Thursday, July 07, 2011

Lombok Sumbawa Pearl Festival 2011


MENTERI Kebudayaan dan Pariwisata RI Jero Wacik secara resmi membuka Lombok Sumbawa Pearl Festival 2011 di hotel Grand Legi Mataram, Lombok. Didampingi oleh Gubernur Nusa Tenggara Barat TGH. Muhammad Zainul Majdi dan Dirjen Pemasaran Kembudpar Sapta Nirwandar, Menbudpar Jero Wacik melaksanakan upacara pemukulan Gendang Beleq yang menandai peresmian pembukaan rangkaian acara Lombok Sumbawa Pearl Festival 2011 yang diselenggarakan pada 7 – 10 Juli 2011.  

Menbudpar Jero Wacik menyampaikan, “LSPF merupakan salah satu event pariwisata Provinsi NTB yang menjadi daya tarik dalam mendatangkan wisman & wisnus ke Mataram khususnya Lombok-Sumbawa, NTB. Kunjungan wisatawan ke daerah, khususnya Lombok-Sumbawa, disebabkan kekayaan ragam daya tarik wisata seperti wisata bahari dan budaya. Untuk itu Menteri menghimbau agar apa yang dimiliki baik alam, budaya, bahari, dan adat istiadat yang hidup di masyarakat perlu kita jaga kelestariannya agar dapat memberikan manfaat sebesarnya bagi kesejahteraan rakyat.”

LSPF 2011 diselenggarakan Kemenbudpar bersama Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Provinsi NTB serta didukung Asosiasi Budidaya Mutiara Indonesia, dimaksudkan untuk mempopulerkan Lombok sebagai daerah penghasil mutiara bertaraf internasional dan menumbuhkan rasa cinta serta kebanggaan masyarakat terhadap mutiara Indonesia. Dirjen Pemasaran Sapta Nirwandar mengatakan, penyelenggaraan LSPF akan mendorong kunjungan wisman ke Indonesia, khususnya ke NTB. “Penyelenggaraan LSPF 2011 akan membuka akses pasar dan peluang investasi yang lebih luas,  serta menggerakan perekonomian rakyat terutama di sektor pariwisata dan perdagangan,” katanya.

Rangkaian acara Lombok Sumbawa Pearl Festival 2011 menampilkan agenda utama Lelang Mutiara yang melibatkan para pembeli mutiara utama dari China, Hong Kong, Filipina, India, Jepang, Australia, dan dalam negeri serta 3 pedagang mutiara terbesar Indonesia. Lelang akan memperdagangkan sekitar 200 kg mutiara berkualitas terbaik jenis mutiara laut selatan (south sea pearl) senilai US$ 150.000. Indonesia saat ini dikenal menjadi negara pengekspor mutiara ke negara produsen perhiasan mutiara utama seperti Amerika,   Jepang dan Italia.

Lombok Sumbawa Pearl Festival 2011 juga menghadirkan agenda acara Panen Mutiara bersama Gubernur NTB dan Asosiasi Budidaya Mutiara Indonesia (ASBUMI), Penampilan dan Penobatan Putri Mutiara 2011 di Malam Pembukaan, penampilan Dea Mirella, Pameran Mutiara, Kerajinan dan Kuliner, Sarasehan, Pameran Foto, Pentas Seni Budaya lokal, Peragaan Busana dan Presentasi Sanggul Punjung Piset dari Samuel Wattimena yang juga bertindak sebagai koordinator penjurian dan penobatan Putri Mutiara 2011. Selain itu Festival juga mengajak para peserta lelang dan media nasional untuk melakukan tour ke Lombok Oceanography Observatory (LIPI) dan Gili Trawangan yang memiliki keindahan alam  memesona.

No comments:

Post a Comment