“Kemitraan ini memperkuat rasa komunitas KLEO, mengubah Seminyak dari sekadar destinasi menjadi lingkungan untuk menjadi bagian di dalamnya,” ujar Christiane Ferger, General Manager KLEO Seminyak. “Desain yang baik bukan hanya soal estetika, tetapi bagaimana orang hidup, bergerak, dan terhubung di dalam serta sekitar sebuah ruang.”
Shaken, Not Stirred: The Martini Manifesto
Lebih dari Sekadar Hotel
Dengan 60 kamar yang dirancang secara estetis dan ruang sosial seperti Rooftop Social bernuansa Riviera, KLEO Seminyak menegaskan posisinya sebagai hotel butik yang peka terhadap zaman. Ia bukan mencoba menjadi yang paling mewah, tetapi yang paling hidup.

Di sini, wellness terasa ringan, kreativitas hadir tanpa pretensi, dan koneksi sosial tumbuh secara organik—tepat seperti Seminyak seharusnya dirasakan.
Untuk informasi aktivitas dan pembaruan terbaru, kunjungi @KLEOSeminyak di Instagram atau kleoseminyak.com.
Jakarta Unfiltered: The Smart Guide to Southeast Asia’s Loudest Capital

