100 Hari Perjalanan Magis: Banyan Group Rayakan Properti ke-100

Ada momen dalam hidup saat sebuah perjalanan terasa lebih dari sekadar perjalanan. Saat langkahmu menapaki jalan setapak hutan hujan di Mandai Rainforest Resort by Banyan Tree, kamu tidak hanya berjalan di antara pepohonan—kamu menyelami sejarah, budaya, dan hati manusia yang membentuk tempat ini. Inilah inti dari 100 Journeys, perayaan global Banyan Group selama seratus hari menjelang pembukaan properti ke-100 mereka.

“Ketika saya pertama kali memasuki resor ini, udara segar hutan hujan terasa seperti pelukan alam,” ujar Clara, seorang tamu dari Eropa. “Setiap detail, dari suara burung hingga aroma tanah basah, membuat saya sadar bahwa perjalanan ini bukan tentang kemewahan semata, tapi tentang koneksi.”

Modal Gajet Jadi Cuan: 10 Cara Praktis Hasilkan Uang dari Internet

Dari Phuket ke Mandai: Sebuah Legasi Keramahtamahan

Perjalanan Banyan Group dimulai di Phuket lebih dari tiga dekade lalu. Resor pertamanya menandai lahirnya visi tentang hospitality yang berfokus pada makna dan pengalaman. Kini, 100 properti di 12 merek dan 20 destinasi melanjutkan janji itu: menghadirkan perjalanan yang merangkul manusia, tempat, dan cerita di balik setiap sudut.

“Kami ingin tamu tidak hanya datang, tapi juga ikut merasakan dan menjaga setiap destinasi,” kata Ren Yung Ho, Wakil Direktur Utama Banyan Group.

100 Discoveries: Menemukan Dunia dengan Mata Baru

Bayangkan pagi di Banyan Tree Ringha, di mana tanganmu membentuk tembikar hitam Tibet sambil berbincang dengan pengrajin lokal. Sore harinya, kamu bisa memasak hidangan khas Phuket di Cassia, atau bermeditasi di kuil Kyoto dekat Banyan Tree Higashiyama. Di AlUla, batu-batu purba menceritakan jutaan tahun sejarah, sementara di Vietnam, sawah bertingkat emas di Garrya Mu Cang Chai seakan menari bersama matahari.

Di Maladewa, tamu menyelam ke bangkai kapal dan menemukan kehidupan laut yang menakjubkan; di Mandai, lokakarya alam dan fotografi mengajarkan kita menatap dunia dengan cara baru. Setiap pengalaman dirancang untuk membangkitkan rasa ingin tahu, memperdalam pemahaman budaya, dan membiarkan tamu menemukan versi baru diri mereka.

Nulis Cepat Anti Ribet: Rahasia Menyusun Buku dengan ChatGPT

“Saya tidak hanya belajar tentang budaya lokal, tapi juga tentang kesabaran, kesadaran, dan rasa hormat terhadap alam,” kata Reza, seorang tamu dari Indonesia, setelah mengikuti eco-walk di Angsana Corfu.

Related Stories

spot_img

Discover

Hennessy Menyambut Tahun Kuda dengan Koleksi Edisi Terbatas yang...

Ada merek yang merayakan Tahun Baru Imlek sekadar dengan mengganti kemasan. Ada pula yang...

Musim Baru di Amanpulo

Ketika Angin Amihan Kembali, dan Gaya Hidup Bergerak Lebih Tenang Ada tempat yang tak perlu...

Tempat Nongkrong Baru Buat Orang yang Nggak Cuma Mau...

Seminyak itu keras. Panas, cepat, penuh distraksi. Kalau lo ke sini cuma buat tidur...

KLEO Seminyak: Ruang Sosial Baru di Jantung Seminyak

Di Seminyak, hotel tak lagi sekadar tempat singgah. Ia menjadi ruang hidup—tempat ide, tubuh,...

Si Paling Tahu

Oleh Eileen Rachman dan Emilia Jakob Di setiap lingkar pertemanan—dan hampir pasti di setiap kantor—selalu...

Bulan Madu di Saudi: Romansa Kelas Sultan, Sensasi Kelas...

Lupakan sejenak Bali, Maldives, atau Paris yang itu-itu saja. Untuk pasangan Indonesia yang ingin...

Popular Categories

Comments

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here