Wednesday, July 08, 2015

Game Buatan Indonesia


DUNIA game berkembang pesat seolah tak ada jeda. Berbagai inovasi yang ditampilkan oleh produsen game bertujuan memberi pengalaman gaming yang berbeda, baik dari segi kemampuan, fitur, maupun cara atau gameplay yang terus dikembangkan. Namun hal itu akan menjadi sia-sia jika tidak didukung oleh software-nya. Maka muncullah game berkualitas tinggi untuk memaksimalkan potensi perangkatnya. 

Meski banyak kendala yang dihadapi, dunia game tetap bergulir dengan pasti. Di Indonesia khususnya, menjamurnya tempat bermain game dan hadirnya smart device lebih memudahkan serta mendekatkan penikmatnya pada hiburan ini. 

Namun, harus diakui peran Indonesia di dunia game masih sebatas konsumen, yang menikmati segala keindahan yang dihadirkan oleh developer luar negeri. 

Hal itu sangat disayangkan, mengingat Indonesia memiliki sumber daya manusia yang punya kemampuan melakukannya. Tapi mewujudkan mimpi harus dengan melewati berbagai kendala yang ada, seperti memperbaiki citra buruk game dan menyediakan perangkat untuk menciptakannya yang masih tergolong mahal. Di tengah gencarnya inovasi developer Barat dan Asia yang terus mengalir ke Tanah Air, developer lokal seakan belum mampu memperlihatkan potensinya. 

Memang jauh berbeda dengan apa yang terjadi dalam industri hiburan lainnya, Indonesia belum memiliki sejarah yang kuat dalam industri game. Lain halnya Jepang, yang berhasil menciptakan berbagai ciri khas hingga hadirlah tokoh ikonik seperti Mario Bros, yang membuat Negeri Sakura selalu menjadi sorotan dunia saat membahas dunia game. 


Developer Lokal Terbantu Smartphone 
Meskipun butuh waktu lama, developer Indonesia muncul juga. Diharapkan karyanya bisa mendapat respons positif dari kalangan penikmat game. Peluang pun semakin terbuka dengan hadirnya perangkat komunikasi dengan teknologi baru, yang memudahkan developer lokal memperlihatkan karyanya. 

Dalam kurun yang cukup lama, dunia game didominasi oleh perangkat konsol dan PC. Kemudian mulai hadir portable game device, yang terus berkembang. Namun saat itu developer lokal sulit terjun dan bersaing dengan developer ternama yang lain. Kesulitan meliputi berbagai aspek muncul menyangkut karya yang bisa dinikmati oleh konsumen. 

Momen puncak kehadiran berbagai game lokal adalah saat munculnya smartphone. Telepon seluler pintar dengan sistem operasi yang memfungsikannya lebih dari alat komunikasi itu memiliki potensi yang sama saat disematkan aplikasi game di dalamnya. 

Pasar game konsol dan PC memang masih terbatas, dan sulit menjadikannya bisnis menguntungkan bagi developer lokal. Adapun pasar smartphone, dari sudut pandang developer game lokal, lebih memberi prospek yang nyata dengan regulasi yang tidak terlalu sulit. Apalagi hadir sistem operasi Android besutan Google, yang menyediakan cara dan aturan yang lebih fleksibel bagi developer saat memperkenalkan karyanya. 


Menjawab Tantangan Industri Game 
Mobile game dalam smartphone memang berkembang pesat, tapi dua platform yang sudah lama ada dalam industri game, PC dan konsol, tak berarti tidak disentuh. Game konsol masih terasa sulit direalisasi dalam waktu dekat, karena regulasi dan cara menciptakannya membutuhkan proses yang panjang. Selain itu, jumlah SDM yang dibutuhkan mengerjakannya banyak. 

Berbeda halnya dengan PC, karena sudah ada karya nyata yang dihasilkan, bahkan mendapat respons positif dari gamer Indonesia dan dunia. Contohnya, game DreadOut, karya developer lokal Digital Happiness, yang menunjukkan kemampuan anak bangsa. 

Game bergenre horor itu tidak hanya menampilkan makhluk menakutkan. Dengan konsep dan cerita yang cocok, DreadOut menawarkan game yang berhasil menciptakan rasa takut bukan hanya bagi gamer Indonesia, tapi juga dunia. Berbagai situs game internasional memberi respons positif saat mencoba memainkan DreadOut. Meskipun kualitas grafisnya dinilai tak seindah game besutan developer besar, DreadOut berhasil memberi rasa nyaman saat bermain dan menciptakan rasa takut pada pemainnya.


Contoh lainnya selebritas YouTube di dunia game yang dikenal berkat review game-nya. PewDiePie, yang dikenal dengan review game-nya, memperlihatkan kekagumannya terhadap DreadOut. Bahkan ia menunjukkan ekspresi wajah ketakutan saat bermain dan bertemu dengan deretan hantu khas Indonesia.

Sumber: MALE Zone, MALE 143 http://male.detik.com

No comments:

Post a Comment