Hidup dalam Zona Hiburan

Berapa uang yang beredar di bisnis ini? Untuk sinetron saja, untuk menyebut salah satu contoh, tak kurang dari 80 episode dalam seminggu, atau 320 episode setiap bulannya, atau 3.840 episode dalam satu tahun.

Taruhlah, kalau biaya produksi satu episode menghabiskan sekitar Rp 150 juta, maka jumlah uang dalam beredar di industri sinetron ini sekitar Rp 576 miliar setahun. Itu belum program yang lain, seperti musik, feature, kuis, infotainmen, atau news – yang disebut terakhir ini biasanya dikerjakan oleh stasiun televisi sendiri. Selebihnya adalah program impor, seperti film-film Hollywood, India, Mandarin, juga telenovela dari Amerika Latin.

Industri hiburan, termasuk profesi di dalamnya, ternyata cukup menjanjikan. Ahli perekonomian agaknya perlu mengkaji ulang, paling tidak sedikit mengubah pandangnya bahwa perekonomian mainstream tidak hanya sebut saja perbankan yang pernah terpuruk dan kini belum bangkit dari proses penyembuhan, tapi industri hiburan. (Burhan Abe)

Related Stories

spot_img

Discover

Paskah Tanpa Drama di Regent Bali Canggu

Easter, But Make It Coastal Cool Lupakan Paskah yang terlalu sakral sampai terasa kaku, atau...

Paskah, Tapi Dibikin Lebih “Hidup” di Ubud

Ada dua cara merayakan Paskah: yang pertama, duduk manis, makan telur cokelat, selesai. Yang...

Whispers of the Sea

Paskah yang Lebih Intim di Belitung Ada dua tipe orang saat libur panjang: mereka yang...

Songkran Without the Chaos, Easter Without the Rules

Di Phuket, April biasanya identik dengan dua hal: percikan air di setiap sudut kota...

Paskah yang Tidak Biasa: Malam Eksperimental Chef Blake Thornley

Ubud selalu punya cara sendiri untuk merayakan sesuatu—lebih sunyi, lebih dalam, dan seringkali, lebih...

Beyond Brunch: Paskah yang Lebih Intim di Jimbaran

Di Bali, perayaan tak pernah sekadar perayaan. Ia selalu punya lapisan rasa—budaya, estetika, dan...

Popular Categories

Comments

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here