Thursday, August 10, 2017

MEIKARTA – The World of Ours


Meikarta adalah kota baru yang di bangun oleh pengembang Lippo, merupakan proyek terbesar yang pernah di bangun oleh Lippo. Meikarta sendiri memiliki desain, infrastruktur dan kecanggihan berskala internasional dan bisa menjadi kota terindah dan terlengkap di Asia Tenggara. Kota ini dibangun oleh Lippo group dengan total nilai investasi mencapai  Rp278 triliun.

Lippo Group akan melengkapi kota baru MEIKARTA dengan sejumlah fasilitas modern yang memanjakan penghuninya. Berdiri diatas lahan 2.200 hektar Meikarta akan memiliki 100 gedung pencakar langit, mulai dari office tower, apartemen Meikarta, shopping mall, rumah sakit, sekolah, hingga hotel bintang 5 townshop baru.

Lokasi
Proyek ini menempati lahan seluas 500 hektar di bagian paling timur Cikarang, Bekasi, Jawa Barat, yang merupakan lokasi tengah-tengah antara Jakarta-Bandung di mana 60% ekonomi nasional berada di kawasan Jakarta, Bogor, Tangerang, Bekasi, Bandung. Cikarang sendiri merupakan pusat industri di Indonesia, banyak bermukim perusahaan-perusahaan nasional dan multinasional.

Dikelilingi oleh 500 perusahaan, 100.000 business owner, dan sekitar 100.000 manajer. Ekspatriat Jepang dan Korea, dan ratusan ribu karyawan perusahaan industri di kota Cikarang, Meikarta akan menjadi kota termegah, terlengkap dan terpenting di Indonesia.

Di Merikarta akan ada lima pilar dan pusat inovasi yang akan dibangun di Meikarta, yakni innovative infrastructure and transportation, high tech CBD and research hub, business and commercial hub, green sustainable living, dan center for the arts, culture and education.

Lippo mengklaim kota modern ini akan tumbuh seiring dengan rencana pemerintah menjadikan koridor Jakarta—Bekasi—Cikarang—Bandung sebagai ‘Shenzhen’ di Indonesia. Nantinya, kawasan itu juga akan dilalui sejumlah infrastruktur dan moda transportasi publik yang memudahkan penghuninya beraktivitas. “Akan ada kereta api cepat Jakarta—Bandung, Patimban Deep Seaport, bandar udara Kertajati, monorail, dan tol Jakarta—Cikampek elevated highway,” isi siaran pers Lippo, Kamis 4 Mei 2017.

Lippo akan menawarkan produk properti di kawasan MEIKARTA dengan harga di bawah Rp12,5 juta per meter persegi, dan menawarkan kredit kepemilikan rumah atau apartemen dengan tenor hingga 15 tahun dan bunga 7,75 persen.

Perusahaan juga akan menawarkan fasilitas booking fee senilai Rp 2 juta, dengan uang muka 10 persen dari total harga produk yang ingin dimiliki Lippo pun meyakini  MEIKARTA akan menjadi alternatif investasi yang menguntungkan di Asia Tenggara, dengan berbagai fasilitas yang ada.

CEO Lippo Group, James Riady, mengatakan pengembangan kota baru ini didukung investasi mitra global, di antaranya kelompok Mitsubishi, Toyota, dan Sanko Soflan. Kota baru di Cikarang, kata James, berada di jantung ekonomi nasional koridor Jakarta-Bandung.

Selain itu, 60 persen perekonomian nasional berada di kawasan Jakarta-Botabek-Bandung. Dia menambahkan, dalam 15-20 tahun ke depan, jumlah penduduk di pusat Bekasi-Cikarang akan mencapai 20 juta orang. "Berarti di sinilah keseluruhan pusat perekonomian nasional," ujarnya.


Tahap Pertama
Dalam pembangunannya, Meikarta melakukan tahap pertama pembangunan di atas lahan seluas 22 juta m² di luar lahan parkir yang rencananya akan d bangun selama tiga tahun. Pada pembangunan tahap pertama ini juga, akan ada 400.000 rumah yang ditargetkan akan selesai tahun 2020 serta 50 gedung siap huni mulai 2018 mendatang.

Pekerjaan fisik dimulai sejak Januari 2016 dengan membangun 200 gedung, masing-masing terdiri atas 35-46 lantai. Proyek ini diperkirakan akan menyedot 85.000 tenaga kerja. “Kalau sudah lengkap menjadi kota baru, tenaga kerja yang terserap 6-8 juta orang,” katanya.

Menurut James, Meikarta akan menjadi bagian dari solusi kemacetan, kepadatan, dan tekanan sosial lain di Jakarta. 

No comments:

Post a Comment