Monday, December 15, 2014

Mobile 2015


Keberadaan mobile makin eksis saja, baik dalam pertumbuhan maupun inovasinya. Itu sebabnya sejak diterbitkan dua tahun yang lalu, Majalah MALE, memang melihat fenomena ini, majalah digital interaktif yang dikhususkan bagi pengguna mobile – mulai dari iPad, tablet dan ponsel (yang berbasis Android), serta  iPhone pada awal 2015.



"Mobile adalah pintu depan Target." Itulah pendapat wakil presiden senior Target.com, situs jual beli populer yang berkedudukan di AS. Faktanya memang para pengunjung di situs banyak mengakses dari mobile. Bahkan, sekitar dua pertiga dari transaksi penjualan berasal dari smartphone atau tablet.

Tidak aneh, hal yang sama juga terjadi di beberapa portal, sebutlah ESPN, BBC, CNN, Facebook, dan tentu saja detikcom untuk Indonesia, yang pengunjungnya bermigrasi secara besar-besaran, dari desktop ke ponsel. ComScore melaporkan bahwa 60 persen dari seluruh waktu orang yang dihabiskan di media digital sekarang terjadi pada ponsel dan tablet.

Tahun 2014 ada Connection Day, sebuah acara yang dibuat oleh Verizon yang memudahkan semua orang untuk mendapatkan akses ke berbagai informasi online dan e-commers, mulai dari liburan, audiobooks, musik, dan berbagai aplikasi yang diterbitkan merek-merek besar seperti Amazon, Audible, Pandora, dan Apple. Internet dan mobile memang telah mengubah cara kita mengkonsumsi media, bekerja, bermain, dan berbelanja online. Lalu, bagaimana dengan tahun 2015?


Setidaknya ada empat kecenderungan yang perlu dicermati, terutama oleh pelaku bisnis:

Micro-Moments
Pengalaman dalam berponsel dalam kehidupan sehari-hari menjadi sangat penting. Momen pendek, yang dalam hitungan detik, bisa menggabungkan relevansi kontekstual dan personalisasi.

Location-Based Marketing and Maps
Geo-location sangat berguna bagi para pelaku bisnis yang peduli dengan kekuatan komunikasi via ponsel, agar bisa memberikan pelayanan lebih berdasarkan lokasi. Starwood Hotels and Resorts telah mulai bereksperimen dengan alat ini untuk mengidentifikasi para tamunya. Dairy Queen sedang menguji sebuah aplikasi yang menyediakan kupon dengan geo-target. Di antara pembaruan fungsi ponsel oleh toko online Target adalah dengan menambahkan navigasinya, untuk itu perusahaan bermitra dengan penyedia teknologi pemetaannya, Point Inside. Toko-toko online dan interaktif yang lain, termasuk versi Black Friday, juga memberi panduan kepada pembeli mereka berdasarkan location-based.

Mobile Video
Ke depan, apalagi di negara yang tidak mempunyai masalah dengan bandwith, video akan semakin digemari. Penduduk AS, misalnya, rela menghabiskan 33 menit per hari menonton video pada ponsel mereka, dan 62 persen pengguna smartphone masih OK dengan iklan video 15-30 detik. Senada dengan penelitian Mobile Marketing Association, bahwa iklan video yang durasinya 15-30 detik masih bisa diterima oleh konsumen.

Mobile Shopping
Menurut Juniper Research, lebih dari 2 miliar pengguna ponsel akan melakukan transaksi mobile commerce pada akhir 2017. Anda bisa bertaruh mereka berencana untuk memulai liburan ini musim. Sebuah survei terbaru oleh perusahaan penemuan belanja Wanderful Media menemukan bahwa 77 persen dari pembeli sekarang menggunakan smartphone mereka untuk membantu mereka membandingkan harga, menemukan toko terdekat, dan menemukan penjualan. Sementara itu, National Retail Federation melaporkan bahwa lebih dari setengah konsumen akan menggunakan smartphone mereka saat berbelanja selama liburan, dan sekitar 63 persen pemilik tablet  melakukan hal yang sama.

Sumber: Editor’s Note by Burhan Abe, MALE 112 http://male.detik.com 

No comments:

Post a Comment