Banyan Tree Tembus 100 Resort dan Bawa Rainforest Vibes ke Singapura

Singapura baru saja naik level buat semua travel junkie: Banyan Tree buka resor ke-100 mereka—Mandai Rainforest Resort—dan merayakannya dengan Rainforest Festival pertama dari 27 November–3 Desember 2025.

Bayangin, seminggu penuh penuh alam, musik, kuliner, dan wellness… plus semua tiketnya donasi ke President’s Challenge. Sekalian jalan-jalan, sekalian berdampak.

Wine Not? Gaya Hidup di Balik Segelas Wine

Petualangan Instagrammable

Mulai dari Discovery Trail, jalan santai menembus arsitektur ramah lingkungan resor, sampe interaktif instalasi yang bikin nostalgia masa kecil, semuanya dirancang buat bikin feed Instagrammu meledak. Puncaknya? The Wishing Tree—pohon harapan yang berbunga seiring kontribusi pengunjung. Selfie? Sudah pasti. Vibe? Tak tergantikan.

Kuliner yang Bikin Lidah Bergoyang

Teh spesial Gryphon, kopi Owa yang ramah satwa, ice cream bread sandwich klasik Singapura, sampai cokelat bark dari bahan daur ulang—semua siap bikin lidah dan perutmu happy. Sambil belanja craft eksklusif dari Banyan Gallery, kamu bisa ikut workshop DIY dan bawa pulang sedikit seni serta cerita dari berbagai penjuru dunia.

Weekend Market & Music Vibes

Di akhir pekan, ballroom resor berubah jadi mini festival sustainable lifestyle. Ada brand lokal yang tampil, workshop DIY bertema hutan hujan, dan panggung musik yang gak kalah heboh: MICappella, Jack & Rai, Joie Tan, plus Heart Songs yang bakal bikin kamu ikut getar… secara harfiah. Semua suasana ini bikin festival terasa hidup, energik, dan pastinya penuh momen “wow” buat feed sosial mediamu.

Wellness & Family Fun

Buat yang mau recharge, ada yoga, sound healing, workshop spa, dan 100 Sun Salutations—ritual kolektif untuk ngerayain milestone 100 resor Banyan Tree. Anak-anak? Jangan khawatir. Rangers’ Club bikin mereka main sambil belajar tentang satwa dan hutan hujan. Nature walk dan guided tour buat masuk lebih dalam ke hutan hujan juga tersedia.

Kuliner & Cocktails Eksklusif

Foodies bakal dimanjain dengan four-hands culinary journey Thai & Peranakan, rooftop high tea saat golden hour, plus Rainforest Mixology dari Vertigo Bar KL. Semua pengalaman ini bikin festival bukan cuma seru, tapi juga classy—sempurna buat yang mau #TravelGoals sambil tetap vibe alam.

Shaken, Not Stirred: The Martini Manifesto

Related Stories

spot_img

Discover

Nyepi, Tapi Tetap Stylish di Ayana Bali

Setahun sekali, Bali mendadak jadi versi “airplane mode”. Nggak ada clubbing, nggak ada macet,...

Belitung yang Dijaga Waktu

Alam, Warisan, dan Cara Hidup di Tanjung Kelayang Reserve Di Kepulauan Belitung, lanskap tidak sekadar...

Da Maria, dan Seni Tetap Relevan di Bali

Di Bali, restoran datang dan pergi seperti ombak. Yang bertahan lama? Biasanya bukan yang...

Hawker Legends di NIHI Sumba

Ketika Warisan Rasa Tak Perlu Berteriak Ada jenis kemewahan yang tak merasa perlu menjelaskan dirinya...

AlUla dan The Red Sea Punya Tawaran Panas 2026

Ramadan, Tapi Versi Paling Stylish Lupakan bayangan Ramadan yang serba sunyi dan repetitif. Di Saudi,...

Java Jazz Festival Buka Babak Baru di Usia 21

Penyelenggara Java Festival Production mengumumkan penyelenggaraan myBCA International Java Jazz Festival 2026, yang menandai...

Popular Categories

Comments

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here