00.00

Para pengusaha membuat proyeksi bisnis beberapa tahun mendatang. Para pegawai merancang rencana kerja tahun depan. Para seniman berpikir untuk membuat karya unggulan berikutnya. Para artis memasang strategi agar tetap eksis, misalnya dengan banyak tampil di tayangan infotainmen di televisi. Para politikus merancang strategi kampanye terbarunya untuk menarik simpati massa. Koruptor pun berkreasi dengan modus kejahatan terbarunya, yang lebih canggih, dan seterusnya.

Anda mungkin termasuk orang yang sudah memiliki resolusi pribadi. Apa resolusi Anda? Lebih giat bekerja? Lebih rajin mencari peluang-peluang bisnis baru? Memperbanyak jejaring, tapi mengurangi dugem? Berhenti merokok, hidup lebih sehat, lebih memperhatikan keluarga dan seterusnya.

Unsplash

Seorang teman saya, yang merasa ‘melupakan’ pasangan karena kesibukannya dalam bekerja, tahun depan berencana traveling bersama. Tidak harus sebuah pelayaran keliling dunia atau liburan kelas utama, memang, tapi liburan yang penuh, yang akan mereka nikmati berdua. Bahkan tidak ada ponsel atau pun laptop. “Kami akan melakukan sesuatu yang belum pernah kami lakukan,” katanya. Romantis sekali kan?

Tapi apa pun, setiap tahun baru memang seharusnya berarti kesempatan untuk awal baru, dan tentu semangat baru. Selamat Tahun Baru! (Burhan Abe)

Previous article
Next article

Related Stories

spot_img

Discover

Ketika Dunia Terasa Tidak Adil, Masih Perlukah Mempertahankan Integritas?

Di tengah budaya "yang penting menang", apakah kejujuran dan integritas masih punya tempat? Atau...

Behind the Bar

Hennessy MyWay 2026 Mencari Bartender Indonesia yang Siap Bicara di Panggung Dunia Ada masa ketika...

Mykaza

Restoran Baru di Canggu yang Memadukan Presisi Kuliner Jepang dengan Soul Bali Di Canggu, restoran...

Tamba by Junsei

Tempat di Mana Vinyl, Matcha, dan Koktail Berbicara dalam Bahasa yang Sama Di tengah geliat...

Amankora

Membuktikan Bahwa Kemewahan Terbesar Adalah Kemampuan untuk Melambat Di Bhutan, Aman tidak membangun hotel yang...

Bekerja Lebih Sedikit, Memberi Dampak Lebih Besar

Bukan Soal Sibuk, Tapi Berdampak: Mengapa Kualitas Kerja Kini Lebih Penting daripada Kuantitas Di era...

Popular Categories

Comments

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here