Renaissance Villa San Michele: Pesona Abadi di Atas Florence

Beberapa suite signature:

  • Limonaia: Bekas rumah jeruk yang kini menjadi villa Fiesolan unik, lengkap dengan perpustakaan pribadi, koleksi seni, taman pribadi, dan kolam renang hangat, dengan pemandangan taman dan kota.
  • The Grand Tour: Dahulu rumah pribadi Napoleon Bonaparte, suite ini menawarkan pemandangan kota yang sama memikat seperti bagi para aristokrat abad ke-18. Marmer Tuscany, tapestry neoklasik, dan furnitur antik berpadu dengan palet warna lembut menciptakan keseimbangan antara masa lalu dan sekarang.
  • Botanica: Merayakan taman historis Villa dan hutan sekitarnya. Dekorasinya memadukan seni dan alam, dengan material kerajinan tangan khas Florence. Koleksi tekstil dan herbarium menekankan hubungan dengan dunia luar.

“Setiap proyek memiliki identitasnya sendiri — warna, komposisi, dan proporsi — namun semuanya berbicara tentang dialog berkelanjutan dengan alam, rasa ingin tahu, memori, dan imajinasi. Material autentik seperti tekstil Tuscany, keramik, marmer, terracotta, dan kayu menjadi bahasa kontemporer yang menghidupkan kembali ideal Renaissance tentang keindahan, kelahiran kembali, dan penemuan.” — Luigi Fragola, Luigi Fragola Architects

Wine Not? Gaya Hidup di Balik Segelas Wine

Villa San Michele Spa by Guerlain

Villa San Michele selalu menjadi tempat yang terhubung dengan kesejahteraan spiritual. Spa pertamanya, Villa San Michele Spa by Guerlain, mengundang tamu menikmati ketenangan dengan tiga ruang perawatan, termasuk satu suite ganda.

Desain interior menggabungkan batu alam, cahaya lembut, onyx, marquetry, dan marmer, menciptakan suasana elegan yang harmonis antara masa lalu dan sekarang. Perawatan eksklusif terinspirasi dari warisan para biarawan, menghadirkan pengalaman yang menenangkan dan mempesona.

Taman yang Memanjakan Panca Indera

Taman seluas 9.700 m² dirancang ulang dengan memperhatikan estetika Fiesole tradisional. Terdapat sudut taman tersembunyi, pandangan baru, dan bunga khas taman Renaissance. Citrus potted, iris, mawar, dan herb garden menambah warna sekaligus menyediakan bahan segar untuk bar dan restoran Villa. Hutan Leonardo di sekitar Villa menginspirasi eksplorasi dan refleksi.

Kolaborasi Baru dengan La DoubleJ

Villa San Michele bekerja sama dengan merek lifestyle mewah Italia, La DoubleJ, menghadirkan pengalaman dan ruang kustom, termasuk yoga, breathwork, dan sound healing, di tengah taman restoratif hotel. Tamu juga bisa menikmati kolam renang hangat dengan pemandangan luas dan berbagai pengalaman kreatif, musik, serta workshop seni dan mixology.

Slow Burn: Cerutu dalam Ritme Hidup Modern

Related Stories

spot_img

Discover

Paskah Tanpa Drama di Regent Bali Canggu

Easter, But Make It Coastal Cool Lupakan Paskah yang terlalu sakral sampai terasa kaku, atau...

Paskah, Tapi Dibikin Lebih “Hidup” di Ubud

Ada dua cara merayakan Paskah: yang pertama, duduk manis, makan telur cokelat, selesai. Yang...

Whispers of the Sea

Paskah yang Lebih Intim di Belitung Ada dua tipe orang saat libur panjang: mereka yang...

Songkran Without the Chaos, Easter Without the Rules

Di Phuket, April biasanya identik dengan dua hal: percikan air di setiap sudut kota...

Paskah yang Tidak Biasa: Malam Eksperimental Chef Blake Thornley

Ubud selalu punya cara sendiri untuk merayakan sesuatu—lebih sunyi, lebih dalam, dan seringkali, lebih...

Beyond Brunch: Paskah yang Lebih Intim di Jimbaran

Di Bali, perayaan tak pernah sekadar perayaan. Ia selalu punya lapisan rasa—budaya, estetika, dan...

Popular Categories

Comments

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here