Luxury Bali

Nusa Dua

Bali yang mewah. Itulah kesan pertama kalau kita memasuki kawasan Nusa Dua. Pulau di selatan Bali tapi masih menyatu dengan Pulau Bali ini dikenal sebagai kawasan mewah. Lautnya yang biru dengan ombaknya yang besar, serta garis pantai yang elok, membuat hotel-hotel jaringan internasional berbintang lima hadir di sini.

Kebetulan kami (saya, fotografer Ristiyono, dan marketing executive Edoy Sunarto) menginap di salah satu hotel mewah ini, The Laguna Resort & Spa. Resor yang ini dahulu bernama Sheraton Laguna Nusa Dua, tapi kemudan direnovasi total 1 September tahun lalu dengan menghabiskan dana tak kurang dari 7,5 juta US dollar. Hasilnya adalah resor mewah dengan gaya lagoon yang mempunyai penampilan baru dan mewah.

The Laguna merupakan bagian dari properti The Luxury Collection. Grup hotel mewah ini selalu memperhatikan keserasian bentuk bangunan resor dengan perpaduan budaya dan lingkungan setempat.

Kemewahan The Laguna sudah terasa sejak dari lobi yang didesain dengan gaya interior zaman Betawi tempo dulu dengan sentuhan gaya masa kolonial yang kental. Foyer dan lorong-lorong yang menghubungkan ke kamar-kamar yang jumlahnya 270 buah tak luput dari sentuhan desain yang menawan, seolah-olah kita siap menerima kejutan berikutnya di dalam kamar. Benar saja, kamar dengan sentuhan seni pahat kontemporer “Palimanan” di dindingnya menawarkan keindahan ala Bali.

Lantai kayu warna cokelat alami, lemari kayu, serta karpet lantai nan alami, melengkapi kamar resor bergaya tropis ini. Pojok bathtub yang luas memberikan keleluasan yang lebih saat menikmati guyuran air segar atau hangat serta kemewahan lantai marbel kamar mandi di setiap kamarnya. Salah satu keunikan yang ada di resor ini adalah pelayanan pribadi dari jasa butler selama 24 jam untuk semua tamu.

Ranjang nan mewah membuat tidur menjadi nyenyak. Well, sesudah bangun pagi kayaknya tidak perlu berlama-lama di kamar, meski ranjang yang empuk menjanjikan tetirah yang nyaman, termasuk sekadar menyalakan plasma TV 42 inch dan DVD.

Kami mengeksplorasi beberapa venue. Ocean Terrace adalah salah satu pilihan yang menarik untuk brunch. Terletak tepat di tepi pantai yang indah, kami menikmati berbagai hidangan. Juga variasi hidangan sup, beberapa pilihan pasta dan pizza seperti fettuccini, spaghetti, seafood, dan masih banyak lagi.

Ikan laut segar dapat dipilih langsung dari akuarium seperti Bali bamboo lobster, sweet water jumbo prawns, dan garoups. Dan saya memilih Fisherman’s Platter For Two, yaitu udang Bali besar yang di panggang. Hmm, benar-benar memanjakan lidah para penggemar fish and seafood.

Sayang, karena waktunya pendek, kami tidak sempat menjajal kolam renang, yang lokasinya tepat di depan kamar. Juga tidak sempat menikmati spa yang menjadi andalan hotel-hotel dan resor-resor kelas atas di Bali. Laguna Spa & Villa menyediakan perawatan yang eksklusif dengan menggunakan produk perawatan Thalgo® dari Perancis. Saat ini ada layanan Night Spa, yang cocok dilakukan menjelang tidur selepas melakukan berbagai aktivitas.

(Burhan Abe – Appetite Journey)

Previous article
Next article

Related Stories

spot_img

Discover

Dari Semarang ke Bangkok

Saat Koktail Indonesia Naik ke Panggung Rooftop Asia Ada momen ketika sebuah kota “berbicara” tanpa...

Aman’s Quiet Arrival in Dubai

Luxury That Whispers, Not Shouts Di tengah kota yang tak pernah benar-benar tidur seperti Dubai,...

When Mexico Meets the Mediterranean

A Six-Course Dialogue Above the Cliffs of Bali Di atas tebing kapur Ungasan yang dramatis,...

Belitung, Reconnected

Pulau Tenang yang Tiba-Tiba Jadi Dekat Lagi Ada destinasi yang terlalu indah untuk ramai. Belitung...

Ketika CV Tak Lagi Sekadar Formalitas

Di Era AI dan Perekrutan Digital, Resume Harus Bisa “Berbicara” Oleh:Eileen Rachman dan Emilia Jakob Ada...

The New Language of Seeing

How Xiaomi 17 Turns Everyday Frames Into Personal Cinema There was a time when a...

Popular Categories

Comments

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here