Sexiest Man Alive!

Ikon seksi kini bukan monopoli wanita, pria pun mempunyai peluang untuk meraih predikat tersebut. Apa yang membuat pria menjadi seksi? Jawabannya pasti amat sangat beragam. Yeng terang, kriterianya ternyata tidak hanya fisik semata, setidaknya itulah hasil polling Majalah ME Asia 2008.

Pencarian pria seksi di Indonesia agaknya belum sepopuler pencarian wanita seksi yang kontesnya sangat beragam. Memang beberapa majalah remaja secara berkala sudah menjaring para cover boy, majalah wanita pun sering menggelar pemilihan figur-figur pria idola. Tapi tetap saja itu hanya sebagai ajang tambahan dari hajatan utama yang lebih seru yang objeknya adalah wanita.

Tidak seperti di Amerika, misalnya. Majalah People, untuk menyebut contoh, mempunyai tradisi yang cukup panjang dalam pemilihan pria seksi, bahkan gemanya bisa menyebar ke seantero dunia. Siapa yang tidak tahu ketika aktor Matt Damon dinobatkan sebagai “Pria Paling Seksi” tahun 2007. Ia sebetulnya menolak julukan itu, tapi justru sikap bersahajanya tersebut makin menguatkan majalah tersebut memilih aktor kelahiran Massachusetts, 8 Oktober 1970 itu pada tempat pertama.

Photo by Scorpio Creative on Unsplash

Memang bukan tanpa alasan People menetapkan Damon sebagai pria terseksi di dunia. Ia dikenal sebagai bintang utama film serial “Bourne Identity” yang meraih sukses komersial dan tahun lalu membintangi dua film peraih Oscar, yakni “The Departed” dan “Syriana”. “Rasa humor Damon yang sukar dilawan, kerendahan hatinya dan statusnya sebagai lelaki yang mencintai keluarga yang begitu kokoh membuat dirinya sebagai pemenang yang logis,” tulis majalah itu.

Otomomatis, Damon menjadi orang ke-22 yang menerima julukan pria terseksi versi majalah People. Sebelumnya ada sejumlah nama populer, seperti aktor George Clooney (1997 dan 2006), Brad Pitt (1995 dan 2000), Ben Affleck (2002). Sementara Mel Gibson adalah pria pertama peraih gelar bergengsi tersebut pada tahun 1985.

Memang, kendati ada nama-nama Asia, pemilihan pria terseksi versi People tersebut terkesan ”Amerika centris”. Kandidatnya merupakan bintang-bintang tenar Hollywood. Secara kasat mata para aktor ini sudah terlihat ganteng dan berkarakter. Mungkin bukan susah mencari nominatornya, sebaliknya justru sulit mengeksekusi siapa yang harus dinobatkan menjadi pria terseksi di dunia.

Tapi yang bisa menjadi catatan, ternyata bukan hanya fisik semata, kriteria non fisik agaknya tidak kalah pentingnya. Itu yang terjadi pada kemenangan Damon, juga para pendahulunya.

Hal senada juga diungkapkan oleh John R. Ballew, M.S., L.P.C. Konselor dengan spesialis seksual, relationship dan spirit dari Atlanta Amerika itu menegaskan bahwa ketampanan saja tidak cukup menjadikan pria terlihat seksi, tapi tergantung dari cara ia merawat diri, berpakaian, berbicara, berpikir smart, bergaul, bahkan dalam memberikan kasih sayang pada keluarga dan pasangan.

Related Stories

spot_img

Discover

Aman-i-Khás 2026

Maskulinitas yang Tenang di Tepi Belantara Rajasthan Di dunia yang makin berisik, kemewahan sejati justru...

Ketika Redaksi Berhadapan dengan Algoritma

Suatu pagi di ruang redaksi, rapat tak lagi dimulai dengan pertanyaan klasik: “Apa yang...

Bukan Anak IT? Bagus. Justru Itu Keunggulan Anda.

Ada mitos yang terlalu lama kita pelihara: dunia digital adalah wilayah eksklusif para programmer,...

Belmond 2026: The Art of Slow Luxury, Perfected

Di dunia yang makin cepat, Belmond justru menekan tombol pelan. Tahun 2026 menjadi deklarasi...

The Apurva Kempinski Bali Luncurkan Spice Route Voyage

Bersama Yacht Sourcing Berlatar tebing megah Nusa Dua dan Samudra Hindia yang tak pernah benar-benar...

Langkah Sinematik Explora Journeys dari New York ke Samudra

Maybe the Best Hotel Has No Address Di sebuah kota yang tak pernah benar-benar tidur,...

Popular Categories

Comments

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here