Pendekatan itu terasa jelas di menu. Italia tetap jadi fondasi, tapi spektrumnya melebar ke Mediterania yang lebih luas. Lebih berani, lebih lugas, tanpa drama yang tidak perlu.
Antipasti dibuka dengan beef tartare grass-fed—tajam, bersih, presisi—dengan anchoïade, cavolo nero, kuning telur, dan Pecorino. Sebuah reinterpretasi elegan dari carpaccio legendaris Da Maria. Ada pula sarden asap dingin dengan lemon, minyak zaitun, dan jus yuzu yang memberi kesegaran tak terduga.
Rahasia Main Threads: Modal Jempol, Panen Rupiah
Pizza masih menjadi ikon, kini dikurasi ketat menjadi enam pilihan. Salah satu yang mencuri perhatian: tomat hijau, mozzarella, ‘nduja lokal, dan manchego—berani tapi terkontrol.
Pasta tampil tanpa basa-basi. Tonnarelli dengan mentega lemon manis, udang, dan bottarga Jepang adalah contoh bagaimana kesederhanaan, jika dikerjakan dengan benar, bisa terasa mewah. Di bagian secondi, inspirasi Mediterania tampil lebih luas: tusuk daging domba rosemary-lemon, ayam muda dengan saus rouille, hingga ikan segar yang dimasak di atas batu lava dengan sentuhan citrus bakar.
Cuma Modal HP: Bisa Cuan dari YouTube? Simak Rahasianya!




Meski bahan impor kelas atas tetap dipertahankan—prosciutto, Parmigiano Reggiano, daging sapi Australia—fokus kini bergeser ke lokal. Dari hasil bumi Kintamani, charcuterie yang diproduksi di Bali, hingga penggunaan tepung lokal untuk pizza Neapolitan. Bukan sekadar narasi keberlanjutan, tapi pilihan yang masuk akal untuk dapur tropis.
Di bar, pendekatannya sama: klasik, lalu ditingkatkan. Spritz favorit tidak ke mana-mana, tapi kini martini menjadi pusat perhatian. Disajikan langsung di meja menggunakan martini trolley, pengalaman ini terasa personal, interaktif, dan—jujur saja—sedikit pamer. Dalam artian yang bagus.
Modal Gajet Jadi Cuan: 10 Cara Praktis Hasilkan Uang dari Internet

