Bagaimana The Balvenie Dibuat?

Tidak berbeda dengan proses pembuatan wiski pada umumnya. Ada beberapa tahap yang harus dilalui.

Tahap 1

Barley dan Malting

Di sekitar pabrik penyulingan terdapat perkebunan seribu are, Balvenie Mains, yang digunakan untuk pembuatan The Balvenie. Barley direndam dengan air untuk mengubah pati menjadi gula yang sangat penting dalam menghasilkan alkohol. Pabrik penyulingan The Balvenie adalah pabrik terakhir di Scottish Highland yang masih menggunakan floor malting.  

Tahap 2: 

Ekstraksi

Pengolahan barley menjadi bubur barley dilakukan di dalam sebuah wadah besar bernama mash tun untuk mengekstrak gula larut dari barley yang sudah direndam di dalam air.  

Tahap 3: 

Fermentasi

Fermentasi adalah tahap di mana alkohol pertama kali dihasilkan. Sama seperti halnya dalam proses pembuatan bir yang lebih dikenal dengan istilah brewing.  

Tahap 4: 

Penyulingan

Bentuk alat penyulingan tembaga merupakan faktor penting dalam menentukan rasa dan ciri khas dari The Balvenie. Itu sebabnya para pandai-tempa tembaga The Balvenie menjaganya dengan sangat hati-hati selama sekitar 50 tahun.  

Tahap 5: 

Para Pembuat Drum

Drum sangat penting dalam menghasilkan rasa yang khas dari The Balvenie. Oleh karena itu mereka mempercayakan persiapan dan perawatan kepada para pembuat drum yang telah berkomitmen untuk mendedikasikan waktu dan keahliannya sebagai pengrajin tradisional. Tanpa mereka, mereka tidak yakin dapat memperoleh drum dengan kualitas tinggi untuk dapat menyimpan The Balvenie.  

Tahap 6: 

Pematangan

The new-make spirit ini dimasukkan ke dalam drum kayu ek untuk proses pematangan yang akan memakan waktu bertahun-tahun. Proses pematangan memiliki pengaruh besar pada rasa single malt; bukan hanya karena jenis drum yang digunakan, tetapi perubahan suhu di dalam gudang serta cuaca yang dingin juga berpengaruh terhadap cita rasa yang dihasilkan.

Previous article
Next article

Related Stories

spot_img

Discover

The Rooster in Flame

Tamba by Junsei Memulai Babak Baru Lewat “The Rooster in Flame” Di Bali, restoran baru...

Yacht Luxury Meets Formula 1

Explora Journeys Bikin SailGP Makin Stylish Di dunia olahraga ekstrem, biasanya yang jadi sorotan adalah...

Markette dan Seni Menikmati Malam Tanpa Tergesa

Jakarta punya kebiasaan buruk: membuat semua orang terburu-buru. Kota ini bergerak cepat, berbicara cepat, bahkan...

Phubbing

SAAT PONSEL MENJADI ORANG KETIGA DALAM HIDUP KITA Oleh Eileen Rachman dan Emilia Jakob Dulu, orang...

Maha Beer Garden

Seni Menikmati Canggu Tanpa Tergesa Canggu selalu punya cara unik untuk membuat orang lupa waktu....

SubSavers

Subway Punya Cara Baru Menikmati “Budget Lunch” Tanpa Terasa Murahan Di tengah harga makan siang...

Popular Categories

Comments

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here