Crowne Plaza Labuan Bajo: Cara Elegan Menikmati Hidup Lewat Rasa

Di Crowne Plaza Labuan Bajo, kemewahan tidak datang dengan suara keras. Ia hadir tenang, terukur, dan tahu kapan harus berbicara. Salah satu bahasanya adalah makanan—dirancang bukan sekadar untuk mengenyangkan, tapi untuk dinikmati dengan penuh kesadaran.

Jantung pengalaman kuliner hotel ini adalah Pamakka All Day Dining. Terinspirasi dari tradisi Manggarai Pemaka, konsepnya sederhana: menyambut tamu dengan hangat, seperti di rumah sendiri. Hasilnya adalah ruang bersantap yang terasa santai namun tetap rapi—tempat yang nyaman untuk sarapan pagi, makan siang setelah eksplorasi, atau makan malam tanpa formalitas berlebihan.

Wine Not? Gaya Hidup di Balik Segelas Wine

Menu Pamakka tersedia sepanjang hari, merangkum hidangan pembuka, menu utama, pilihan vegetarian, pencuci mulut, hingga minuman. Cita rasa lokal dipadukan dengan menu internasional yang familiar—bukan untuk pamer, tapi untuk dinikmati. Tidak rumit, tidak berisik, dan konsisten.

Pamakka All Day Dining

Kopi 4.0: Ketika Bisnis, Budaya, dan Gaya Hidup Berkolaborasi

Untuk momen yang lebih santai, Uluwae Lobby Bar menjadi titik temu yang pas. Koktail, mocktail, wine, dan minuman klasik disajikan dalam suasana yang mendukung obrolan—tempat yang ideal untuk menutup hari atau memulai malam dengan ritme pelan. Sementara itu, Poolside menu memberi kebebasan: light bites, comfort food, minuman segar, dan sajian manis yang bisa dinikmati kapan saja, tanpa harus berganti suasana.

Crowne Plaza Labuan Bajo juga memahami bahwa gaya hidup modern bergerak mengikuti momen. Sepanjang tahun, hotel ini menghadirkan berbagai program bersantap tematik. Salah satunya adalah Prosperity Lunar Dinner – Chinese New Year di Pamakka All Day Dining. Disajikan dalam format semi-buffet, pengalaman ini menghadirkan hidangan pembuka untuk dinikmati bersama, pilihan menu hangat, stall buffet yang dikurasi, sup dan roti, hingga pencuci mulut—sebuah perayaan sederhana tentang tradisi, kemakmuran, dan kebersamaan.

Shaken, Not Stirred: The Martini Manifesto

Related Stories

spot_img

Discover

Paskah, Tapi Dibikin Lebih “Hidup” di Ubud

Ada dua cara merayakan Paskah: yang pertama, duduk manis, makan telur cokelat, selesai. Yang...

Whispers of the Sea

Paskah yang Lebih Intim di Belitung Ada dua tipe orang saat libur panjang: mereka yang...

Songkran Without the Chaos, Easter Without the Rules

Di Phuket, April biasanya identik dengan dua hal: percikan air di setiap sudut kota...

Paskah yang Tidak Biasa: Malam Eksperimental Chef Blake Thornley

Ubud selalu punya cara sendiri untuk merayakan sesuatu—lebih sunyi, lebih dalam, dan seringkali, lebih...

Beyond Brunch: Paskah yang Lebih Intim di Jimbaran

Di Bali, perayaan tak pernah sekadar perayaan. Ia selalu punya lapisan rasa—budaya, estetika, dan...

METT Singapore

Tempat di Mana Gaya Hidup Sehat Jadi Lebih Seksi dari Sekadar Liburan Ada masanya liburan...

Popular Categories

Comments

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here