Thursday, February 21, 2013

London, Lokasi Perkantoran Termahal di Dunia


  • London melewati Hongkong di peringkat pertama sejak 2008
  • Rio de Jeneiro naik keperingkat 3 dari peringkat 8 dengan kenaikan harga sewa sebesar 43%
  • Harga sewa ruang perkantoran secara global naik 3%

West End – London kembali menjadi lokasi pasar perkantoran termahal di dunia setelah mengungguli daerah CBD Hongkong, demikian menurut publikasi riset “Office Space Across the World 2013” yang baru saja diterbitkan oleh Cushman & Wakefield.

Laporan tersebut menggarisbawahi kurang tersedianya ruang perkantoran yang berkualitas di London yang mengakibatkan terjadinya kompetisi dan konsekwensinya terjadi kenaikan harga sewa sebesar 2% yang membuat lokasi West End London menjadi termahal di dunia.

CBD Hongkong turun ke posisi kedua, sementara daerah Zona Sul di Rio de Jeneiro naik dari peringkat 8 menjadi termasuk 3 besar lokasi perkantoran termahal akibat peningkatan harga sewa sebanyak 43% dibanding tahun 2011.

Secara global, pasar perkantoran naik sebesar 3% di 2012, tetapi hal ini banyak dipacu karena peningkatan yang sangat impresif di Amerika Selatan, terutama Brazil dan Colombia. Tetapi walaupun harga sewa meingkat secara global, banyak negara masih menderita karena perekonomian yang tidak menentu dan ini meningkatkan sikap hati-hati dari para penyewa. Cushman & Wakefield mengantisipasi bahwa perusahaan-perusahaan akan secara pro-aktif berusaha mengurangi biaya sewa ruang perkantoran karena prospek perekonomian global yang tetap tidak menentu.


Asia Pasifik
Pertumbuhan ekonomi yang lebih lambat mempengaruhi Asia dimana harga sewa primer hanya meningkat sebesar 3% spanjang tahun 2012. Walaupun terjadi perlambatan harga sewa di daerah primer di kota Hongkong dan Tokyo, kedua kota ini tetap menempati peringkat 2 dan 5 di lokasi perkantoran termahal di dunia, yang memperlihatkan pentingnya kedudukan mereka sebagai pusat sentral bisnis global.

Beijing, yang di dua tahun terakhir mengalami kenaikan harga rental yang sangat tinggi, jatuh satu peringkat ke peringkat ke 7 dunia karena harga sewa yang tidak berubah selama 12 bulan terakhir. Surplus ruang perkantoran memberikan pilihan yang lebih banyak bagi para calon penyewa sehingga  menciptakan “pasar penyewa” di kota tersebut. Lokasi Connaught Place di New Delhi, India, juga mencatat kenaikan harga sewa yang cukup baik dimana sewa ruang kantor primer naik 25% di 12 bulan terakhir.  

Di Asia Tenggara, harga sewa ruang kantor primer naik 6% di Filipina – diakibatkan permintaan dari sektor BPO (Business Process Outsourcing) – sementara kawasan CBD Jakarta mengalami kenaikan harga rental yang patut dicatat di tahun 2012 yaitu sebesar 46%.

“Dengan proyeksi ekonomi yang masih akan tumbuh diatas 6% pada tahun mendatang, permintaan ruang perkantoran di CBD Jakarta di tahun 2013 diperkirakan masih akan tumbuh positif sekitar 8,5% begitu pula dengan  harga sewa ruang kantor, masih memiliki kemungkinan naik lebih lanjut  yaitu sebesar 10% sampai 20% walaupun kenaikan ini tidak setinggi tahun sebelumnya”, kata Nurdin Setyawan, Manager, Research & Advisory, Cushman & Wakefield, Indonesia”

Eropa
Kepercayaan bisnis yang menurun mempengaruhi harga sewa area primer di Eropa karena kegiatan ekonomi yang menurun selama tiga tahun terakhir. Pertumbuhan harga sewa hampir tidak ada, khususnya di Eropa Barat, dimana angka hampir tidak berubah setiap tahunnya, paling meningkat sebesar 0.3%. Pertumbuhan harga sewa di  Eropa Tengah dan Timur lebih baik dibandingkan Eropa Barat, walaupun dengan kenaikan yang minimal saja yaitu sebesar 2%.  

Daerah West End London tetap menjadi lokasi termahal di Eropa dalam dua tahun berturut-turut. Pertumbuhan sewa yang solid dipacu dengan kurangnya ruang kantor yang berkualitas ditambah lagi dengan tingkat permintaan yang stabil, khususnya di sektor teknologi telah meningkatkan persaingan untuk mendapatkan ruang kantor di area primer. Harga sewa ruang kantor primer terus meningkat sampai akhir tahun 2012, telah mendorong London tidak hanya menjadi lokasi paling atas di benua Eropa tetapi juga pertama kali di dunia sejak tahun 2008.      

Amerika
Benua Amerika mengalami kenaikan harga sewa yang tertinggi akibat harga sewa ruang perkantoran primer naik sebesar 10%.

Rio de Janeiro adalah kota termahal di benua Amerika dan menempati peringkat 3 secara global – naik 5 tingkat dibanding peringkat mereka di tahun 2011 yang berada di peringkat 8.

Secara umum, harga sewa di Amerika Utara naik 9% di 2012 tapi ini disebabkan karena beberapa kota tertentu  mengalami kenaikan yang sangat signifikan seperti San Francisco (19%) dan Calgary (29%) karena ekspansi sector energy dan teknologi. 

Selain Rio de Jeneiro, New York daerah Madison/5th Avenue yang berada di peringkat ke 8 di tahun 2012, adalah kota lain satu-satunya di benua Amerika yang masuk 10 besar lokasi termahal di dunia.