Pembukaan Kembali Sea Grain Restaurant & Bar

Restoran ini menyajikan pengalaman baru dengan hidangan fusion yang lezat

DoubleTree by Hilton Jakarta – Diponegoro mengumumkan pembukaan Sea Grain Restaurant & Bar, yang kali ini menyambut kembali para tamu dengan konsep, penawaran dan pengalaman unik yang serba baru.

Andre A. Gomez, regional general manager Hilton Indonesia & Timor Leste berkata, “Dalam beberapa tahun terakhir ini, antusiasme masyarakat dalam mencari pilihan kuliner menarik dengan hidangan terbaik terus meningkat. Karenanya, kami dengan senang membuka kembali Sea Grain Restaurant & Bar untuk menyediakan pengalaman bersantap yang baru di Jakarta. Restoran ini akan menjadi destinasi kuliner yang menawarkan perpaduan menggiurkan antara santapan ala Barat dengan rasa lokal dan memberikan pelayanan khusus yang sesuai dengan keinginan setiap tamu.”

Terletak di lantai 3, restoran ini menyajikan pengalaman bersantap dalam nuansa kontemporer yang cocok untuk segala acara – baik untuk makan siang yang mewah, makan malam berdua, atau minum bersama teman setelah beraktivitas. Para tamu dapat menikmati area di dalam ruangan yang elegan dengan suasana nyaman, atau bersantai di area luar ruangan dengan udara segar dan pemandangan kota Jakarta. Bagi pengunjung yang mencari area yang lebih eksklusif dapat memilih salah satu dari dua ruang makan pribadi.

Duck Leg Confit

Menawarkan makanan dan minuman baru, Sea Grain Restaurant & Bar kali ini mempersembahkan kenikmatan masakan ala Barat dengan sentuhan rasa lokal, menghasilkan hidangan fusion yang unik dan inovatif. Semua menu baru ini dikurasi secara khusus oleh Chef de Cuisine Rendy Reynaldi, mempersembahkan bakatnya dalam masakan otentik Indonesia dan keahliannya dalam kuliner Barat.

Tomahawk

Makanan khas persembahan restoran ini menggunakan bahan-bahan lokal berkualitas tinggi, di antaranya adalah Grilled Squid dengan bumbu kecombrang, tomat dan jeruk, Duck Leg Confit dengan jus andaliman, Sea Bass dengan saus kunyit lembut, Oxtail Balado Pizza dan sebagainya. Hidangan favorit para tamu juga dihadirkan kembali, yaitu Tomahawk dengan daging wagyu premium Australia seberat 1,5 kg.

Related Stories

spot_img

Discover

Paskah Tanpa Drama di Regent Bali Canggu

Easter, But Make It Coastal Cool Lupakan Paskah yang terlalu sakral sampai terasa kaku, atau...

Paskah, Tapi Dibikin Lebih “Hidup” di Ubud

Ada dua cara merayakan Paskah: yang pertama, duduk manis, makan telur cokelat, selesai. Yang...

Whispers of the Sea

Paskah yang Lebih Intim di Belitung Ada dua tipe orang saat libur panjang: mereka yang...

Songkran Without the Chaos, Easter Without the Rules

Di Phuket, April biasanya identik dengan dua hal: percikan air di setiap sudut kota...

Paskah yang Tidak Biasa: Malam Eksperimental Chef Blake Thornley

Ubud selalu punya cara sendiri untuk merayakan sesuatu—lebih sunyi, lebih dalam, dan seringkali, lebih...

Beyond Brunch: Paskah yang Lebih Intim di Jimbaran

Di Bali, perayaan tak pernah sekadar perayaan. Ia selalu punya lapisan rasa—budaya, estetika, dan...

Popular Categories

Comments

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here