Tuesday, October 15, 2013

SHOPDECA.com, Toko Online Curated Pertama di Indonesia


Bringing Design 2 The People


SHOPDECA.COM adalah perusahaan start-up (yang diluncurkan Juni 2013),  resmi memperlihatkan koleksi produk terbaru mereka dan memperkenalkan beberapa desainer Indonesia yang bekerja di balik merek merek lokal yang selama ini menjadi rekan kerja di online store tersebut, 10 Oktober 2013.

Pemilihan tempat untuk acara media gathering di The Ping Pong Lounge, Jakarta sangat sesuai karena menggambarkan cara pemikiran dari pendiri online store ini yang senantiasa “mengumpan” ide-ide di antara anggota tim, para desainer dan para partner untuk selalu mendapatkan visi-visi segar dan terbaru.

Visi dari SHOPDECA.com adalah mengedepankan desain untuk masyarakat selain itu juga membentuk komunitas yang fokus/mencintai desain tanpa terpengaruh oleh harga. Untuk itu SHOPDECA.com menyediakan pilihan produk-produk dimana setiap produk yang dihadirkan adalah yang terbaik karena telah mengalami proses seleksi oleh tim dan dengan harga yang terjangkau untuk masyarakat luas. Pada akhirnya, SHOPDECA.com akan menjadi tujuan online shopping utama dari para pencinta curated desain di Indonesia

Produk yang tersedia di SHOPDECA.com sekarang ini terdiri dari desainer lokal dan internasional, semua menyandang satu kesamaan; produk dengan kualitas terbaik dan desain yang unik. “Dengan banyaknya situs yang berusaha menjual segala produk ke semua orang, kami hadir dengan pendekatan baru dengan menjadi online store pertama di Indonesia yang menyediakan produk curated. Para kurator dan tim buyer kami tidak segan-segan bertemu dengan para supplier, desainer dan pemilik merek untuk memilih sendiri (handpicked) koleksi terbaik mereka,” kata Andreas Thamrin, pendiri SHOPDECA.com.

Pada saat ini SHOPDECA.com mempunyai koleksi lebih dari 50 merek dan lebih dari 1500 jenis barang (SKU). Herschel, Kite Design, Olenka, Cheap Monday, Nixon, Bellroy, What About Yves, Out of Print, Some are Thieves, Cut & Paste adalah beberapa contoh merek yang tersedia. Mayoritas merek masih merek internasional, namun beberapa bulan ke depan, beberapa merek lokal terpilih akan tersedia. Pada akhirnya, diharapkan tidak ada lagi batas penyebutan merek internasional ataupun lokal namun fokusnya akan lebih di tekankan pada desain yang terbaik.

Julie De Cuyper, mitra pendiri dari SHOPDECA.com menyatakan, “Saya sangat kagum pada bakat kreatif dari desainer lokal dan saya yakin akan ada permintaan dari pasar internasional untuk merek-merek dari Indonesia. SHOPDECA.com dapat membantu para desainer lokal ini untuk mencapai pasar internasional dan bahkan menjadi merek dunia. Sebelum akhir tahun, kami akan menyediakan fasilitas pengiriman barang ke luar negeri, hal ini akan semakin memperlebar kesempatan para desainer, dari Indonesia maupun luar, untuk semakin mudah dikenal dan di dapatkan produknya.”

Baru-baru ini Indonesia di nyatakan sebagai negara dengan pertumbuhan pasar e-commerce yang tertinggi di dunia. Jumlah masyarakat kelas menengah ke atas diperkirakan akan bertambah dua kali lipat pada tahun 2020 di tambah lagi dengan masyarakat Indonesia yang sangat terhubung dengan teknologi digital. Hal-hal ini yang menguatkan alasan SHOPDECA.com, sebagai curated online store pertama di Indonesia, untuk berani menyasar pada ceruk pasar yang terpilih (niche) yang belum tersentuh secara umum.

SHOPDECA.com menyasar pasar dengan konsumen pada usia 25-40 tahun yang menyukai berbelanja produk berkualitas dan juga unik. Para anggota komunitas ini menyebut dirinya, design enthusiastic, pencinta traveling, trend setting dan berbelanja online untuk mencari produk yang unik yang sesuai dengan kepribadian mereka masing-masing.

Di belakang SHOPDECA.com, tim ini terdiri dari gabungan berbagai latar belakang yang berbeda-beda, namun mempunyai satu hal yang sama: mencintai desain. Melalui kesamaan ini, para graphic desainer, para pemusik, art directors, arsitek, fashionista dan pelancong wisata berkumpul dan bekerja sama.


Pendiri dari SHOPDECA.COM adalah Andreas Thamrin, lahir dan besar di Indonesia dan mempunyai latarbelakang di bidang teknologi dan bisnis. Andreas dengan berani menggabungkan kecintaannya pada E-commerce dan desain menjadi satu. Partner pendiri SHOPDECA.com, Julie De Cuyper yang merupakan satu-satunya “bule” di tim ini menyumbangkan latar belakangnya dari bidang fashion dan kecintaan pada traveling untuk mengembangkan visi dari SHOPDECA.com.