Dari French Riviera ke Phu Quoc: Misi Rasa Chef Olivier Elzer di Pink Pearl

“Ini tentang keseimbangan antara kemewahan dan kehangatan. Saya ingin orang-orang datang, tertawa, mencicipi, dan merasa seperti di rumah—walau mereka sedang duduk di salah satu restoran paling ikonik di Phu Quoc,” kata Olivier.

Dipadukan dengan Anggur Kelas Dunia

Setiap sajian dipasangkan dengan anggur pilihan dari Bertrand Lutaud, seorang Master Sommelier yang memiliki latar belakang mengesankan di dunia wine bintang Michelin. Dengan pilihan dari kebun-kebun anggur ternama di Burgundy hingga Languedoc, Bertrand menghadirkan sensasi pairing yang menyempurnakan pengalaman makan malam Anda.

Lebih dari Sebuah Makan Malam

Di balik segala kemewahan, Chef Olivier membawa misi yang lebih dalam. Lewat Pink Pearl, ia ingin memperkenalkan gaya bersantap yang inklusif—di mana teknik klasik berpadu dengan kearifan lokal. Bahan-bahan seperti seafood segar dari nelayan Phu Quoc atau sayuran dari petani setempat menjadi bagian penting dari menu, menguatkan konsep gastronomi berkelanjutan.

“Bintang Michelin bisa diraih, tapi yang abadi adalah rasa yang menyentuh hati,” tutupnya.

Titik Temu Antara Timur dan Barat

Pink Pearl kini berdiri sebagai jembatan antara dunia lama dan dunia baru. Antara rasa nostalgia dan inovasi. Antara warisan dan masa depan. Dan Chef Olivier Elzer—dengan segala kecerdasannya—berhasil menjadikan restoran ini bukan hanya tempat bersantap, tapi juga tempat mengenang, merayakan, dan merasakan hidup dalam bentuk terbaiknya. (Burhan Abe)

INFO TAMBAHAN
📍 JW Marriott Phu Quoc Emerald Bay Resort & Spa
📅 Reservasi & info: jwmarriottphuquoc.com
📸 Ikuti kisahnya di @jwmarriottphuquoc

Related Stories

spot_img

Discover

Kemewahan yang Tersisa: Ruang

Ada masa ketika kemewahan diukur dari apa yang bisa dipamerkan: jam tangan Swiss, mobil...

Api, Laut, dan Kaiseki: Maret yang Menggoda di Trisara

Di sepanjang pantai barat laut Phuket yang masih terasa liar dan sunyi, berdiri sebuah...

Memori Perusahaan yang Tak Boleh Hilang

Mengapa organisasi cerdas tidak hanya bekerja—tetapi juga mengingat. Oleh Eileen Rachman dan Emilia Jakob Perusahaan besar...

Aman-i-Khás 2026

Maskulinitas yang Tenang di Tepi Belantara Rajasthan Di dunia yang makin berisik, kemewahan sejati justru...

Ketika Redaksi Berhadapan dengan Algoritma

Suatu pagi di ruang redaksi, rapat tak lagi dimulai dengan pertanyaan klasik: “Apa yang...

Bukan Anak IT? Bagus. Justru Itu Keunggulan Anda.

Ada mitos yang terlalu lama kita pelihara: dunia digital adalah wilayah eksklusif para programmer,...

Popular Categories

Comments

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here