Saturday, September 20, 2014

#MALE100th


Majalah digital interaktif MALE memasuki edisi yang ke 100. Edisi yang istimewa dan layak dirayakan. Untuk itu, tidak seperti biasanya, MALE edisi ini menampilkan 10 model seksi sekaligus, dalam satu frame, yang menghiasi cover  – yang juga tampil halaman dalam tentu, di rubrik Insight.

Ke 10 model itu adalah Maya Ningrum, Aurora Lessa, Queen Lanny, Devi Liu, Bee Viona, Widya, Sendy Mamahit, dan Rhere. Kalau Anda pembaca setia MALE tentu tidak asing lagi dengan nama-nama tersebut, tiga di antara mereka (Queen Lanny, Sendy Mamahit, dan Rhere) bahkan pernah menjadi cover. Yes, sexy is their middle name!

Menjadi model Victoria’s Secret merupakan impian semua model di dunia. Peragaan busana lingerie itu selalu menjadi acara tahunan yang mewah. Di MALE edisi ini kami tampilkan 10 model Victoria’s Secret, atau sering disebut Victoria’s Secret Angel, dikenal cantik dan seksi (Flash).

Tidak hanya profil 10 model MALE dan 10 Victoria’s Secret Angels yang istimewa, sebagian besar artikel digarap awak redaksi secara khusus. Maka jangan heran kalau banyak rubrik dengan artikel yang bertema 10. Mulai dari “10 Kota Hedonis” (Travel), “10 Hottest Place to Party in Town” (MALE Zone), “10 Cars in the Movie” (Wheel), “10 Revolution & Innovation Gadgets” (Apps & Tech), “10 Penjara Terburuk Sejagat” (File), “10 Olahraga Paling Aneh Sedunia” (Sports), hingga “10 Mitos Seks” (Intimate).  

Edisi 100 memang bukan angka yang besar untuk sebuah majalah, apalagi MALE yang terbit mingguan belum genap dua tahun. Tapi sekali-kali boleh dong berbangga hati, karena MALE berhasil menjadi salah satu trendsetter majalah digital interaktif di Indonesia, yang bisa dilihat dari jumlah download-nya yang sudah menembus angka 33 juta dalam kurun waktu kurang dari dua tahun -- dengan rata-rata download sekitar 350.000 per edisi per minggu.


MALE merupakan majalah gaya hidup dan hiburan pria, dengan format digital, yang bisa dinikmati melalui platform iPad, ponsel atau tablet yang berbasis Android, dan PC dalam bentuk PDF, yang bisa diunduh secara gratis.

Berbeda dengan kebanyakan majalah digital di Indonesia pada umumnya, yang hanya bentuk lain dari edisi cetaknya. MALE sejak published pertama kali 2 November 2012, memang dirancang sebagai interactive digital magazine – format baru yang tidak hanya memberikan pengalaman interaktif kepada pembacanya, tapi juga memberikan kesempatan pengiklan untuk menampilkan iklan-iklan kreatif yang tidak mungkin diberikan oleh majalah konservatif (cetak) bahkan online sekalipun.

Majalah digital interaktif memang barang baru di Indonesia. Bahkan ada yang berpendapat, pasar majalah dengan format ini di Indonesia belum matang, tapi menurut kami ini hanya persoalan waktu, apalagi dengan makin membaiknya kualitas koneksi Internet di Indonesia.

Teknologi terus berkembang, bahkan tidak mempedulikan apakah masyarakat sudah siap atau belum menerimanya. Kita menyaksikan maraknya pasar perangkat digital, khususnya PC tablet dan phablet, beberapa tahun belakangan ini. Pada saat yang bersamaan kabar dari media cetak tidaklah menggembirakan. Mereka tidak hanya sulit menaikkan tiras, tapi juga susah menaikkan pendapatan iklan.

Josh Gordon, ahli periklanan di bidang online, meramalkan bahwa majalah digital makin mendapat tempat tersendiri, bahkan kelak bisa mengalahkan online yang konvensional. “Digital magazines can win and keep advertisers by creating interactive experiences for readers, not just delivering impressions and clicks,” jelasnya. (Burhan Abe)

Sumber: Editor’s Note MALE 100 http://male.detik.com

No comments:

Post a Comment