Jakarta tidak kekurangan bar. Yang langka adalah bar dengan point of view. Vagabond datang untuk mengisi celah itu—bukan sebagai tempat minum baru, tapi sebagai pengalaman malam yang dibangun dengan karakter, bukan gimmick. Resmi dibuka di lantai 25 Multivision Tower, Kuningan, Vagabond adalah cocktail bar yang berpijak pada satu filosofi sederhana namun berbahaya: “Not one place, but many moments.” Artinya, ini bukan bar yang statis. Nada, energi, dan suasana bergerak seiring waktu, seiring orang-orang di dalamnya.
Di awal malam, Vagabond terasa tenang dan terkurasi. Lampu rendah, desain interior elegan tanpa teriak “Instagramable,” dan cocktail yang mengundang percakapan. Semakin malam, energi perlahan naik—tanpa aba-aba, tanpa drama. Ini bukan klub. Ini evolusi.
Wine Not? Gaya Hidup di Balik Segelas Wine


Otak Global di Balik Bar
Vagabond didirikan bersama oleh Michael Callahan, nama yang tak asing di lingkaran mixology internasional. Rekam jejaknya lintas benua: Afrika, Asia, Eropa, Amerika Utara—dari kota metropolitan hingga destinasi pulau seperti Maladewa, Hawaii, dan Bali. Puluhan tahun di balik bar membentuk pendekatan Callahan yang dewasa: presisi tanpa pretensi.
Shaken, Not Stirred: The Martini Manifesto

Slow Burn: Cerutu dalam Ritme Hidup Modern

