Monday, March 16, 2015

Independence Movie


Produksi film bukan hal yang sederhana. Di atas kertas, pembuat film bisa berbuat banyak jika berkolaborasi dengan rumah produksi besar, misalnya, menyangkut permasalahan klasik: ongkos produksi.

Meski bekerja sama dengan rumah produksi besar, pembuat film tak dapat langsung bekerja sesuai dengan aturan sendiri. Sebab, kerja sama itu terikat oleh aturan yang wajib dipatuhi dalam hal produksi, termasuk pengambilan keputusan yang harus mengikutsertakan rumah produksi.

Beberapa pembuat film merasa puas dengan kerja sama yang dilakukan, tapi tidak sedikit yang kecewa terhadap kolaborasi tersebut. Kebebasan menjadi hal utama yang tidak terbantahkan. Padahal kerja sama itu mengamputasi sebagian kebebasan tersebut. Namun ceritanya berbeda bila sutradara atau si pembuat film adalah nama terkenal, yang menjadi jaminan komersial.

Maka tak sedikit sineas yang mengambil jalur independen. Di sini mereka dapat menumpahkan semua ide tanpa ada gangguan dan batasan dari pihak ketiga. Cara ini hanya bertumpu pada kebebasan murni sineas dalam berkreasi, dan tentunya tak memikirkan kepuasan penonton atau hitungan komersial.

Kebebasan menghasilkan film yang sesuai dengan keinginan, baik dari segi cerita, tema, maupun tampilan visual, adalah idaman para sineas. Inilah kelebihan film maker, yang dinilai memberi tontonan alternatif yang berbobot.


Belakangan jalur indie menarik minat kalangan penikmat atau industri film. Padahal pembuat film itu berjalan dengan segala keterbatasan dan perangkat.  Hal inilah yang menjadikan film independen memiliki rasa yang berbeda dengan karya dari studio besar. Keberagaman genre cerita memungkinkan penonton mendapat pengalaman yang berbeda dari setiap visi pembuat film dengan idealismenya masing-masing.

Yang paling menarik adalah tidak adanya judgment pada film yang diputar. Pendistribusian karya dilakukan secara mandiri. Film indie menjadi alternatif tontonan yang kadang jarang dihasilkan rumah produksi besar dengan segala kemewahannya.

Sumber: MALE Zone, MALE 125 http://male.detik.com

No comments:

Post a Comment