Tuesday, September 09, 2014

Living Lobby Art Exhibition 2014 @ Conrad Bali


Pameran yang dipersembahkan oleh kumpulan bakat dari seniman asal Bali yang karyanya terinspirasi dari lingkungan eksotis mereka berlanjut dengan edisi kelima oleh peraih penghargaan Living Lobby Art Exhibition 2014 di Conrad Bali.

Pameran 'Living Harmony' dari pelukis ternama Nyoman Sutarja Pandi akan digelar di East Art Gallery yang baru di Conrad Bali, dari 29 Agustus sampai 2 Oktober, sebagai bagian dari perayaan bakat-bakat terbaik anak muda dan master di Bali, sekaligus hari jadi ke 10 dari kemampuan resor menyediakan para tamu otentisitas pengalaman di Bali.

General manager Conrad Bali Jean-Sébastien Kling berkata: "Kami sangat senang dengan respon untuk pameran ini, termasuk dari para tamu, penduduk lokal dan turis secara umum. Kami telah lama mendamakan ruangan yang dapat menjadi sarana bagi seniman-seniman terbaik di Bali sehingga mereka bisa menyampaikan keunikan mereka dan kami memercayainya.

Anak laki-laki ketiga dari empat beraaudara yang lahir pada 1980, hubungan Pandi dengan Bali dapat dirunut semasa kecilnya ketika ia bermain dengan tiga saudara laki-laki lainnya di lembah sungai sekitar sawah padi milik keluarganya di Ubud Kaja. Ayahnya juga merupakan pelukis tradisional dan pada usia muda, Pandi mulai meniru ekpresi seni ayahnya.

Terinspirasi oleh Ayahnya, Pandi mendengarkan suara hatinya dan meninggalkan sekolah saat berusia 14 tahun untuk menjadi seniman. Mendapatkan uang dengan berjualan tiket masuk pertunjukan seni lokal, ia mempelajari Bahasa Inggris dasar dari wisatawan.

Saat berusia 16 tahun, ia berkomitmen menggapai mimpinya menjadi seorang seniman. Selain mencintai melukis, ia juga senang membuat karya patung dan instalasi.

Di Living Harmony, Pandi mengeksplorasi energi keluarganya. Lukisan-lukisannya mudah dikenali dari tingkah laku khas anak-anak, motif abadi manusia yang hidup dengan harmoni di linkungannya. Bagi Pandi , hubungan tersebut murni dan penuh cinta kasih.

Ekspresi spontannya terdiri atas burung, pohon dan bunga. Komposisi seimbang mencerminkan sensitivitas feminin yang kuat. Figur penuh dalam pewarnaan lembut tampak padu dan meneduhkan mata.

"Saya sering kesulitan mendeskripsikan hasil karya saya," ujarnya. "Saya suka membiarkan mereka menilainya sendiri. Tapi saya rasa ada perasaan suka dan menyatu tentang rumah saya yang hadir melalui hasil karya saya. Beberapa orang berpendapat memiliki keeleganan yang sederhana. Saya suka itu."


Untuk informasi dan berita lebih lanjut mengenai kegiatan di Living Lobby Art Conrad Bali, silakan kunjungi http://news.conradhotels.com/bali

1 comment:

  1. salam hangat dari kami ijin informasinya dari kami pengrajin jaket kulit

    ReplyDelete