Wednesday, February 06, 2013

A Brand New Day



Desember 2012 Newsweek mengakhiri edisi cetaknya, dan selanjutnya hanya akan muncul dalam versi digital. Sampul edisi terakhir bertajuk #lastprintissue itu dihiasi foto hitam putih markas majalah tersebut di Manhattan, New York.

Matinya edisi cetak, karena banyak pembaca media di AS beralih ke online. Ketika masih versi cetak, Newsweek sempat memiliki oplah hingga tiga juta eksemplar, tapi pembacanya makin mengecil dan pendapatan iklannya menurun hingga merugi. Apa boleh, perkembangan zaman telah menggerus raksasa media yang telah berusia 80 tahun itu.
 
Kalau ingin tetap bertahan, kita harus selalu waspada, dan mengantisipasi perkembangan zaman. “Change isn’t just good. It’s necessary!” itulah pesan Komisaris Trans Media (Trans TV, Trans 7, dan detikcom), Ishadi SK, yang terungkap dalam Rapat Kerja di The Trans Luxury Hotel, Bandung, 31 Januari – 2 Februari 2013.

Dalam raker yang bertema “A Brand New Day” itu tergambar pula bahwa online dan teknologi digital semakin tidak bisa dipisahkan dari kehidupan sehari-hari. Era ini ditandai dengan munculnya tiga teknologi, yaitu komputer, komunikasi, dan multimedia. Dengan perkembangan konvergensi ketiga teknologi tersebut telah membuat muatan pesan dalam komunikasi berupa teks, angka, gambar, bahkan film dan video.

Pekerjaan menjadi semakin instan dan cepat, hidup pun menjadi lebih mudah dan menyenangkan. Apalagi kelak, melakukan berbagai kegiatan bisa hanya dengan menekan tombol touchscreen ke perangkat yang semakin canggih atau hanya dalam bentuk hologram. Mimpi?

“Seperti mimpi, tapi percayalah, itu bisa terjadi 4 atau 5 tahun ke depan,” tukas Budiono Darsono, Founder & CEO detikcom.

Pemimpin yang bisa membawa perusahaan sukses adalah pemimpin yang bisa membaca perubahan zaman, bahkan mempunyai visi yang jauh ke depan – melampaui pemikiran orang kebanyakan.

Beruntung MALE lahir dari perusahaan dengan para petingginya yang visioner. Jauh sebelum Newsweek memutuskan menjadi publikasi digital, detikcom sudah melahirkan digital interactive magazine Majalah Detik (15 Desember 2011), dan menyusul MALE (2 November 2012).

Sumber: Editor's Note, MALE Edisi 15 http://male.detik.com

No comments:

Post a Comment