Refocusing Anggaran: Jangan Sampai Rakyat Jadi “Dompet Cadangan”

Alternatif yang Lebih Adil

CELIOS sudah kasih opsi: jangan cuma memangkas, tapi juga tambah penerimaan lewat pajak yang lebih progresif. Misalnya pajak kekayaan, pajak karbon, atau windfall tax dari komoditas ekstraktif. Biar yang kuat finansial ikut tanggung beban, bukan sekadar rakyat kecil yang kehilangan layanan publik.

Behind The Stage: Bisnis Gila Dunia Showbiz Musik Indonesia

Refocusing anggaran itu penting, tapi jangan sampai jadi tameng untuk asal potong. Kalau efisiensi cuma berarti memindahkan beban dari negara ke rakyat, itu bukan strategi, tapi sekadar lempar masalah.

Karena pada akhirnya, pertanyaan sederhananya adalah: refocusing ini untuk menyelamatkan APBN, atau sekadar bikin rakyat jadi dompet cadangan negara? (Abe)

PR 4.0: Mengelola Persepsi di Era Digital

Related Stories

spot_img

Discover

Paskah Tanpa Drama di Regent Bali Canggu

Easter, But Make It Coastal Cool Lupakan Paskah yang terlalu sakral sampai terasa kaku, atau...

Paskah, Tapi Dibikin Lebih “Hidup” di Ubud

Ada dua cara merayakan Paskah: yang pertama, duduk manis, makan telur cokelat, selesai. Yang...

Whispers of the Sea

Paskah yang Lebih Intim di Belitung Ada dua tipe orang saat libur panjang: mereka yang...

Songkran Without the Chaos, Easter Without the Rules

Di Phuket, April biasanya identik dengan dua hal: percikan air di setiap sudut kota...

Paskah yang Tidak Biasa: Malam Eksperimental Chef Blake Thornley

Ubud selalu punya cara sendiri untuk merayakan sesuatu—lebih sunyi, lebih dalam, dan seringkali, lebih...

Beyond Brunch: Paskah yang Lebih Intim di Jimbaran

Di Bali, perayaan tak pernah sekadar perayaan. Ia selalu punya lapisan rasa—budaya, estetika, dan...

Popular Categories

Comments

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here