Spice by Blake Resmi Dibuka di Ubud

Cita Rasa Indonesia dengan Sentuhan Modern yang Chic — Destinasi Kuliner Baru yang Kamu Nggak Boleh Lewatkan di Bali

Calling all foodies (and cocktail junkies)! Ada kabar panas dari jantung Ubud yang siap bikin kamu booking tiket ke Bali secepatnya. Spice by Blake, restoran terbaru dari Chef Blake Thornley — si genius di balik Mozaic — akhirnya resmi buka pintu. Dan percayalah, ini bukan sekadar tempat makan, tapi petualangan rasa Indonesia dalam versi yang totally unexpected.

Rasa Nusantara, Tapi Naik Kelas (Banget)

Spice by Blake adalah interpretasi kuliner Indonesia yang berani, playful, sekaligus sophisticated. Hidangan di sini tetap berakar pada warisan Nusantara, tapi ditata ulang dengan kepribadian yang beda, plating yang cantik, dan rasa yang dijamin bikin kamu ingin posting dulu sebelum makan.

Must Read Book: Bali: The Little Black Book

Chef Blake bilang, “Kami ingin menyajikan kuliner Indonesia dengan cara pandang yang baru — mengeksplor rasa-rasa familiar tapi lewat pendekatan yang nggak biasa, dalam suasana santai tanpa kesan kaku.”

Mission accomplished, Chef.

Menu yang Siap Menggoda Selera (dan Feed Instagram Kamu)

Beberapa highlight yang WAJIB kamu coba:

✨ Beef cheek rendang style — pipi sapi empuk slow-cooked dengan rempah rendang, meleleh di mulut.
✨ Kingfish dengan pomelo & saus rujak — fresh, tangy, dengan sentuhan rasa street food Ubud yang elevated.
✨ BBQ baby back pork ribs dengan urab kelapa & kacang panjang — smoky, juicy, tropical.
✨ Black cod belimbing tomat bumbu pepes — dimasak dalam daun pisang, burst of flavors yang otentik sekaligus modern.

Dan yes, semua bahan di Spice by Blake local & seasonal, totally sustainable. Good for your palate, good for the planet.

Related Stories

spot_img

Discover

Work Smarter Is Dead. This Book Explains Why.

Di tengah banjir buku tentang AI yang sering terasa seperti manual teknis berkedok motivasi,...

Mainkan Algoritma, Menangkan Publik: Bermain Cerdas di Era Noise

Social Media Management Playbook Ada masa ketika social media terasa sederhana: posting, dapat likes, selesai....

CURE Bali: Fine Dining Tepi Laut

Tidak Perlu Teriak untuk Didengar Ada jenis restoran yang tidak datang untuk “rame-rame”—ia datang pelan,...

A Quiet Rally: Aman Tennis Club Meets The Webster

Di dunia di mana kolaborasi sering terasa seperti strategi pemasaran yang terlalu berisik, pertemuan...

Bekerja dari Bali, Tapi Bukan Liburan Biasa

Ketika villa privat jadi kantor, kolam renang jadi “meeting room”, dan hidup terasa sedikit...

Clifftop Contemplation: Umana Bali Unveils a More Meaningful Island...

Di ujung selatan Bali yang dramatis—di mana tebing kapur jatuh tegak ke Samudra Hindia—Umana...

Popular Categories

Comments

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here