Menggabungkan Kearifan Lokal Bali dengan Sentuhan Modern

Berlokasi di atas tebing dramatis di Pantai Dreamland yang ikonik, Maja Sunset Lounge di Jumeirah Bali menyuguhkan panorama tak terbatas Samudra Hindia. Tempat ini merupakan destinasi sempurna untuk mempererat hubungan dengan sahabat atau menikmati percakapan mendalam.

Arsitektur bangunan ini memadukan kecantikan tradisi Joglo Jawa yang megah. Dengan dominasi material kayu alami dan langit-langit tinggi yang dirancang miring, menciptakan suasana luas yang penuh kemegahan.

Tempat duduk rendah yang nyaman dengan sandaran lengan ikonik dan meja bergaya elegan yang tertata apik menghadirkan suasana ideal bagi tamu untuk bersantai sambil menikmati pemandangan indah matahari terbenam di cakrawala.

Di satu sisi ruang, berdiri bar yang menakjubkan tempat para mixologist bertalenta meracik koktail lezat, menambah sebuah sentuhan seni yang menakjubkan di tengah-tengah suasana yang damai. 

Ketika matahari beranjak ke peraduan dan langit memancarkan semburat senja, tamu dapat menikmati tawaran-tawaran gourmet afternoon tea yang memukau. Pengalaman yang atraktif ini melibatkan sederet pilihan hidangan manis dan gurih, yang dibuat secara saksama oleh para pakar kuliner resor. 

Tiap gigitannya dapat dipadukan sempurna dengan aneka pilihan teh kelas dunia dan koktail khas, menghadirkan sebuah simfoni rasa dan aroma yang membuat suasana sore semakin berkesan. 

Pada Sabtu, 14 September 2024 lalu, Maja Sunset Lounge menjadi titik pusat sebuah program wicara bertopik menarik ketika Jumeirah Bali menggelar sebuah acara bincang-bincang eksklusif bersama tokoh lokal ternama, Niluh Djelantik. 

Acara yang dihadiri oleh Ram Hiralal, General Manager Jumeirah Bali, bersama para sosialita elit Bali, figur publik lokal, dan tamu-tamu resor, mengukuhkan reputasi Maja Sunset Lounge sebagai sebuah ruang yang menyenangkan untuk kumpul-kumpul. 

Related Stories

spot_img

Discover

Paskah Tanpa Drama di Regent Bali Canggu

Easter, But Make It Coastal Cool Lupakan Paskah yang terlalu sakral sampai terasa kaku, atau...

Paskah, Tapi Dibikin Lebih “Hidup” di Ubud

Ada dua cara merayakan Paskah: yang pertama, duduk manis, makan telur cokelat, selesai. Yang...

Whispers of the Sea

Paskah yang Lebih Intim di Belitung Ada dua tipe orang saat libur panjang: mereka yang...

Songkran Without the Chaos, Easter Without the Rules

Di Phuket, April biasanya identik dengan dua hal: percikan air di setiap sudut kota...

Paskah yang Tidak Biasa: Malam Eksperimental Chef Blake Thornley

Ubud selalu punya cara sendiri untuk merayakan sesuatu—lebih sunyi, lebih dalam, dan seringkali, lebih...

Beyond Brunch: Paskah yang Lebih Intim di Jimbaran

Di Bali, perayaan tak pernah sekadar perayaan. Ia selalu punya lapisan rasa—budaya, estetika, dan...

Popular Categories

Comments

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here