Umana Bali Hadirkan Destination Wedding

Lebih dari Sekadar Mewah

Dari chapel di atas tebing hingga private villa untuk perayaan multi-hari, Umana Bali mengubah pernikahan menjadi pengalaman yang intim, personal, dan sarat nuansa Bali

Di Bali, pernikahan tak lagi hanya soal gaun, dekorasi, atau pesta satu malam. Bagi banyak pasangan hari ini, especially those planning a destination wedding, yang dicari justru pengalaman yang terasa personal, hangat, dan punya cerita. Bukan sekadar “indah di foto”, tapi juga berkesan untuk dijalani—oleh pasangan, keluarga, dan sahabat terdekat.

Di tengah tren itu, Umana Bali, LXR Hotels & Resorts memperkenalkan rangkaian destination wedding yang menggabungkan kemewahan resor tepi tebing dengan unsur budaya Bali, wellness, dan ruang untuk merayakan cinta secara lebih utuh. Berlokasi 70 meter di atas Samudra Hindia, resor ini menawarkan tujuh paket pernikahan yang dirancang untuk berbagai skala perayaan, mulai dari seremoni intim hingga privatisasi seluruh resor.

Wine Not? Gaya Hidup di Balik Segelas Wine

Bukan tipe pernikahan yang selesai dalam beberapa jam, pengalaman di Umana Bali justru dirancang seperti sebuah perjalanan: ada seremoni, makan malam, momen reflektif, waktu bersama keluarga, hingga aktivitas santai yang membuat perayaan terasa lebih hidup.

Shaken, Not Stirred: The Martini Manifesto

Menikah di Atas Tebing, dengan Laut sebagai Latar Utama

Salah satu daya tarik utama Umana Bali tentu adalah The Chapel, venue ikonik dengan dinding kaca tinggi dan desain segitiga yang menghadap cakrawala. Di ruang ini, cahaya alami masuk lembut dari seluruh sisi, menciptakan suasana seremoni yang tenang, intim, dan dramatis tanpa perlu banyak ornamen tambahan. Kapasitasnya mencapai 50 tamu, cocok untuk pasangan yang menginginkan momen sakral dalam setting yang lebih personal.

Namun pengalaman pernikahan di Umana tidak berhenti di chapel. Di sepanjang area tebing, tersedia sejumlah venue dengan karakter yang berbeda. Main Pool misalnya, menawarkan pemandangan laut lepas dan sunset Bali untuk seremoni atau resepsi berskala besar hingga 200 tamu. Ada juga Chapel Lawn untuk pesta outdoor yang lebih elegan dan airy, sementara Commune Garden dan Pad Bar cocok untuk cocktail hour menjelang malam.

Kopi 4.0: Ketika Bisnis, Budaya, dan Gaya Hidup Berkolaborasi

Related Stories

spot_img

Discover

AI Melaju, Pertahanan Bisnis Tertinggal

Perusahaan di Indonesia berlomba memanfaatkan kecerdasan buatan. Namun, fondasi keamanan, tata kelola, dan ketahanan...

Pasihan

Menyelami Jiwa Subak Melalui Pasihan, Film Dokumenter Baru dari SAKA Museum di AYANA Bali Di...

Luigis Enters a New Era—Without Losing Its Soul

Di tengah derasnya transformasi Canggu menjadi salah satu destinasi gaya hidup paling dinamis di...

Sebuah Sanctuary di Tengah Jakarta

Wajah Baru JimBARan Lounge AYANA Midplaza Merayakan Ketenangan dan Warisan Kuliner Nusantara Di kota yang...

Tantangan Berikutnya bagi Dunia Usaha Indonesia

Membuktikan Nilai AI bagi Bisnis Adopsi kecerdasan buatan (Artificial Intelligence/AI) di Indonesia terus meningkat. Namun,...

Saat Trisara Mengajarkan Arti Kemewahan yang Sesungguhnya

Phuket yang Tak Banyak Orang Kenal Di tengah tren slow travel yang semakin digemari...

Popular Categories

Comments

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here