Banyan Group Menandai Tonggak Sejarah Properti ke-100 dengan “100 Journeys” — Sebuah Perayaan Global Selama 100 Hari

Tiga dekade setelah menghadirkan resort pertamanya di Phuket, Banyan Group bersiap menulis bab baru dalam sejarah hospitalitas global. Menjelang pembukaan resmi Mandai Rainforest Resort by Banyan Tree di Singapura pada akhir November 2025—resor ke-100 dalam portofolionya—kelompok independen ini meluncurkan 100 Journeys, sebuah perayaan selama 100 hari yang menjelajah lintas benua, budaya, dan komunitas.

Lebih dari sekadar hitungan angka, pencapaian ini adalah refleksi dari filosofi Banyan Group: perhotelan yang berakar pada makna, merawat manusia dan alam, serta merayakan warisan lokal. Dari keheningan meditatif kuil di Kyoto, kerajinan tanah liat hitam Tibet, hingga menyusuri terasering emas Mu Cang Chai di Vietnam, setiap properti menyuguhkan pengalaman otentik yang menghubungkan pelancong dengan jiwa destinasi.

Bacaan Menarik: Jakarta After Dark

Puncak perayaan akan berlangsung di Singapura pada 27 November – 3 Desember 2025, saat Mandai Rainforest Resort membuka pintu dengan festival sepanjang sepekan. Tamu undangan dan publik akan diajak menelusuri hutan hujan lewat discovery trails, sesi wellbeing, hingga lokakarya fotografi yang merayakan keanekaragaman hayati.

Seluruh hasil penjualan tiket akan digandakan 1:1 oleh Banyan Group dan disalurkan ke President’s Challenge, mendukung organisasi sosial di Singapura.

“100 Journeys adalah tribut bagi komunitas yang membentuk kami sekaligus janji untuk terus menghadirkan pengalaman bermakna yang melekat di ingatan para tamu,” ujar Ren Yung Ho, Deputy Chief Executive Banyan Group. “Perjalanan bersama Banyan selalu berakar pada kepedulian—kepada manusia, tempat, dan tujuan.”

100 Discoveries: Menyelami Jejak Budaya

Setiap properti menghadirkan pengalaman unik yang mencerminkan karakter lokal. Dari bamboo rafting di Yangshuo hingga menyelam di reruntuhan kapal di Maladewa, dari eco-walk di Corfu hingga meracik masakan lokal di Phuket—semua dirancang untuk memicu rasa ingin tahu dan refleksi personal.

Jakarta Unfiltered: Panduan Jitu Menaklukkan Ibu Kota Paling Berisik

100 Impacts: Perjalanan dengan Makna

Melalui visi “Embracing the Environment, Empowering People”, Banyan Group mengintegrasikan praktik berkelanjutan dengan kehidupan sehari-hari destinasi. Inisiatifnya mencakup konservasi karang di Maladewa, pelepasan ribuan tukik di Bintan, hingga program mentorship untuk anak muda di berbagai komunitas.

Related Stories

spot_img

Discover

Hiliwatu, Ubud

Tentang Bukit, Batu, dan Keheningan yang Tidak Kosong Ubud tidak pernah benar-benar sunyi. Ia hanya...

Jurnalisme 2026: Ketika Mesin Tak Percaya, Manusia Tak Sabar

Oleh Burhan Abe Ada satu ironi besar dalam dunia jurnalisme hari ini: semua orang butuh...

Eri Maldives Kembali Dibuka: Eco-Chic Tanpa Basa-Basi, Mewah Tanpa...

Barefoot luxury, tapi dengan isi. Bukan sekadar liburan—ini soal cara hidup. Maladewa tak pernah kekurangan...

Hennessy Menyambut Tahun Kuda dengan Koleksi Edisi Terbatas yang...

Ada merek yang merayakan Tahun Baru Imlek sekadar dengan mengganti kemasan. Ada pula yang...

Musim Baru di Amanpulo

Ketika Angin Amihan Kembali, dan Gaya Hidup Bergerak Lebih Tenang Ada tempat yang tak perlu...

Tempat Nongkrong Baru Buat Orang yang Nggak Cuma Mau...

Seminyak itu keras. Panas, cepat, penuh distraksi. Kalau lo ke sini cuma buat tidur...

Popular Categories

Comments

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here