Tapi Pulang dengan Versi Diri yang Lebih Waras
Ada resor yang menjual ketenangan. Ada juga yang diam-diam mengajari kita cara hidup lebih masuk akal. Trisara termasuk yang kedua.
Bertengger di atas Laut Andaman, jauh dari hiruk pikuk Phuket yang semakin performatif, Trisara sejak awal tak pernah tertarik menjadi “destinasi”. Ia lebih mirip tempat jeda — ruang sunyi bagi mereka yang sudah lelah dengan definisi sukses yang terlalu berisik. Memasuki 2026, resor ini kembali memperjelas posisinya: wellness bukan lagi soal dimanjakan, tapi soal merawat diri dengan kesadaran penuh.
Kopi 4.0: Ketika Bisnis, Budaya, dan Gaya Hidup Berkolaborasi
Langkah itu ditandai dengan perluasan JARA Wellness dan penunjukan David Melladew sebagai Director of Ecotherapy & Wellbeing. Bukan jabatan yang bombastis, tapi perannya krusial: memastikan bahwa kesehatan di Trisara bukan gimmick, melainkan praktik hidup.
Wellness Tanpa Drama
Di era ketika wellness sering berubah jadi konten Instagram, Trisara memilih jalan yang lebih dewasa. Tak ada janji instan. Tak ada “detox tiga hari, hidup baru”. Yang ada justru pendekatan jangka panjang: pencegahan, keseimbangan, dan hubungan yang lebih jujur dengan tubuh sendiri.
Wine Not? Gaya Hidup di Balik Segelas Wine


Program JARA mencakup spa regeneratif, pijat terapeutik, perawatan tubuh dan wajah, akupunktur gaya Jepang, yoga privat, hingga meditasi. Semua dirancang bukan untuk memanjakan ego, tapi menormalkan ulang ritme tubuh yang terlalu lama dipaksa produktif.
Shaken, Not Stirred: The Martini Manifesto

