Saturday, April 15, 2017

When Good Things Come in Threes


Chef De Cuisine Chef Beno Wicaksana, Executive Chef Gaetan Biesuz, dan Executive Pastry Chef Robby Motota

The St. Regis Langkawi Resort memperkenalkan “raja-raja dapur” yang baru saja ditunjuk. Executive Chef Gaetan Biesuz, Executive Pastry Chef Robby Motota, serta Chef De Cuisine Beno Wicaksana menggabungkan talenta mereka untuk menciptakan pengalaman bersantap di berbagai suasana yang memukau.

Ketika pembukaan The St. Regis Langkawi diumumkan, sebagai brand St. Regis yang pertama di Malaysia serta resor mewah yang pertama dibuka setelah satu dekade di Langkawi, antusiasme bagi pengalaman baru sangat dinantikan oleh pelancong di daerah ini, khususnya ketika resor ini secara langsung mendukung inisiatif biro turisme Langkawi, untuk menjadikan Langkawi sebagai tempat tujuan wisata yang mewah. Antusiasme ini dibawa lebih jauh oleh Kayu Puti, restoran spesial yang berdiri dengan anggun diatas laut yang berkilauan, didesain oleh Bill Bensley.




Di tahun 2017, Kayu Puti telah memiliki team baru, dan seperti yang dibilang, hal-hal baik datang dengan jumlah tiga. Menggabungkan kemampuan 3 chef handal dibawah kepemimpinan yang dinamis dari Executive Chef Gaetan, ketiga maestro ini telah menciptakan menu yang menarik dimana budaya Timur bertemu dengan budaya Barat, diatas laut. Dengan lokasi yang menakjubkan dan intim di pantai pribadi, Kayu Puti adalah pusat dimana bahan-bahan pilihan bertransformasi menjadi maha karya gastronomi. Kayu Puti menyajikan makan malam dengan pengaruh Asia, yang terdiri dari tradisi regional yang dijaga, serta resep keluarga yang telah di update dengan teknik kontemporer.

Executive Chef dari Perancis, Gaetan Biesuz, membawa pengalaman kelas dunia ke The St. Regis Langkawi, setelah bekerja di berbagai dapur di Inggris, Amerika, Dubai dan yang terakhir, Thailand. Filosofi makanan Chef Gaetan, berakar dari keluarga sederhana, dimana makanan yang lezat menjadi pusat kehidupan, dengan konsep yang menghormati akar budaya. Chef Gaetan percaya bahwa bahan bahan dasar yang dihargai, sekaligus menghargai tim nya, akan memberikan hasil yang maksimal. Menghargai lingkungan lokal, kebudayaan dan komunitas juga menjadi salah satu poin yang penting baginya. Hubungan dengan supplier local, dibangun berdasarkan rasa saling menghormati, dan ditunjukkan dengan memberikan pengakuan bagi para supplier ini di menunya. Sebagai chef, Gaetan merasa bahwa hal terpenting adalah kesempatan untuk bekerja dengan produsen berkualitas yang menyediakan, buah segar, sayuran ataupun makanan laut.

“Filosofi masak saya adalah untuk menghormati, dan merawat bahan-bahan baku, agar mereka dapat memberikan kita hasil terbaik yang dituangkan dalam masakan yang akan diingat seumur hidup oleh orang yang merasakannya,” kata Executive Chef Gaetan Biesuz.

Lobby
Indonesian born Chef De Cuisine Beno Wicaksana has extensive experience in some of Indonesia’s top 5-star hotel and resort kitchens. Growing up, he was influenced by his culinary family and developed his philosophy that cooking is a form of honest expression. Chef Beno shares the love of using the freshest ingredients sourced from local suppliers, with his favourite dish to prepare at The St. Regis Langkawi being the regional classic Asam Pedas black cod.

Chef De Cuisine kelahiran Indonesia Beno Wicaksana, memiliki pengalaman panjang di beberapa hotel dan resor top bintang 5 di Indonesia. Tumbuh dan berkembang, Beno Wicaksana terinspirasi dari keluarga kuliner nya dan mengembangkan filosofi bahwa memasak adalah ungkapan yang jujur. Chef Beno berbagi cintanya dengan menggunakan bahan dasar paling segar yang didapatkan dari supplier local. Masakan favoritnya untuk disiapkan di The St. Regis Langkawi adalah hidangan klasik regional Ikan Kod Asam Pedas.

 
Gourmet Deli


L'Orangerie
“Jika saya dapat berbagi kecintaan saya untuk memasak dan memberikan pengaruh positif bagi orang lain melalui makanan dan minuman, maka saya telah melakukan pekerjaan saya sebagai seorang chef,” kata Chef De Cuisine Beno Wicaksana. “Tujuan saya adalah memperkenalkan kualitas makanan dengan standard terbaik, menjadikan Langkawi sebagai destinasi bersantap yang eksepsional.”

Juga berasal dari Indonesia, Executive Pastry Chef Robby Motota telah berkreasi melalui makanan kecil di berbagai hotel mewah dari Indonesia, Maldives, Qatar, Dubai dan Thailand. Dari usia muda, ia telah bersemangat membuat kue dan pastry, dan akhirnya membawa pengalaman yang luas serta dedikasi untuk membuat masakan tradisional seperti Nagasari, dimana dia memberikan twist modern yang unik. Chef Robby memiliki personaliti yang menarik, membantunya untuk meredefinisi kultur di dapur The St. Regis Langkawi, di mana team dapur adalah sebuah keluarga besar yang berbahagia.

“Saya percaya bahwa menyelaraskan kebudayaan lokal melalui bahan dasar dan masakan mereka dengan teknik masak modern.” Kata Executive Pastry Chef Robby Motota. “apa yang menjadi tujuan kami adalah menciptakan kualitas pastry terbaik, dan makanan yang dimasak dengan teknik baking yang kreatif secara visual dan sangat lezat.”


Kayuputih
Terletak di ujung selatan pulau yang dikenal sebagai “Permata Kedah,” The St. Regis Langkawi adalah surga tersembunyi dimana ketenangan bertemu dengan kemewahan. Puncak keeleganan, resort bintang 5 mewah di Langkawi ini adalah tempat berlibur yang menawarkan kehidupan pulau yang menakjubkan, di antara lingkungan hutan hujan berusia ribuan tahun dengan flora dan faunanya, serta disempurnakan dengan gemerlapnya Laut Andaman berwarna biru muda. Akomodasi yang tak mengenal kompromi ini dibangun dengan 85 suite, serta 4 villa di atas air, dan tiap ruangnya didesain dengan anggun dan detail artistik yang mengutamakan kenyamanan, tidak ada yang hal yang dikorbankan untuk memastikan para tamu mendapatkan pengalaman terbaik resort di tepi pantai yang ada di pulau Langkawi

Untuk info lebih lanjut silakan kunjungi stregis.com/langkawi



Kayuputih
Mengenai St. Regis Hotels & Resorts
Menggabungkan kemewahan klasik dan sensibilitas modern, St. Regis berkomitmen untuk memberikan pengalaman tak tertandingi di lebih dari 35 hotel dan resor mewah di lokasi terbaik di seluruh dunia. Sejak pembukaan St. Regis hotel pertama di Kota New York lebih dari satu abad lalu oleh John Jacob Astor IV, St. Regis telah mampu berkomitmen dengan servis layanan personal tak tertandingi bagi semua tamunya, diberikan tanpa cela oleh layanan signatur St. Regis Butler Service. Brand ultra-mewah Starwood ini akan mengembangkan peninggalannya di lebih dari 50 hotel pada tahun 2020.

No comments:

Post a Comment