Thursday, January 15, 2015

The Fullerton Bay Hotel, Heritage and Modernity

Arrival Area
Banyak hotel mewah, tapi sedikit yang mempunyai karakter kuat. Salah satunya adalah The Fullerton Bay Hotel, Singapura. Berlokasi di tepi pantai yang strategis, hotel yang dibangun pada 2010 ini menawarkan arsitektur dan interior artistik dan mewah, lengkap dengan pemandangan kota yang menakjubkan.

Facade
Main Lobby
Kendati terletak di pusat bisnis yang paling ramai di Singapura, namun hotel ini menghadirkan nuansa tenang bagi para tamu. Hotel berada di sepanjang Colleyer Quay, pelabuhan bersejarah di Singapura. Esplanade, Theatres on the Bay, berada dalam jarak berjalan kaki dan Raffles City Shopping Mall, Marina Square Shopping Mall, serta Suntec Convention Cente, bisa dicapai sekitar 10 menit berjalan kaki. Hotel ini berjarak hanya sepelemparan batu dari Merlion Park.

The Fullerton Bay Hotel mempunyai desain yang unik dan glamor, hasil karya desainer jenius Andre Fu dan LCL Architects ini menampilkan sejarah Singapura, menggunakan peta laut gaya vintage dan seni kontemporer di dalam ruangan hotel ini, mencerminkan kebanggaan akan warisan sejarah dan modernitas kota.

Presidential Suit
The Landing Point
Di lobi seluas 17 meter persegi para tamu disambut oleh  resepsionis 24 jam dan layanan check-out. Sama seperti hotel berbintang lima lainnya, fasilitas yang tersedia juga sangat lengkap, termasuk kotak deposit, fasilitas penukaran mata uang, akses lift dan bar, dan seterusnya. Pendeknya, hotel ini memberikan pelayanan dan hospitality kelas tinggi.

The Fullerton Bay Hotel memiliki total 100 kamar, termasuk 5 suite dan sebuah Presidential Suite yang mewah, lengkap dengan pemandangan ke Marina Bay dari masing-masing balkon. Jika Anda sempat ke luar kamar, kunjungi juga Lantern, bar di atap Fullerton yang stylist dan mewah.

LCL Architects berhasil menciptakan suasana kelas utama, yang tercermin dari penggunaan bahan interior kamar maupun tiga restorannya. Kamar-kamar itu ditata dengan interior rosewood yang mengkilap, tirai berkisi, kulit dan tembaga, dengan dominasi palet warna alami, serta lampu gantung dan lantai marmer mosaik Italia yang menyambut di lobi.

The Cliffort Pier
Rooftop Infinity Pool
Keajaiban arsitektur hotel ini menjadi sempurna manakala kita menengok ke arah perairan teluk dengan pemandangan mempesona cakrawala kota Singapura. Kehadiran Fullerton membuktikan bahwa Singapura masih menjaga pesona klasik di balik predikat negara modern yang melekat hingga kini. (Abe)

MALE Digital Magazine 116 http://male.detik.com

No comments:

Post a Comment