E-Commerce

Belanja online sudah menjadi bagian dari gaya hidup masyarakat Indonesia. Kemudahan, hemat waktu, dan tenaga, menjadi daya tarik tersendiri. Apalagi semua ini tidak hanya dilakukan via desktop atau laptop, tapi juga via smartphone yang tentu lebih praktis.  

Berbagai layanan belanja online tak hanya menyasar produk fashion ataupun elektronik, tapi juga kuliner dan paket wisata. Kemunculan e-commerce penunjang gaya hidup masa kini, tentu bukan suatu kebetulan, tapi berkaitan dengan naiknya pendapatan rata-rata orang Indonesia.  

Pendapatan kelas menengah Indonesia saat ini sudah menembus US$ 4.000, naik dua kali lipat dibanding tahun lalu, dan banyak yang memprediksi akhir tahun 2014 bisa mendekati US$ 5.000. “Sebanyak 50 persen populasi Indonesia usianya di bawah 30 tahun dan mereka adalah usia produktif yang well educated, punya pekerjaan bagus, dan berpikir pada hal-hal lifestyle,” ujar Rama Mamuaya, CEO DailySocial.net, situs berita mengenai teknologi web dan Internet, memberikan analisis.  

Indonesia merupakan negara dengan pertumbuhan pengguna Internet yang cukup tinggi, ada yang menyebut kini mencapai 74 juta. Tak pelak lagi, Indonesia sebagai pengguna terbanyak di Asia Tenggara, dan sekitar 4,5 juta orang berbelanja secara online pada 2013. Ada memprediksi angka tersebut akan meningkat hingga 8,7 juta pada 2016.

Cukup banyak pelaku e-commerce di Indonesia, baik kategori startup maupun yang besar, yang beroperasi di Indonesia. Lazada.co.id, Zalora.co.id, Berrybenka.com, Tiket.com, Rakuten Belanja Online (RBO), dan Qraved.com, untuk menyebut beberapa. Mereka mendapat berkah dari maraknya bisnis online di Indonesia, bahkan RBO, misalnya, telah menjadi salah satu anak perusahaan Rakuten yang tumbuh paling cepat di dunia.

Menurut Andry Suhaili, CEO dan founder PriceArea, mesin pencari e-commerce kepada Tech in Asia, nilai perputaran uang di e-commerce di Indonesia, tercatat sekitar US$ 1,8 miliar, dan akan meningkat hingga US$ 4,49 miliar pada 2016. Yup, ada potensi luar biasa dalam bisnis Internet serta e-commerce di Indonesia. (Burhan Abe)

Sumber: MALE 64

Previous article
Next article

Related Stories

spot_img

Discover

Jenis Talenta Baru: Dari New Collar ke Next Level

Transformasi digital itu bukan pilihan. Dia datang, gedor pintu, dan kalau kita nggak siap,...

Menemukan Ketenangan: Koleksi Secluded Villa Dari Nakula

A Gentleman’s Escape, Bali Style Bali mungkin terkenal dengan beach club yang ramai, pesta sampai...

Start Small, Scale Big: Buku yang Bikin Kita Ingin...

Saya harus jujur, awalnya saya pikir buku tentang bisnis startup itu pasti rumit, penuh...

PR 4.0: Mengelola Persepsi di Era Digital – Blueprint...

Di dunia bisnis modern, teknologi bukan lagi sekadar alat, melainkan lanskap tempat reputasi dibangun...

Dari Bandung ke London: Adhi, Anak Indonesia di Jantung...

Di balik layar kecerdasan buatan yang hari-hari ini mengubah cara manusia bekerja, belajar, bahkan...

“Behind The Stage”: Buku Paling Rock Tentang Bisnis Musik...

Kalau lo pikir industri musik itu cuma soal panggung, sound system, dan lighting keren,...

Popular Categories

Comments

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here