Monday, October 28, 2013

WALI dan The Titans Hadir di Festival Budaya Jakarta Marathon 2013



Jakarta, 27 Oktober 2013. Dua band ternama, WALI dan The Titans mendapatkan sambutan begitu meriah dihadapan ratusan penonton yang hadir di kawasan Monas dalam kemeriahan Festival Budaya Jakarta Marathon 2013. Kedua band yang tampil dengan formasi lengkap menghadirkan sejumlah lagu-lagu hits yang memang sudah begitu dikenal oleh penggemarnya di pelosok negeri. The Titans yang muncul di bagian akhir Festival Budaya tampil begitu apik memenuhi kerinduan penggemarnya membawakan 5 single hits mereka dan beberapa cover dari band luar seperti Coldplay. Rizki, sang vokalis bahkan sempat turun panggung dan menyapa dan bersalaman dengan penonton.

Semarak rangkaian perhelatan Festival Budaya Jakarta Marathon 2013 begitu lengkap ditutup dengan penampilan WALI yang memang sudah dinantikan oleh para penonton di Monas. Membawakan sejumlah hits single seperti Dik, Tobat, dan Aku Bukan Bang Toyib, Faank sang vokalis serta Apoy gitaris dan anggota band lainnya sukses membuat koor bersama masyarakat yang hadir di panggung utama yang berlokasi di lapangan Ikada Selatan, Monas. WALI menutup aksi panggungnya dengan hits paling dikenalnya, Cari Jodoh.


Lebih dari seribu seniman dari beragam latar daerah di Indonesia tampil di Festival Budaya yang diselenggarakan oleh Pemerintah Provinsi DKI Jakarta menyemarakkan perhelatan Jakarta Marathon 2013, lomba lari marathon internasional yang bernuansa paduan olahraga dan pariwisata pada hari Minggu pagi hingga siang di kawasan Monas dan 17 lokasi lintasan lomba di wilayah Jakarta Selatan dan Jakarta Pusat. Rancak alunan berbagai perkusi tepuk dan lantunan Shalawat yang membahana dari sekitar 240 seniman marawis yang berasal dari 24 sanggar di kawasan Jabodetabek menandai dimulainya secara resmi gelaran Festival Budaya, sekaligus memeriahkan momen pelepasan seluruh atlet dan peserta Jakarta Marathon 2013 di Silang Barat Daya Monas tepat pada pukul 5 pagi sebelumnya.




Digawangi host acara Okky Lukman dan Irfan Hakim yang seru dan jenaka, Festival Budaya Jakarta Marathon 2013 menampilkan perhelatan seni budaya penuh warna dan spektakuler dengan menampilkan seni Palang Pintu Betawi, Barongsai, Reog Ponorogo, Tari Topeng Betawi, Garuda Indonesia Flight Drum and Bugle Corps, Indonesia Cheerleading Community Indonesia (ICCA) All Stars, Jakarnaval, Ondel-ondel Glitter, Teater Abang None, D’Geprax3 Percussion dan Tari Nusantara yang begitu menyedot antusiasme ratusan penonton.



Semarak Festival Budaya Jakarta Marathon 2013 juga hadir menghiasi berbagai titik lokasi di sekitar Jakarta dengan penampilan 17 Panggung Sepanjang Lintasan Marathon yang menghadirkan keindahan seni Pakanjara Sulsel, Gondang Batak, Musik Brass, Gendang Beleq NTB, Perkusi Barang Bekas DJ Aib, Tifa Papua, Urban Musik, Bale Ganjur Bali, Etno Universal Sound, Tanjidor, Ansamble String, Dol & Tasa Sumbar, Musik Dayak, Ansamble Trompet, Kolintang Sumut, Imanisimo, Gambang Kromong, Sindikat Senar Putus, Rampak Gendang Jabar, Arumba Jabar, Rampak Bedug Banten, Musik Perkusi, Musik Jepen Kalimantan, NAKI band, Kuntulan Banyuwangi, Tabot Bengkulu, Musik Melayu, Hadroh Betawi dan sajian musik DJ dengan lagu-lagu betawi yang seluruhnya mendapatkan apresiasi tinggi dari audiens yang menyaksikan langsung.


Selain panggung utama di Monas, 17 Panggung Sepanjang Lintasan Marathon hadir menghibur masyarakat luas di depan Hotel Mandarin, Tikungan Pusat Kebudayaan Italia, depan Plaza Festival, Fly Over Kuningan Barat, Fly Over Patung Dirgantara, halte bus SMESCO Pancoran Barat, halte bus Menara Jamsostek, halte bus Hotel Sultan, depan gerbang Basket Hall GBK Senayan, Taman Hang Tuah, depan Gedung PLN Bulungan, Taman Hang Tuah III, halte bus Kemdikbud Senayan, taman depan Menara BNI 46, samping EX Center dan depan lampu Burung Merak Monas.