Hidup Mewah di Apartemen Mewah

Jadi semuanya simultan walaupun untuk tempat tinggal mereka tetap mempertimbangkan apakah sebuah properti, dalam hal ini apartemen, yield-nya tinggi, terlepas untuk ditinggali atau disewakan kembali.

Yang jelas, investasi di apartemen jelas cukup menguntungkan. Dibandingkan investasi di sektor perhotelan, misalnya, apartemen lebih menjanjikan. Sebab, hotel umumnya berkait dengan pertumbuhan perekonomian makro, sebutlah sektor pariwisata yang saat ini sedang lesu.

Sementara apartemen tidak terpengaruh pada sektor pariwisata maupun kunjungan wisman (turis asing) yang menurun, misalnya, tapi lebih sebagai gaya hidup, privasi, serta tuntutan hidup yang lebih prestisius. (Burhan Abe/W. Setiawan, Djamilah, Arie Hananti, dan Dwi Wulandari)

Platinum Society 4, 2004

Related Stories

spot_img

Discover

Paskah, Tapi Dibikin Lebih “Hidup” di Ubud

Ada dua cara merayakan Paskah: yang pertama, duduk manis, makan telur cokelat, selesai. Yang...

Whispers of the Sea

Paskah yang Lebih Intim di Belitung Ada dua tipe orang saat libur panjang: mereka yang...

Songkran Without the Chaos, Easter Without the Rules

Di Phuket, April biasanya identik dengan dua hal: percikan air di setiap sudut kota...

Paskah yang Tidak Biasa: Malam Eksperimental Chef Blake Thornley

Ubud selalu punya cara sendiri untuk merayakan sesuatu—lebih sunyi, lebih dalam, dan seringkali, lebih...

Beyond Brunch: Paskah yang Lebih Intim di Jimbaran

Di Bali, perayaan tak pernah sekadar perayaan. Ia selalu punya lapisan rasa—budaya, estetika, dan...

METT Singapore

Tempat di Mana Gaya Hidup Sehat Jadi Lebih Seksi dari Sekadar Liburan Ada masanya liburan...

Popular Categories

Comments

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here