Aloft Jakarta Kebon Jeruk: Playground Baru Buat Lo yang Suka Kerja, Main, dan Cari View Cakep

Aloft Hotels akhirnya “mendarat” di Jakarta Barat—dan bukan sekadar buka hotel, tapi langsung nyetel mood: modern, energik, dan jelas ditujukan buat mereka yang hidupnya hybrid antara kerja, nongkrong, dan bikin konten. Aloft Jakarta Kebon Jeruk jadi properti ketiga Aloft di Jakarta, dan vibe-nya? Urban, fun, dan cukup berani buat bikin kawasan Jalan Panjang naik kelas.

Lokasinya strategis: 30 menit dari Soetta, dekat Puri Indah dan koridor S. Parman yang penuh gedung, mal, dan spot gaya hidup. Dengan skyline yang makin padat, hotel ini masuk sebagai pilihan “markas” baru buat lo yang butuh fleksibilitas—kerja siang, cocktails malam, repeat.

Kopi 4.0: Ketika Bisnis, Budaya, dan Gaya Hidup Berkolaborasi

“Jakarta Barat itu kreatif dan energinya liar—in a good way,” kata Ramesh Jackson, Regional Vice President, Indonesia & Malaysia, Marriott International. “Aloft cocok banget buat area ini.” Fair. Brand ini memang identik dengan desain bold, musik, dan ruang sosial yang hidup.

Kamar Stylish, Pemandangan Mantap

Aloft Jakarta Kebon Jeruk punya 150 kamar dari Sky King & Twin (27 m²) sampai Suite (52 m²). Jendelanya besar—nyaris satu dinding penuh—buat lo yang suka lihat kota hidup dari pagi sampai malam. TV 55 inci, Wi-Fi cepat, area kerja fleksibel, sampai ambience yang modern tapi nggak kaku. Intinya: lo bisa kerja fokus, atau rebahan total. No in-between.

Sky lobby-nya penuh neon, LED, dan attitude. Pool infinity-edge di lantai 33 jadi titik foto wajib—apalagi saat golden hour. Gym Re:charge buka 24 jam buat lo yang rajin… atau pura-pura rajin.

Wine Not? Gaya Hidup di Balik Segelas Wine

Related Stories

spot_img

Discover

Kemewahan yang Tersisa: Ruang

Ada masa ketika kemewahan diukur dari apa yang bisa dipamerkan: jam tangan Swiss, mobil...

Api, Laut, dan Kaiseki: Maret yang Menggoda di Trisara

Di sepanjang pantai barat laut Phuket yang masih terasa liar dan sunyi, berdiri sebuah...

Memori Perusahaan yang Tak Boleh Hilang

Mengapa organisasi cerdas tidak hanya bekerja—tetapi juga mengingat. Oleh Eileen Rachman dan Emilia Jakob Perusahaan besar...

Aman-i-Khás 2026

Maskulinitas yang Tenang di Tepi Belantara Rajasthan Di dunia yang makin berisik, kemewahan sejati justru...

Ketika Redaksi Berhadapan dengan Algoritma

Suatu pagi di ruang redaksi, rapat tak lagi dimulai dengan pertanyaan klasik: “Apa yang...

Bukan Anak IT? Bagus. Justru Itu Keunggulan Anda.

Ada mitos yang terlalu lama kita pelihara: dunia digital adalah wilayah eksklusif para programmer,...

Popular Categories

Comments

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here