Friday, April 18, 2014

Monkey Shoulder, Brings Scotch to Younger Generation


Lupakan semua yang dikatakan orang tentang Scotch – sekarang semua aturan dan tradisi yang membatasi orang menikmati whisky sudah tidak berlaku dengan hadirnya Monkey Shoulder, pendobrak tradisi dari Skotlandia.

Monkey Shoulder, sebuah nama yang didapatkan dari legenda mengenai pekerja penyulingan, adalah Scotch yang otentik sebagaimana mustinya yang mampu mengubah segala macam pandangan, pendapat dan persepsi orang mengenai Scotch.

Monkey Shoulder adalah minuman bagi mereka yang berjiwa bebas, pecinta whisky triple malt yang lembut, kaya dan penuh dengan kelezatan rasa vanilla menjadikannya dapat dinikmati langsung, dengan es batu, dicampur dengan yang lain, ataupun dibuat sebagai cocktail. Para penggemar lama yang sangat mengenal Scotch akan mengatakan bahwa tidak seharusnya minum whisky dengan es atau dicampur dengan cocktail, namun aturan kuno tersebut tidak berlaku ketika Anda menikmati Monkey Shoulder.

Itulah mengapa para bartender mencintai Monkey Shoulder – minuman Scotch yang mudah beradaptasi dan tidak akan ditinggalkan di atas rak minuman hingga berdebu layaknya minuman malt tradisional yang hanya dapat disajikan dalam porsi kecil.


Monkey Shoulder diluncurkan oleh William Grant & Sons, keluarga pemilik penyulingan independen yang terkenal. Monkey Shoulder dibuat dengan kombinasi dari tiga single malt Scotch whisky (yang disebut dengan triple malt) yang semuanya sudah tersimpan lama di dalam drum kayu ek yang sebelumnya dipakai untuk menyimpan Bourbon (dari sinilah rasa vanila yang halus di dalam minuman ini berasal). Pemberian nama Monkey Shoulder ditujukan untuk menghormati para pekerja penyulingan yang telah menyekop berton-ton malting barley dengan tangan mereka selama berjam-jam beberapa tahun yang lalu. Pekerjaan ini mengakibatkan rasa sakit di bagian bahu para pekerja yang membuat mereka harus menggantungkan tangan di bawah layaknya simpanse.

Monkey Shoulder triple malt Scotch whisky disuling, dimatangkan dan dikemas dalam botol di Dufftown, Speyside, pusat pembuatan Scotch whisky. Produksi diawasi oleh guru rasa kami (atau lebih dikenal dengan istilah “Malt Master”) Brian Kinsman mengatakan “Monkey Shoulder merupakan Scotch yang otentik dengan semua kualitas yang luar biasa yang bisa Anda harapkan dari whisky malt tanpa ada stereotip apapun. Dengan menggunakan drum yang sebelumnya dipakai untuk menyimpan Bourbon ini menjadikan Monkey Shoulder memiliki tekstur halus dan kaya akan rasa vanilla yang lembut yang disukai semua orang, terlepas seberapa banyak pengetahuan mereka tentang Scotch malt whisky. Kami ingin mendobrak batasan dan memberikan kesempatan bagi tiap orang untuk menemukan cara baru dalam menikmati malt whisky tanpa khawatir dengan sejarah dan tradisi.”

Inilah waktunya untuk keluar dari tradisi lama whisky dan memperkenalkan Scotch kepada generasi muda – dan Monkey Shoulder adalah pemimpinnya.

Tentang Monkey Shoulder
Monkey Shoulder diperkenalkan pertama kali di Inggris pada 2005 untuk perkumpulan bartender, media dan para pecinta minuman. Ahli di industry ini, Whisky magazine, menilai Monkey Shoulder dengan kategori “luar biasa”

Kemegahan perapian Monkey Shoulder memperoleh berbagai penghargaan – beberapa akan terkesan dengan penghargaan Gold award kami dari the 2012 International Wine & Spirit Competition.

Informasi lebih lanjut mengenai Monkey Shoulder: www.monkeyshoulder.com

Tentang William Grant & Sons
Monkey Shoulder diproduksi oleh William Grant & Sons, perusahaan penyulingan keluarga yang independen yang berkantor pusat di Inggris dan didirikan oleh William Grant pada 1887.

Saat ini, perusahaan global premium ini dipimpin oleh generasi kelima dan menyuling beberapa merek Scotch whisky dunia, termasuk single malt Glenfiddich yang paling banyak memperoleh penghargaan, The Balvenie yang merupakan racikan tangan single malt dan ketiga terbesar blended Scotch di dunia, Grant begitu juga merek minuman spirit yang melegenda lainnya seperti Hendrick’s Gin, Sailor Jerry, dan Tullamore DEW Irish Whiskey.