Mengubah Kucing Menjadi Cheetah

RHENALD Kasali salah satu ahli bedah bisnis yang piawai di negeri ini. Ulasan-ulasan bisnisnya yang bernas, tajam, dan tak njelimet bisa disimak di sejumlah media. Apakah itu di media cetak, elektronik, seminar, atau pun di puluhan buku yang telah ditulisnya. Boleh dibilang, persoalan bisnis yang rumit bila dibedah Rhenald terasa mudah dimengerti, oleh awam sekalipun.

Buku-bukunya pun, karena selalu memberikan perspektif baru, juga mudah dipahami. Tak heran jika banyak buku yang ditulisnya menjadi best seller di pasaran. Sebutlah Change! (2005), Recode Your Change DNA (2007),  Mutasi DNA Powerhouse (2008), atau Myelin: Mobilisasi Intengibles sebagai Kekuatan Perubahan (2010).

Sebagai seorang doktor ilmu bisnis, Rhenald mempunyai sebuah obsesi. “Saya ingin mengubah cara berpikir masyarakat Indonesia yang masih sangat birokratis menjadi entrepreneurship dan leadership,” kata peraih Louise A. Young Award (1994) dan  Alice & Charlotte Biester Award (1995), University of Illinois itu.

Di buku terbaru Cracking Zone, benang merah tersebut juga tergambar. “Indonesia telah berubah, bagi yang sudah untung pada 2010 jangan terlena karena mungkin saja ada cracker menimbulkan retakan pada bisnis Anda. Perubahan mental dari karakter kucing ke karakter cheetah mutlak diperlukan,” jelas bapak dua anak ini.

Related Stories

spot_img

Discover

Tui Blue Berawa

Where Wellness, Sport and Social Energy Meet Di tengah geliat Berawa yang semakin dikenal sebagai...

Wine Terbaik Italia Hadir di Bali

Bali kembali menegaskan posisinya sebagai salah satu destinasi gaya hidup paling dinamis di Asia....

The Spirit of Summer 2026

Liburan Kelas Dunia Ala Aman, dari Berenang Bareng Whale Shark hingga Menjelajah Pegunungan Dolomites Kalau...

The Rooster in Flame

Tamba by Junsei Memulai Babak Baru Lewat “The Rooster in Flame” Di Bali, restoran baru...

Yacht Luxury Meets Formula 1

Explora Journeys Bikin SailGP Makin Stylish Di dunia olahraga ekstrem, biasanya yang jadi sorotan adalah...

Markette dan Seni Menikmati Malam Tanpa Tergesa

Jakarta punya kebiasaan buruk: membuat semua orang terburu-buru. Kota ini bergerak cepat, berbicara cepat, bahkan...

Popular Categories

Comments

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here