Koneksi yang “Hidup”
Masalahnya, banyak pria modern terlalu cepat. Terlalu efisien. Terlalu sibuk. Kita terbiasa membalas pesan singkat, memotong pembicaraan, langsung ke poin. Efektif? Ya. Hangat? Belum tentu.
Wajib Baca: Membangun Mesin Uang di Era AI
Mengembangkan RQ justru dimulai dari hal sederhana:
- Mendengar tanpa buru-buru memberi solusi.
- Bertanya sebelum menyimpulkan.
- Memperbaiki kesalahan tanpa drama defensif.
- Hadir utuh, bukan setengah sambil scroll notifikasi.
Relasi yang hidup tidak dibangun dari strategi manipulatif. Ia tumbuh dari niat yang bersih dan konsistensi. Ke depan, dunia kerja akan makin kompetitif, makin terdigitalisasi, makin cepat. Tapi satu hal tak berubah: manusia tetap butuh manusia lain. Bukan sekadar koneksi, melainkan keterhubungan.
Mungkin masa depan bukan milik mereka yang paling cepat atau paling cerdas. Bisa jadi, ia milik mereka yang paling mampu membuat orang lain merasa aman di sekitarnya. Dan di dunia pria modern, itu bukan kelemahan. Itu keunggulan kompetitif yang sunyi—tapi mematikan.
Cuan dari ChatGPT: Mesin Duit Baru Jaman Now

