus. Flu spreads to another person in two ways: breathing in particles containing the viruses, such as the airborne droplets produced by coughing and sneezing, or by direct contact with aflu infected person. Although flu is used generically it is a different illness from the common cold.

Some other diseases have similar symptoms to flu, such as strep throat, measles and chicken pox. Flu cannot be cured by taking antibiotics. Antiviral medication can be taken but a cure is not guaranteed and the medicine is costly.

Before the development of modern medicines our ancestors had effective methods to fight flu using traditional medicine. In fact there are many natural ingredients that can fight various diseases. Many people are not aware that natural herbal cures can be just as effective and cost very little as the ingredients are readily available.

The following are considered effective in preventing flu: 1) Yoghurt, rich in nutrients including vitamin B, calcium and protein; 2) Garlic, its allicin content is effective against flu; 3) Dates, rich in potassium, magnesium, and antioxidants make the pH level balanced making it difficult for pathogens to attack our immune system; 4) Mushrooms, also rich with an antioxidant called ergothioneine that can prevent the abnormal growth of cells; 5) Zinc that contains metalloenzime plays a major role in enhancing immunity; 6) Spirulina, is a high source of protein. Spirulina is full of B vitamins, vitamin D, magnesium, zinc, selenium, iron and gamma linoleic acid, all of which also boost immunity; and 7) Ginger, a traditional Chinese cure for flu symptoms.

According to Dr Michael Grossman, M.D. and Jodi Jones in The Vitality Connection: Ten Practical Ways to Optimize Your Health and Reverse the Aging Process, actually one can prevent flu and colds by strengthening one’s immunity in a natural way without taking medicines.

Jones writes that there is no magical pill to prevent a disease, because the best way is a healthy lifestyle, while Grossman said the best defense against this seasonal virus is by strengthening one’s immune system.

The following are 25 ways which according to Dr Michael Grossman, M.D. and Jodi Jones will enhance our natural defense system against flu and colds:
  1. Eat one orange per day as it contains vitamin C which will help fight colds.
  2. Have sufficient sleep so that your body recharges to fight disease.
  3. Reduce stress especially emotional stress as it can weaken your immunity system.
  4. Eat garlic every day because it can strengthen your immune system and fight bacteria.
  5. Drink a lot of water.
  6. Use ginger in your cooking and drinks as apart from giving warmth to your body it also provides additional immunity.
  7. Consume lots of food that contains vitamin E, such as nuts, beans and whole grains.
  8. Consume food high in zinc like gour seeds and wheat.
  9. Echinacea herbal drink also prevents colds and flu and minimizes the effects.
  10. Wash your hands frequently with soap to wash off any germs and bacteria.
  11. Keep your throat in a moist condition. A study in England indicated that sucking zinc lozenges reduces colds.
  12. Light sports, like walking for 30 minutes, can help improve your immune system.
  13. Avoid places that are crowded with people suffering from colds and flu especially in humid and cold weather, because the diseases are contagious.
  14. Consume chicken soup with garlic and shallots as this can decongest mucus and get rid of the germs/bacteria.
  15. Keep your body warm as cold and wet weather can make you sick. If you feel cold take a hot bath and wear warm clothes.
  16. Ensure you have sufficient humidity in your house by using a humidifier.
  17. Drink carrot and other vegetables juice to boost your immunity.
  18. Eat a minimum of one cup of yogurt every day to keep ‘good bacteria’ in your gut.
  19. Add chili to your food as it helps clear out the mucous membrane in the sinuses.
  20. Drink pineapple juice as it contains the enzyme bromelaine, which is good for your health.
  21. Consume a flu preventing concoction: brew one spoonful of horseradish or ginger slices in a cup of hot water, add one spoon of honey and two cloves.
  22. Eat onion often because it has quercetin which fights bacteria.
  23. If you have nasal congestion put a few drops of eucalyptus oil into a pot of boiling water, remove from the stove, cover your head with a towel and breathe in the vapor.
  24. Stop smoking as it distresses your respiratory system.
  25. Maintain a positive attitude. Research indicates that being in high spirits is the key to good health and happiness.

(Burhanuddin Abe)

The Jakarta Post, December 16, 2011

Thursday, December 01, 2011

Spanish Wine Dinner @ Four Seasons Hotel Jakarta


LAMAT-LAMAT irama Latino itu terdengar di The Steak House di Four Seasons Hotel Jakarta. Pas benar dengan acara malam itu, Spanish Wine Dinner, Sabtu 26 November 2011.

Yup, Spanyol -- lebih luas lagi Latin, tidak hanya musik dan gitar, juga wine, dan tapasnya yang khas tentu. Musik yang dinamis berpadu dengan aroma wine Spanyol, yang tidak kalah dengan Prancis. Yang jelas, anggur Spanyol memang populer di dunia, apalagi berberapa kota yang ada di Spanyol sejak 1877 sudah mampu memproduksi wine yang menyebar di berbagai negara. Faktanya, negara tersebut juga tercatat sebagai penghasil wine terbesar di dunia, bahkan dibandingkan dengan Prancis, misalnya.

Wine Spanyol adalah wine yang diproduksi di Spanyol tentu saja. Terletak di Semenanjung Iberia, Spanyol memiliki lebih dari 2.900.000 hektar lahan anggur dengan 600 lebih varietas, yang mampu menghasilkan wine terbaiknya.

Anggur – yang diminum manusia sejak 5.000-an tahun yang lalu, adalah minuman yang populer di banyak negara. Negara-negara yang penduduknya meminum wine paling banyak adalah Perancis, Italia, Amerika Serikat, Jerman, Spanyol, Argentina, Britania Raya, Republik Rakyat Cina, Rusia, dan Rumania.

Malam itu berkumpul para wine lovers, setidaknya dari tiga klub pecinta wine di Jakarta: Evergreen, Gran Cru Club, dan Sayang Bordeaux. Makan malam yang elegan itu menampilkan produk wine dari Spanyol, antara lain Juve y Camps Reserva de la Familia, Juve & Camps Vina Escarlata Merlot, dan Casa Vella d’ Espiells Cabernet Sauvignon Reserva 1999.

Tidak semua orang memang berkesempatan mengikuti wine dinner, bersama dengan para pecinta wine yang sesungguhnya. Beruntung saya, satu-satunya peserta yang bukan member, bisa mengikuti acara tersebut, tak lain berkat undangan T. Marlene Danusutedjo, Director of Public Relations Four Seasons Hotel Jakarta.

Tapi saya tidak terlalu asing dengan komunitas pecinta wine ini, sebab sebagai wartawan bisnis dan gaya hidup, juga wine writer, saya cukup sering bertemu beberapa dari mereka.

Malam itu The Steak House di Four Seasons Hotel Jakarta bekerjasama dengan PT Sarana Tirta Anggur, distributor wine yang cukup besar di Indonesia. Acara yang mengusung hidangan yang bertemakan Spanyol ini menghadirkan Chef Alex Arcas Relanzon yang berasal dari Barcelona, Spanyol.

Spanish Wine Dinner diadakan dalam rangka memadukan cita rasa anggur khas Spanyol  dengan makanan yang dibuat dengan sentuhan spanyol ala Chef Alex Arcas Relanzon yang telah mendapatkan gelar tiga bintang Michelin, didampingi oleh senior master sommelier dari Four Seasons  Hotel Jakarta, Suyanto.

Mengakui bahwa ide kreatifnya lebih mengarah ke ‘eklektik’, Chef Alex membuka makan malam dengan menghidangkan Trio of Gazpacho yang terdiri dari Classic tomato cured prime tenderloin, white Gazpacho prawn tartar, dan manggo gazpacho marinated tuna.

Kalau Prancis mempunyai Champagne, yang menghasilkan sparkling wine dengan nama wilayah tersebut. Spanyol juga memproduksi sparkling wine, yang malam itu diwakili oleh Sparkling Juve y Camps Reserva de la Familia, untuk menemani makanan pembuka.

Hidangan berikutnya adalah Squid ink rice, aioli, crispy calamari yang unik, dipadukan dengan anggur merah Juve & Camps Vina Escarlata Merlot.  Menu utama adalah Lamb shank 18hrs, sweet potato puree, lamb jus yang dihidangkan dengan Casa Vella d’ Espiells Cabernet Sauvignon Reserva 1999. Hidangan unik kreasi Chef Alex disajikan dalam bentuk Spanish Tapas Style.

Memang, malam itu yang muncul hanya tiga course saja, tidak seperti tren belakangan ini, yang dalam sebuah makan malam bisa terdiri dari sembilan course. Tapi meski hanya tiga course, ukurannya ternyata luar biasa, terutama main course yang menghadirkan daging kambing ukuran jumbo. Hmmm…

Tapi yang luar biasa adalah padu padannya yang pas, antara makanan dan wine, yang tentu kreasi sang sommelier dan chef.  Malam itu saya, dan tentunya para tamu yang hadir, mendapat kesan yang mendalam.

Four Seasons Hotel Jakarta
Jl. H. R. Rasuna Said, Jakarta 12920
Telephone: (62 21) 252 3456
Fax: (62 21) 252 0287
Website : http://www.fourseasons.com/jakarta
Twitter @FSJakarta


Wednesday, November 30, 2011

Loe Gue End!

















ZARA Zettira, siapa yang tak kenal. Saya sendiri memang penasaran, bukan hanya karena dia penulis kondang, tapi jauh sebelum itu, mungkin di era 1990-an sedikitnya saya mewawancarinya dua kali ketika saya bertugas sebagai reporter Majalah EDITOR. Belakangan, wanita kelahiran kelahiran Jakarta 5 Agustus 1969 ini juga sering berkeliaran di lini masa Twitter saya dengan akun @ZaraZettiraZr. 

Di BlackBerry saya sebetulnya sempat berkomunikasi, tapi tanpa pernah bertatap muka. So, ketika Yaya, demikian panggilan akrabnya, mem-broadcast undangan peluncuran buku terbarunya ke ke BB saya, saya tidak menyia-nyiakannya. 

I cordially invite you to celebrate my new novel Loe Gue End! At Liquid Exchange, Epicentrum Walk, Taman Rasuna Kuningan, Jakarta, Monday, 28 November 2011, 3-6pm. Sincerely awaiting, Zara.

Terus terang, saya ingin melihat lebih dekat penulis selebriti ini, sambil ingin membandingkan di usia yang ke 42 tahun dengan dua anak dengan ketika masih remaja belia dulu. Meski bukan pembaca setia novel-novel Yaya, saya mengagumi keseriusan wanita ini dalam bidang tulis-menulis, yang bukan hanya sudah menjadi passion-nya, tapi mungkin sudah mendarah daging dalam hidupnya.

Biodata Yaya cukup menarik. Ayahnya berdarah Minang–Jawa dan Ibu berdarah Tionghoa–Belanda. Ia dibesarkan di Menteng Jakarta, menimba ilmu sejak TK hingga SMA di Sekolah St. Theresia Haji Agus Salim serta menamatkan SMA di Ora Et Labora Pondok Indah kemudian meneruskan kuliah di Fakultas Psikologi, UI.

Menulis awalnya adalah otodidak. Pada masa yang masih belia, ia sudah rajin menulis cerpen di beberapa majalah remaja. Ia juga menulis Catatan Si Boy yang marak di era 1980-an radio Prambors Rasisonia sampai ke layar perak. Di era yang sama ia melahirkan banyak novel remaja, antara lain di diterbitkan Gramedia, seperti Mimi Elektrik, Jodoh Kelana, Jejak Jejaka, dan Rasta Bella yang ditulis bersama Hilman “Lupus” Hariwijaya.

Sempat mengikuti mengikuti short course produksi film dan penulisan skenario di Los Angeles selama delapan bulan. Sekembalinya ke Indonesia ia menulis sinetron pertamanya dengan judul Janjiku yang masuk dalam jajaran sinetron Indonesia ber-rating tertinggi pada masa itu. Selanjutnya menulis ratusan judul sinetron mengalir dari tangannya, seperti sinetron Ramadhan (di antaranya Hikmah, Ikhlas, dan Zahra) dan Legenda Malin Kundang, bahkan Dia bertahan selama tiga tahun masa penayangan atau lebih dari 150 episode.

Tahun 2008 adalah tahun kembalinya Zara ke dunia penulisan buku. Terus terang saya kurang intens mengikuti sinetronnya, juga novel-novelnya yang lahir di era 2008, setelah Yaya kembali ke dunia penulisan buku, setelah sibuk mengurus keluarganya di Toronto-Kanada. Sebutlah Every Silence Has A Story, Samsara, Kebaya Wungu, Prahara Asmara 1 dan 2, Cinta Maya, dan Menentukan Hati. Tapi tentulah, cara penulisannya pasti berbeda dengan zaman remaja, juga dengan pengalaman batin yang berbeda pula sebagai ibu dua anak, Alaya dan Zsolti Zsemba. 

Lalu, mengapa ia tiba-tiba menulis novel remaja lagi, dengan judul yang sangat alay: Loe Gue End!? “Itu adalah pengalaman fans saya, yang dikirim bertubi-tubi seperti catatan harian, satu setengah tahun yang lalu,” ujar Yaya pada saat peluncuran bukunya di Liquid Exchange, Epicentrum Walk, Taman Rasuna Kuningan, Jakarta, 28 November 2011.

Rasa penasaran saya terjawab sudah. Yaya tidak berubah, masih cantik dan sangat humble. Dan yang penting, wanita yang kini bekerja di sebuah stasiun televisi Jakarta, dan menikah dengan David Henderson seorang dosen bisnis dan marketing berkebangsaan Inggris itu masih tetap produktif. Bahkan ia sekarang tidak hanya penulis profesional, tapi juga writerpreneur, novel Loe Gue End! adalah novel pertama yang diterbitkannya secara self publishing.

Tentang Vinza Inc., perusahaan penerbitan indie yang didirikan itu, ia mempunyai alasan tersendiri. “Saya suka tantangan. Jujur, saya berterimakasih pada penerbit-penerbit yang telah membantu saya memasuki dunia buku. Dan saya yakin para penerbit itu juga bangga melihat saya, anak didikan mereka, kini bisa mandiri. Bahkan mencoba membantu penulis-penulis lain.”

Lalu, bagaimana dengan Loe Gue End! sendiri? Ini juga menerbitkan rasa penasaran yang lain lagi. Sehabis book launching saya membaca buku berukuran 14 x 21 cm setebal 352 halaman itu semalaman sampai ludes. 

Novel ini boleh jadi akan menjadi hits Zara Zettira selanjutnya sebagai pencerita kisah nyata. Setelah sempat menerbitkan kisah nyata yang terinspirasi dari kisah hidupnya sendiri beberapa tahun lalu, Zara Zettira dengan cantik menuturkan kisah yang berawal dari curhat salah satu pengunjung blognya. Karena apa yang dituturkan didasarkan pada kejadian nyata, penuturan Zara dalam Loe Gue End! ini terasa begitu nyata dan dekat, mengalir, dan tak dibuat-buat.

Dikisahkan seorang Alana – saya ambil dari resensinya ya –, gadis yang tumbuh dari kalangan sosialita Jakarta dengan segala kemudahan di sekelilingnya dan sahabat-sahabat dari kalangan yang sama pula. Tapi, jangan disangka tumbuh dalam lingkungan yang serba beroleh kemudahan membuat hidup Alana mudah dan mulus, lepas dari kepelikan hidup. Tumbuh di lingkungan serba punya dan kemudahan akses notabene memudahkan jangkauan Alana pada ‘barang-barang terlarang’. Alkohol, ecstasy, sampai heroin adalah benda-benda yang familiar tersebutkan dalam percakapan Alana dengan sahabat-sahabatnya. Begitu akrabnya, seakrab kita menggunakan gula dan garam dalam makanan keseharian.

Ya. Asyik memang hidup dengan berbagai kemudahan, tapi tak mudah menghindar dari godaan benda terlarang. Bagaimana mungkin hal itu dilakukan, bila orang-orang yang kita sayang dan semua yang kita erat bergaul dengan itu semua? Belum lagi ditambah dengan kurangnya pengetahuan, pengawasan keluarga, serta prinsip hidup yang tak hirau dan tak gentar akan hari esok.

Namun, semua yang semula terasa mudah buat Alana pelan tapi pasti menjadi makin pelik ketika satu demi satu tragedi menimpa sahabat-sahabatnya. Sahabat-sahabat yang buat anak muda kalangan Alana rasanya jauh lebih berarti dari hidup mereka sendiri. Sampai kejadian itu memaksa Alana untuk bertemu muka dengan orang-orang terdekatnya, yang selama ini jadi misteri. Keluarga yang tadinya tak pernah ikut andil dalam hidup Alana. Mama … dan kakak perempuannya. 

Kisah yang dituturkan Zara ini akan mengantar pembaca untuk masuk ke kehidupan muda-mudi sosialita, kalangan the have that have all access to almost everything. Percakapan dan jalan cerita yang disuguhkan begitu kaya dengan istilah anak muda dan mengalir tanpa dibuat namun tak terduga. Mengisahkan bagaimana hidup yang serba mudah bisa mengalir menuju pusaran misteri dan ketakderdugaan. Percakapannya jujur. Blak-blakan. Penuh kejutan dan juga menegangkan. 

Ah, Yaya memang masih seorang pencerita yang ulung! Untungnya novel Loe Gue End! ini belum end, karena masih ada kelanjutannya di episode 2. Terpaksa penasaran lagi. (Burhan Abe)


Friday, November 25, 2011

Apartment living, making the most of it



ONE cannot avoid traffic congestion in a major city like Jakarta. Jakarta residents living far away in its suburbs or satellite cities spend hours every day to reach their work places in the center of the city. That is why there is now a “back to the city” movement, meaning living close to the center of the city, because it is more convenient when the office and home are in one area. This means no traffic jams, plus a savings in fuel, time and energy. This is the kind of convenience sought by young couples in major cities like Jakarta. And, an apartment in the heart of the city seems to be the best solution.

Today’s young families prefer an efficient and minimalist lifestyle, so it is not surprising that they opt for apartments. Although apartments units are mostly smaller than non-apartment houses there is ample space for children as playgrounds are available in the apartment complex.

There is also a certain pride in living in an apartment, because apartment living has become a lifestyle trend and it is more comfortable for the middle and upper income groups due to its various facilities, such as swimming pools, fitness centers and so forth. It is also more practical and secure.

Based on data released by Cushman & Wakefield Indonesia the condominium market in Indonesia has always enjoyed positive growth. Although the additional supply of 3,000 new units until the end of 2011 is estimated to lower occupancy; due to higher economic growth, the stable interest rates for home loans, the strengthening purchasing power and the increasing trend of living in condominiums close to activity centers, the condominium market, especially the middle segment, still has the potential for further growth.

Sales of condominiums in the third quarter of 2011 were dominated by the middle segment, with almost 80 percent of total units sold. The total cumulative supply of Jakarta’s condominiums in the third quarter of 2011 recorded as many as 85,514 units while there are eight new projects in the same period which will add 39,123 units. Seven out of the eight projects recently launched are middle segment condominiums while one is for the upper segment. Most of the recently launched projects are located in South Jakarta and a few are in North Jakarta.

There is an upward trend in condominium prices in the third quarter of 2011. One of the factors is the increase in the price of land especially in the Central Business District (CBD) and prime residential areas.

The average price of a condominium unit in this quarter is Rp 18,750,000 per square meter, which is an increase of 3.8 percent as compared to the previous quarter while the average price in prime residential areas is Rp 17,930,000 per square meter, which is an increase of 3.7 percent as compared to the previous quarter.

Apartment design
The main reason why many people prefer to live in an apartment is its many advantages, such as its strategic heart-of-the-city location that is close to your work place, so you won’t be trapped in traffic jams for hours. This is the reason why Cinta Laura, before continuing her studies in the United States, or Kris Dayanti chose to reside in an apartment.

However, living in an apartment is not always comfortable due to its most crucial problem, its limited space. But, of course there are a number of ways to get around this and make it comfortable. There are many ways to create an image of luxury without investing a lot of money. Choose long lasting furniture that reflects your personal style. For electronic items go for the efficient and energy saving ones.

The furniture has to be arranged properly in the limited space available. While everyone’s requirements are different, there are standard items of furniture, such as a bed, something to relax on, a table and chairs, a work place and a place for storage. First make a priority list. Which room is most important for you, the bedroom, kitchen or living room? This is important especially when you have limited funds.

Do not use many partitions as partitions reduce space and affect the airflow and the lighting. If you cannot avoid partitions then use those made of glass or transparent racks.

Generally, the interior design of an apartment depends on the selected theme as explained by interior designer Kartini Sjarif. The design theme will influence the layout, material used and color scheme. This theme will also apply to the lighting of the entire unit as well as the design and color of furniture and other related accessories. (Burhanuddin Abe)

The Jakarta Post, November 25, 2011

Adventure and fun in the Lion State


SINGAPORE is only a stone’s throw away from Indonesia, being a mere two hours from Jakarta. This explains why many Indonesians visit the city-state which has an area of only 710.3 square kilometers.

Singapore is a lively cosmopolitan city full of skyscrapers and large parks, where the quality of life rivals any other city in the developed world. Known as “the little red dot” its presence now looms much larger than its name. One interesting aspect about Singapore is its diverse culture, various ethnicities and religions that coexist in peaceful harmony.

Many people are amazed with Singapore’s beauty and dynamic progress. Not too long ago it was just a simple fishermen’s kampong, while today Singapore has transformed into a modern cosmopolitan city. Currently Singapore has a population of about five million with English as the main language while the other three languages are the mother tongue of the three major ethnicities. Singapore takes pride in its ethnic harmony between the Chinese, who are the majority, the Malay and Indian communities.

As a multiracial nation Singapore is a reflection of diversity and unity. There are so many things to see and to do here, so it is better if you get to know the local people. You can also explore its historical places or take historical tour. Explore the ethnic enclaves like Chinatown, Little India and Kampong Glam.

If you prefer the bright lights and the city crowds there are so many malls, museums, restaurants and entertainment centers. Just visit Orchard Road which is famous for its malls or party all night long at Clarke Quay or Boat Quay.

Yes, when the sun sets Singapore takes on a different face with its dynamic nightlife and entertainment. Indeed Orchard Road and Clarke Quay draw the largest number of visitors, while Orchard Road is one of the world’s most popular shopping destinations. However, Marina Bay Sands (MBS) has also become one of the hottest destinations here. MBS is one of the two integrated resorts officially opened at the end of April 2010. MBS is in Marina Bay, close to other famous Singapore icons like the Merlion statue, Esplanade and Singapore Flyer.  

MBS is truly an integrated resort with a mall, hotel, a grand convention and exhibition hall, art and science museum as well as a theater. club, and restaurants plus a casino that draws many local and international visitors. This casino complements the existing one on Sentosa Island. The MBS casino is owned and managed by Las Vegas Sands Corp, a company specializing in casino business and also the owner of Sands Macau Casino in Macau, China. MBS also has shopping centers or malls, so you can shop till you drop and enjoy yourself by sampling delicious fare at its many restaurants. Or treat yourself to a relaxing spa here.

Singapore also has many attractions for families, the newest being Universal Studios Singapore. The Resort World Sentosa is another Integrated Resort officially opened in April 2010. Universal Studios Singapore is divided into seven zones, each with a different theme: Madagascar, Far Far Away, from the world of Shrek is the first of its kind in the world, The Lost World where you can find Dinosaurs and Waterworld, Ancient Egypt that is full of mummies, Sci-Fi which is a futuristic city. The other two zones depict Hollywood and New York.

Meanwhile if you are business tourist Singapore can offer you and your partners’ world class facilities, such as an exclusive golf course, first class restaurants, latest malls and lively night entertainment. Singapore is indeed the center of various attractions to entertain your business partner. (Burhanuddin Abe)

The Jakarta Post, November 25, 2011

Tuesday, November 22, 2011

Spa Party @ FS Spa

Dear Burhan Abe,

It's our pleasure to invite you to be part of Four Seasons Global Spa Week!  This week we are hosting events at our Spas around the world as well as global online Twitter chats, hosted by the Four Seasons Curators of Calm.

As part of this week, we'd like to invite you to an intimate afternoon of pampering and treats at The Spa, that are bound to transform the way you look and feel.

Thursday, 17 November 2011, from 2 - 5 pm. Javanese Massage treatment & Gentlemen's Facial treatment  at The Spa, Four Seasons Hotel Jakarta.

Following your complimentary spa services, we invite you to join our Spa Manager, Sanju Upadhyay  for a tea gathering to enjoy spa cuisine where she will share wellness advise that will not only benefit you, but will also do so for your Twitter followers.

We look forward to welcome you, so please feel free to contact us to arrange your visit to The Spa.

Tweet soon and Warm Regards,
T. Marlene Danusutedjo
@marlenedns

UNDANGAN itu dikirim via email oleh Marlene Danusutedjo, Director of Public Relations Four Seasons Hotel Jakarta. Banyak undangan yang mampir ke saya beberapa minggu belakangan, tapi yang ini sangat menarik.

Wow! SPArty #FSspa at @FSJakarta @marlenedns

Itu reaksi spontan saya, yang saya posting di Twitter. Bayangkan, saya akan dijamu dengan pelayanan spa nomer satu dari hotel tersebut: pijat ala Jawa dan perawatan wajah untuk pria. Saya hanya disuruh menikmati pelayanan spa tersebut, sambil twitteran, dua aktivitas yang sama-sama menyenangkan.

Good morning @dian_noeh @DayuWijanto @vivaasia @BurhanAbe see you soon #FSspa @SanjuFSJ @marlenedns

Itu sapaan Four Seasons Jakarta yang mempunyai akun @FSJakarta, beberapa hari sebelum acara berlangsung. Saya memang tidak sendiri, di acara itu kami akan hadir berempat, selain saya ada Dian Noeh Abubakar (PR Consultant) yang mempunyai akun @dian_noeh, Dayu Wijanto (F&B) @DayuWijanto, dan Jim Weston (magazine publisher) @vivaasia. Oh ya, @SanjuFSJ adalah Sanju Upadhyay, Spa Manager Four Seasons Jakarta.

Pada hari H saya datang dengan semangat, di penerimaan tamu The Spa sudah ada reserve atas nama saya. Di meja tamunya saya juga melihat  welcoming card dengan nama @BurhanAbe (ini akun saya di Twitter). Ambience The Spa yang menyejukkan suasana, serta suguhan ginger tea hangat alias wedang jahe cukup membuat saya rileks. Peraturannya hari itu adalah saya hanya disuruh rileks dan menikmati spa yang diberikan. Sambil menikmati treatment, saya boleh membagi pengalaman tersebut tersebut di Twitter, juga memposting foto di social media (Twitter dan Facebook) jika perlu.

Semua twit di-mention ke @FSJakarta dan diberi tagar (tanda pagar) #FSspa. Mudah bukan? Kecuali jika tertidur tentu saja, karena keenakan dipijat.

Ketika spa dimulai, @FSJakarta memposting: Our male SPArty participants @vivaasia and @BurhanAbe are now enjoying their Javanese massage #Fsspa. Ada pun kepada peserta wanita sang tuan rumah mentwit: The ladies @DayuWijanto and @dian_noeh are having their relaxing SPArty moment with the improved Reflex treatment #FSspa.

Saya tidak tahu bagaimana reaksi para peserta SPArty tersebut, saya sendiri hanya menulis di Twitter: “Zzz… “ sebelum berkelana ke alam mimpi.

Tidak hanya kami di Jakarta sebenarnya yang berkicau di Twitter, karena Four Seasons di seluruh dunia, meski tidak dalam waktu yang persis sama, menyelenggarakan SPArty atau menikmati spa sambil twitteran, aktivitas media sosial yang lagi hits di seluruh dunia belakangan ini. Inilah pertama kalinya hotel ini mengadakan Global Spa Week, yang diberi nama Four Seasons Spa Week (#FSspa), 14 hingga 18 November 2011.

Sebagai bagian dari kegiatan spa yang menyenangkan ini, Four Seasons menyediakan akses ke jaringan global profesional spa melalui sebuah expert panel yang tergabung dalam “Curators of Calm.” Mereka membagi pengalaman serta pengetahuan tentang industri spa yang paling mutakhir, melalui platform media sosial, seperti Twitter, Facebook dan Foursquare.

“We are thrilled to share the passion and expertise from our spa experts from around the world with spa enthusiasts in new and engaging ways this fall,” kata Christopher Norton, Regional Vice President dan GM Four Seasons Hotel George V Paris. “Evolution is essential in spas, and our extensive specialised network provides a truly global perspective on the latest trends and innovations that shape the industry.”
 
Sebagai salah satu penyedia pelayanan spa kelas satu di dunia lebih dari 25 tahun, tidak berlebihan kalau Four Seasons memperhatikan pelayanannya, dan memperkenalkan peralatan mutakhir, serta metode terbarunya. Spa-spa di Four Seasons dirancang secara nyaman dan mengadopsi kearifan lokal yang merefleksikan ciri khas tempat di mana hotel ini berlokasi.

Spa-spa yang mendapat prioritas penambahan properti baru serta akan dibuka atau reopening tahun depan adalah yang berlokasi di Toronto, Guangzhou, Shanghai Pudong, St. Petersburg dan Baku, sementara Azerbaijan dan Baltimore bersamaan dibuka pada 14 November tahun. Keseriusan pengelola yang membuat Four Seasons Spas seluruh dunia secara konsisten memenangkan berbagai penghargaan dari lembaga-lembaga prestisus, termasuk menyabet beberapa kategori penghargaan di tahun 2011 oleh majalah Travel + Leisure, Condé Nast Traveler, SpaFinder dan majalah Spa.

Di Jakarta sendiri, tentu, tidak kalah serunya. The Spa Four Seasons Hotel Jakarta dirancang untuk para pengusaha dan profesional yang membutuhkan treatments dan terapi, untuk mendapatkan rileksasi dan mencapai gaya hidup sehat.

Dengan enam ruang treatment, dua jacuzzi, dua sauna dan salon, The Spa menawarkan pelayanan spa, mulai dari pijat tradisional Jawa hingga permintaan khusus, yang didesain untuk para tamu yang menginginkan rileks, untu memenuhi keseimbangan antara pikiran, jiwa, dan raga. Dan tujuan itu tercapai setelah saya merasakan dua perawatan: Javanese Massage dan Gentlemen's Facial treatment.

Setelah merasakan sensasi spa ala The Spa, kami berempat menikmati evening tea. Semua makanan dan minuman yang disajikan sangat sehat dan berkalori rendah. Sebut saja Multi grain tzatziki sandwich, Chilled grape tomato gazpacho shooters, dan Pacific snapper ceviche. Ada lagi yang manis-manis, tapi masih dalam takaran moderat, yakni Japanese tofu cheese cake, Natural grain granola bar cookie, dan Petit carrot + all bran, yogurt cream. Dan paling penting adalah minumannya, yang sayang kalau tidak ditwit: Calamansi ice tea!