Hawker Legends

Kembali Hadir di NIHI Sumba, Membawa Cita Rasa Seafood Bakar Legendaris Jimbaran ke Tepi Pantai Sumba

Ada beberapa pengalaman makan yang tak sekadar memanjakan lidah, tapi juga terasa seperti perjalanan kecil ke sebuah tempat, budaya, dan kenangan. Itulah yang coba dihadirkan kembali oleh NIHI Sumba lewat Hawker Legends, program kuliner yang merayakan warisan rasa Indonesia melalui kolaborasi dengan nama-nama legendaris dari berbagai daerah.

Untuk edisi keduanya yang akan berlangsung pada 18–20 Juli 2026, Hawker Legends menghadirkan Teba Cafe Jimbaran—salah satu pelopor hidangan laut bakar khas Jimbaran yang sudah menjadi bagian dari lanskap kuliner Bali selama lebih dari dua dekade.

The Luxury of Space: Perjalanan Mewah Menjelajah Indonesia

Bagi banyak orang, Jimbaran bukan hanya tentang matahari terbenam dan meja makan di atas pasir, tetapi juga aroma seafood bakar yang khas, sambal yang menggigit, dan suasana santai yang terasa begitu Bali. Lewat kolaborasi ini, atmosfer itu dibawa ke NIHI Sumba, menghadirkan pengalaman bersantap yang memadukan dua destinasi ikonis dengan karakter yang sama-sama kuat: dekat dengan laut, kaya tradisi, dan punya hubungan yang erat dengan komunitas lokal.

Didirikan pada 1999, Teba Cafe Jimbaran lahir di tengah transformasi Jimbaran dari desa nelayan menjadi salah satu destinasi kuliner paling dikenal di Bali. Restoran keluarga ini menjadi salah satu nama yang ikut membentuk tradisi seafood bakar di tepi pantai—gaya bersantap yang kini identik dengan Jimbaran itu sendiri.

Jakarta Unfiltered: Panduan Jitu Menaklukkan Jakarta

Hingga hari ini, Teba Cafe tetap mempertahankan hal-hal yang membuatnya dicintai: hidangan laut segar dari perairan sekitar, racikan bumbu keluarga yang diwariskan turun-temurun, serta teknik memanggang tradisional di atas sabut kelapa yang memberi aroma asap khas dan rasa yang sulit ditiru.

Slow Burn: Cerutu dalam Ritme Hidup Modern

Selama tiga hari di Sumba, para tamu akan diajak menikmati signature seafood bakar ala Teba Cafe, lengkap dengan sajian pendamping khas Bali seperti plecing kangkung dan sambal matah. Bukan sekadar makan malam, pengalaman ini terasa seperti pertemuan dua lanskap pesisir Indonesia dalam satu meja: Jimbaran dengan warisan kuliner lautnya, dan Sumba dengan keindahan alam liarnya yang menjadi latar sempurna untuk sebuah jamuan istimewa.

Yang membuat Hawker Legends menarik bukan hanya menunya, melainkan idenya: membawa nama-nama kuliner legendaris dari berbagai penjuru Indonesia ke sebuah panggung yang lebih intim dan terkurasi. Di sini, makanan tidak hadir hanya sebagai santapan, tetapi sebagai cerita tentang asal-usul, tradisi, dan orang-orang yang menjaga cita rasa itu tetap hidup dari generasi ke generasi.

PR 4.0: Mengelola Persepsi di Era Digital

Related Stories

spot_img

Discover

AI Melaju, Pertahanan Bisnis Tertinggal

Perusahaan di Indonesia berlomba memanfaatkan kecerdasan buatan. Namun, fondasi keamanan, tata kelola, dan ketahanan...

Pasihan

Menyelami Jiwa Subak Melalui Pasihan, Film Dokumenter Baru dari SAKA Museum di AYANA Bali Di...

Luigis Enters a New Era—Without Losing Its Soul

Di tengah derasnya transformasi Canggu menjadi salah satu destinasi gaya hidup paling dinamis di...

Sebuah Sanctuary di Tengah Jakarta

Wajah Baru JimBARan Lounge AYANA Midplaza Merayakan Ketenangan dan Warisan Kuliner Nusantara Di kota yang...

Tantangan Berikutnya bagi Dunia Usaha Indonesia

Membuktikan Nilai AI bagi Bisnis Adopsi kecerdasan buatan (Artificial Intelligence/AI) di Indonesia terus meningkat. Namun,...

Saat Trisara Mengajarkan Arti Kemewahan yang Sesungguhnya

Phuket yang Tak Banyak Orang Kenal Di tengah tren slow travel yang semakin digemari...

Popular Categories

Comments

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here