Oliverra Luncurkan “Mixology Collective” Bersama Taketo Utsunomiya dari Notte Uluwatu

Beberapa pasangan menu yang menarik perhatian:

  • Tiram dengan Nikka Coffey Gin Martini
  • Scallop dengan passionfruit-yuzu-bamboo cocktail dan garam wasabi
  • Ravioli dengan Aperol & vermouth highball
  • Beef cheeks asap kopi dipasangkan dengan KOCH Mezcal dan LIMO liqueur lokal
  • Penutup lembut: whiskey & Earl Grey cocktail

Slow Burn: Cerutu dalam Ritme Hidup Modern

“Memadukan koktail dan hidangan degustasi itu seperti mencipta musik,” kata Taketo. “Setiap hidangan adalah nada, dan minuman menjadi ritmenya.”

Ritual di Atas Tebing

Dibanderol IDR 1.700.000++ (makanan saja) atau IDR 2.500.000++ untuk paket lengkap termasuk koktail, pengalaman ini dirancang bagi mereka yang menganggap makan malam bukan sekadar rutinitas, tapi ritual.
Reservasi: WhatsApp +62 811 3831 7935.

Shaken, Not Stirred: The Martini Manifesto

Tentang Umana Bali

Sebagai resor pertama LXR Hotels & Resorts di Asia Tenggara, Umana Bali menafsirkan ulang kemewahan lewat filosofi Tri Hita Karana—harmoni antara alam, manusia, dan spiritualitas. Terletak di tebing kapur Ungasan, resor ini memiliki 72 vila mewah dengan kolam renang pribadi dan pemandangan Samudra Hindia yang menenangkan.

Tentang Oliverra

Oliverra memadukan cita rasa Mediterania dengan semangat Bali—elegan tapi santai, refined tapi tetap membumi. Menu andalannya: Kiwami Wagyu MB9+, pasta buatan tangan, serta hasil bumi lokal yang segar. Semuanya disajikan dengan gaya yang mengundang, ditemani koktail khas seperti Oliverra Spritz dan panorama laut yang memanjakan pandangan.

Tentang Notte

Notte adalah bar yang tahu cara bicara tanpa suara. Terletak di Uluwatu, tempat ini diciptakan bagi mereka yang menghargai waktu dan ketenangan. Dengan pencahayaan lembut, musik jazz di latar, dan racikan Taketo yang presisi, setiap tegukan terasa seperti momen reflektif—hangat, tenang, dan jujur.

Mixology Collective di Oliverra bukan sekadar kolaborasi kuliner. Ia adalah bentuk seni yang hidup—di mana rasa, aroma, dan waktu menyatu dalam satu malam yang akan sulit dilupakan.

Kopi 4.0: Ketika Bisnis, Budaya, dan Gaya Hidup Berkolaborasi

Related Stories

spot_img

Discover

Paskah Tanpa Drama di Regent Bali Canggu

Easter, But Make It Coastal Cool Lupakan Paskah yang terlalu sakral sampai terasa kaku, atau...

Paskah, Tapi Dibikin Lebih “Hidup” di Ubud

Ada dua cara merayakan Paskah: yang pertama, duduk manis, makan telur cokelat, selesai. Yang...

Whispers of the Sea

Paskah yang Lebih Intim di Belitung Ada dua tipe orang saat libur panjang: mereka yang...

Songkran Without the Chaos, Easter Without the Rules

Di Phuket, April biasanya identik dengan dua hal: percikan air di setiap sudut kota...

Paskah yang Tidak Biasa: Malam Eksperimental Chef Blake Thornley

Ubud selalu punya cara sendiri untuk merayakan sesuatu—lebih sunyi, lebih dalam, dan seringkali, lebih...

Beyond Brunch: Paskah yang Lebih Intim di Jimbaran

Di Bali, perayaan tak pernah sekadar perayaan. Ia selalu punya lapisan rasa—budaya, estetika, dan...

Popular Categories

Comments

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here